Bisakah Infeksi Saluran Kemih Bisa Diobati Tanpa Antibiotik?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26/06/2020 . 7 menit baca
Bagikan sekarang

Infeksi saluran kemih atau ISK biasanya disembuhkan dengan antibiotik. Namun, apakah mungkin mengobati ISK tanpa antibiotik? Ketahui penjabarannya di bawah ini.

Mengobati ISK tanpa antibiotik

Antibiotik adalah pengobatan standar untuk Infeksi Saluran Kemih (ISK) karena dapat membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi. Sebagian besar ISK berkembang ketika bakteri memasuki saluran kemih dari luar tubuh.

Spesies bakteri yang paling mungkin bertanggungjawab untuk ISK meliputi species Escherichia coli, yang menyebabkan hingga 90% dari semua infeksi kandung kemih. Beberapa bakteri penyebab ISK antara lain Staphylococcus epidermidis, Staphylococcus aureus, dan Klebsiella pneumoniae.

Meskipun antibiotik dapat mengobati ISK dengan cepat dan efektif, ada juga sebagian orang yang alergi terhadapnya dan mengalami resiko efek samping seperti, infeksi candida vagina (jenis infeksi jamur), mual dan muntah, diare, ruam, sakit kepala, dan gangguan fungsi hati.

Sebuah penelitian dari Universitas Queensland yang dipimpin oleh Profesor Matt Sweet, Profesor Mark Schembri dan Dr. Ronan Kapetanovic meneliti bagaimana sistem kekebalan tubuh kita menggunakan Zinc untuk melawan Escherichia coli atau E. coli, sebagai penyebab utama ISK.

mengobati isk tanpa antibiotik

“Kami mengonfirmasi dengan visualisasi langsung bahwa sel-sel dalam sistem kekebalan tubuh kita yang dikenal sebagai makrofag dapat menyebarkan zat seng untuk membersihkan infeksi bakteri,” kata Dr. Kapetanovic, dari Institute for Molecular Bioscience Universitas Queensland.

Zat seng bisa membantu mengatasi ISK

Temuan ini memberi petunjuk tentang bagaimana sistem kekebalan tubuh kita melawan infeksi dan proses perawatan yang baik, seperti menghalangi E. coli dari zat seng untuk membuatnya lebih sensitif.

Strategi pengobatan yang tidak menggunakan antibiotik memiliki keuntungan bakteri tidak mengembangkan resistensi. Jika kita dapat memprogram ulang sel-sel kekebalan tubuh untuk membuatnya lebih kuat, atau mengubah cara mereka merespons bakteri, kita akan lebih siap untuk melawan infeksi.

“Pengetahuan ini memberikan jalan potensial lain untuk mengembangkan agen antimikroba untuk pengobatan ISK,” kata Dr Minh Duy Phan, dari Sekolah Kimia dan Biosains Molekul Universitas Queensland.

Alternatif mudah mengobati ISK tanpa antibiotik

Meskipun penelitan ilmiah di atas mendukung beberapa pengobatan ISK tanpa antibiotik, pengobatan alami lainnya telah menjadi bagian dari sistem pengobatan tradisional. Ada tujuh metode yang lebih alami untuk mengobati ISK tanpa antibiotik.

1. Tetap terhidrasi

air putih obat infeksi saluran kencing alami

Minum air yang cukup adalah salah satu cara termudah untuk membantu mencegah dan mengurangi risiko ISK. Air membantu organ saluran kemih membuang limbah dari tubuh secara efisien sambil mempertahankan elektrolit dan nutrisi penting.

Hidrasi juga melarutkan urin dan mempercepat perjalanannya melalui sistem, membuatnya lebih sulit bagi bakteri untuk mencapai sel-sel yang melapisi organ kemih dan menyebabkan infeksi.

Tidak ada rekomendasi yang pasti untuk berapa banyak orang harus minum setiap hari, karena kebutuhan air setiap orang berbeda. Namun, rata-rata orang harus minum setidaknya enam hingga delapan gelas air setiap hari.

2. Kencing saat dibutuhkan

buang air kecil setelah berhubungan intim

Sering buang air kecil memberi tekanan pada bakteri di saluran kemih, yang dapat membantu membersihkannya. BAK juga mengurangi jumlah waktu dimana bakteri dalam urin terpapar ke sel-sel di saluran kemih, dan mengurangi risiko mereka menempel dan membentuk infeksi.

Jangan lagi menahan diri jika ingin buang air kecil. Lakukan sesegera mungkin sebab hal itu dapat membantu mencegah dan mengobati ISK.

3. Minum Jus Cranberry

cranberry mencegah infeksi saluran kemih

Jus cranberry adalah salah satu cara untuk mengobati ISK tanpa antibiotik. Orang-orang juga secara tradisional menggunakannya untuk membantu membersihkan infeksi umum dan mempercepat waktu pemulihan luka.

Studi tentang efektivitas jus cranberry untuk ISK memiliki hasil yang beragam. Menurut sebuah ulasan, jus cranberry mengandung senyawa yang dapat mencegah sel E. coli menempel pada sel dalam saluran kemih. Jus cranberry juga mengandung antioksidan, termasuk polifenol, yang memiliki sifat antibakteri dan anti inflamasi.

Tidak ada pedoman yang ditetapkan tentang berapa banyak jus cranberry yang diminum untuk mengobati ISK, tetapi rekomendasi umum adalah meminum sekitar 240-300 ml jus cranberry setiap hari untuk mencegah atau mengobati ISK.

4. Asupan probiotik

jenis probiotik adalah

Bakteri bermanfaat, yang dikenal sebagai probiotik, dapat membantu menjaga saluran kemih sehat dan bebas dari bakteri berbahaya. Probiotik juga membantu mengobati ISK tanpa antibiotik.

Secara khusus, sekelompok probiotik yang disebut lactobacilli dapat membantu mengobati dan mencegah ISK. Mereka dapat melakukan ini dengan mencegah bakteri berbahaya menempel pada sel saluran kemih, memproduksi hidrogen peroksida dalam urin yang merupakan antibakteri yang kuat, menurunkan pH urin membuat kondisi kurang menguntungkan bagi bakteri.

Orang yang menggunakan suplemen lactobacillus saat sedang mengonsumsi antibiotik untuk ISK dapat mengembangkan resistensi antibiotik yang lebih rendah daripada orang yang tidak memakainya.

Probiotik terjadi dalam berbagai produk fermentasi dan susu, termasuk, yogurt, kefir, beberapa jenis keju, kol parut. Boleh juga memilih suplemen probiotik, yang biasanya dalam bentuk kapsul atau bubuk yang dicampur ke dalam air atau minuman lain.

5. Vitamin C

mengobati isk tanpa antibiotik

Vitamin C adalah antioksidan yang membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Vitamin C juga bereaksi dengan nitrat dalam urin untuk membentuk nitrogen oksida yang dapat membunuh bakteri.

Ini dapat menurunkan pH urin, sehingga kecil kemungkinan bakteri akan bertahan hidup. Konsumsi citamin C dapat membantu mengobati ISK tanpa antibiotik.

Orang telah menggunakan vitamin C dalam berbagai bentuk untuk mengobati ISK selama ribuan tahun. National Institutes of Health merekomendasikan bahwa untuk orang berusia 19 tahun ke atas, wanita harus mendapatkan setidaknya 75 mg vitamin C per hari, sedangkan pria membutuhkan sekitar 90 mg per hari. Orang dewasa yang merokok harus mengonsumsi tambahan 35 mg vitamin setiap hari.

6. Bersihkan alat kelamin

tisu yang aman

Banyak ISK berkembang ketika bakteri dari dubur atau feses mendapatkan akses ke uretra, saluran kecil di mana urin mengalir keluar dari tubuh. Setelah bakteri berada di uretra, mereka dapat melakukan perjalanan ke organ saluran kemih lainnya di mana mereka dapat menyebabkan infeksi.

Setelah buang air kecil, bersihkan dengan cara yang mencegah bakteri dari kontak dengan alat kelamin. Gunakan kertas toilet yang terpisah untuk membersihkan alat kelamin dan anus. Biasakan juga membersihkan dari arah alat kelamin ke dubur, bukan sebaliknya. Cara ini juga membantu mengobati ISK tanpa antibiotik dengan penerapan beberapa cara di atas.

7. Perhatikan kebersihan organ intim

bahaya infeksi saluran kemih

Hubungan seksual memperkenalkan bakteri dan mikroba lain dari luar tubuh ke saluran kemih. Mempraktikkan kebersihan seksual yang baik dapat membantu mengurangi jumlah bakteri yang dapat ditransfer orang selama hubungan seksual dan tindakan seksual lainnya.

Biasakan untuk memerhatikan kebersihan seksual, seperti buang air kecil sebelum dan segera setelah berhubungan seks, menggunakan kontrasepsi penghalang, seperti kondom, mencuci alat kelamin sebelum dan sesudah melakukan hubungan seksual.

Jadi mengobati ISK tanpa antibiotik bisa saja dilakukan, seperti tujuh cara mudah tersebut. Namun sebaiknya tetap selalu berkonsultasi ke dokter apabila merasakan gejala infeksi saluran kemih.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hasil Tes Urine Menunjukkan Adanya Sel Darah Putih pada Urine, Apa Artinya?

Pada hasil tes urine, Anda mungkin mendapati adanya sel darah putih di urine Anda. Keempat kondisi berikut bisa jadi adalah penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 12/03/2019 . 3 menit baca

Infeksi Ginjal dan Infeksi Saluran Kencing, Apa Saja Perbedaannya?

Memang sama-sama bertugas sebagai penampung dan penyalur urine. Namun, tentu ada beragam perbedaan infeksi ginjal dan saluran kemih yang perlu diperhatikan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 02/02/2019 . 4 menit baca

ISK, Inkontinensia Urin, dan Kandung Kemih Overaktif: Apa Bedanya?

Kandung kemih overaktif serta infeksi saluran kencing dan inkontinensia urin sama-sama mengacaukan kebiasaan buang air kecil Anda. Ini dia perbedaannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 16/10/2018 . 4 menit baca

Benarkah Duduk Terlalu Lama Bisa Menimbulkan Masalah Pada Saluran Kemih?

Bahaya duduk terlalu lama sering dikaitkan dengan sakit pinggang dan punggung. Tahukah Anda kalau kondisi ini juga bisa menimbulkan masalah saluran kemih?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 31/08/2018 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

infeksi saluran kemih saat hamil

5 Cara Efektif Mencegah Infeksi Saluran Kemih Saat Hamil

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020 . 4 menit baca
cara mencegah infeksi saluran kemih

5 Cara Jitu Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 05/11/2019 . 4 menit baca
bahaya infeksi saluran kemih

Apa Bahayanya Jika ISK Tidak Diobati Sampai Tuntas?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 04/11/2019 . 4 menit baca
cara mencegah infeksi saluran kemih

Vaksin untuk Cegah Infeksi Saluran Kemih, Apakah Terbukti Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 25/03/2019 . 4 menit baca