Mengalami Anemia, Sebaiknya Berobat ke Dokter Apa?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12/12/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Indonesia merupakan salah satu negara dengan angka penderita anemia yang cukup tinggi. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang tidak paham harus memeriksakan diri ke dokter apa ketika mengalami gejala anemia.

Tanpa penanganan tepat, anemia bisa menimbulkan komplikasi pada jantung dan sirkulasi darah. Penyakit ini juga dapat membahayakan nyawa ibu dan janin jika terjadi selama kehamilan

Harus berobat ke dokter apa jika mengalami anemia?

komponen darah tes darah

Sebelum mengunjungi dokter spesialis, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter umum apabila mengalami gejala anemia. Dokter akan mendiagnosis kondisi Anda berdasarkan riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan darah.

Anemia terbagi menjadi beberapa jenis dengan penyebab yang beragam. Kondisi ini juga bisa menjadi gejala dari penyakit lain yang lebih parah. Maka dari itu, dokter harus sangat cermat dan berhati-hati ketika menegakkan diagnosis.

Anda juga bisa membantu dokter dengan cara menjelaskan secara rinci mengenai gejala, riwayat kesehatan keluarga, pola makan, serta obat-obatan yang Anda konsumsi.

Itu semua akan membantu dokter untuk mengetahui jenis anemia yang mungkin Anda alami.

Terdapat beberapa pemeriksaan yang mungkin direkomendasikan dokter ketika Anda memeriksakan diri, antara lain:

  • Tes hitung darah lengkap untuk mengetahui jumlah, ukuran, volume, dan jumlah hemoglobin pada sel darah merah
  • Jumlah vitamin B9, B12, serta vitamin lain yang penting untuk produksi sel darah merah
  • Jumlah total zat besi pada tubuh
  • Tes urine dan pemeriksaan sejenisnya untuk mengetahui seberapa cepat tubuh Anda memproduksi sel darah merah
  • Tes darah khusus untuk mendeteksi penyebab anemia yang lebih jarang, misalnya kelainan sistem kekebalan tubuh, sel darah merah yang rapuh, kelainan enzim, dan sebagainya

Pemeriksaan tersebut tidak hanya ampuh mendiagnosis anemia, tapi juga membantu dokter mendeteksi penyakit lain yang menjadi penyebabnya. Contohnya, anemia defisiensi besi dapat terjadi akibat polip usus besar, tumor, atau gangguan ginjal.

Kapan anemia harus ditangani oleh dokter spesialis?

mendeteksi kanker

Banyak orang tidak memahami harus berobat ke dokter apa untuk mengatasi anemia sehingga langsung berkonsultasi pada dokter spesialis.

Hal ini sebenarnya tidak sepenuhnya keliru, tetapi dokter spesialis umumnya bertugas menangani kasus anemia yang lebih spesifik.

Contohnya jika Anda mengalami anemia aplastik. Penyakit ini terjadi ketika sumsum tulang tidak lagi memproduksi cukup sel darah.

Penyebabnya adalah serangan dari sistem kekebalan tubuh yang keliru mengenali sumsum tulang sebagai ancaman.

Untuk mendiagnosis anemia aplastik, diperlukan tes darah dan biopsi sumsum tulang. Biopsi merupakan prosedur pengambilan sampel jaringan untuk diperiksa lebih lanjut.

Penderita anemia aplastik memiliki sel darah yang lebih sedikit pada sumsumnya.

Tenaga medis yang biasa melakukan pemeriksaan ini adalah dokter penyakit dalam (internist) spesialis hematologi, atau disebut pula hematolog. Anda dapat mengenalinya dari gelarnya, Sp.PG-KHOM (Konsultan Hematologi-Onkologi Medik).

Seorang hematolog memfokuskan diri dalam cabang ilmu terkait komponen darah dan permasalahannya.

Nah, Anda kini telah mengetahui harus ke dokter apa untuk mengatasi anemia. Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan diri dengan catatan rekam medis, dokumen rujukan dari dokter umum, serta pertanyaan terkait kondisi Anda.

Jangan ragu untuk menanyakan semua hal yang perlu Anda ketahui terkait anemia, mulai dari jenis, tingkat keparahan, hingga pilihan pengobatan. Semakin banyak informasi yang Anda miliki, maka semakin baik dampaknya bagi kesehatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Pencegahan Anemia yang Utama

Memiliki anemia membuat Anda mudah mengalami lemas, letih, lesu tiba-tiba. Lantas, langkah pencegahan apa yang tepat agar anemia tidak mudah kambuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Anemia, Health Centers 26/02/2020 . Waktu baca 6 menit

Jangan Anggap Remeh, Ini 3 Penyebab Anemia saat Menstruasi

Anemia bisa terjadi saat menstruasi. Ketika darah banyak keluar, tubuh menjadi kekurangan zat besi. Maka itu, perlu pengelolaan agar anemia bisa teratasi.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Anemia, Health Centers 30/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Anemia Gravis

Anemia gravis adalah penyakit kekurangan darah berat. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, obat, dan cara mencegah kondisi ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 16/01/2020 . Waktu baca 7 menit

3 Manfaat Penting Buah dan Sayur Bagi Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Makanan tinggi serat penting untuk tumbuh kembang anak. Memang, apa saja manfaatnya makan sayur dan buah untuk bayi yang perlu orangtua tahu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 12/12/2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

anemia rash

Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Anemia Rash

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . Waktu baca 4 menit
pantangan penderita anemia g6pd

5 Hal yang Perlu Dihindari Jika Anda Menderita Anemia Defisiensi G6PD

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 4 menit
penderita anemia minum suplemen saat puasa

Perlukah Penderita Anemia Dewasa Minum Suplemen Zat Besi Saat Puasa?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan saat Pasien Anemia Ingin Puasa

Hal yang Perlu Diperhatikan Pasien Anemia Saat Puasa Ramadan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . Waktu baca 3 menit