Meski bibir bengkak biasanya bisa membaik sendiri, kemunculannya yang mendadak tentu terasa menjengkelkan. Tak hanya mengganggu penampilan, terkadang kondisi ini juga muncul beriringan dengan bibir yang terasa gatal. Yuk, cari tahu apa saja penyebab bibir bengkak tiba-tiba dalam pembahasan berikut!
Berbagai penyebab bibir bengkak
Bibir Anda sebenarnya tidak akan bengkak begitu saja. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh peradangan pada mulut atau penumpukan cairan pada bibir.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa bibir atas atau bibir bawah Anda bengkak.
Ketika terpapar zat asing, tubuh mengeluarkan senyawa yang disebut histamin sebagai bentuk perlindungan. Histamin bisa memicu berbagai reaksi alergi, termasuk pembengkakan.
Umumnya, alergi makanan adalah penyebab utama dari bibir bengkak. Kondisi ini biasa muncul sesaat setelah Anda mengonsumsi makanan yang dapat memicu reaksi alergi.
Beberapa gejala yang bisa muncul saat Anda mengalami alergi makanan yakni bibir dan wajah bengkak, pusing, kesulitan untuk menelan, sakit perut, dan mual.
Tak hanya makanan, zat pemicu alergi (alergen) dapat juga berupa serbuk sari, spora jamur, debu, bulu hewan, gigitan serangga, atau obat-obatan tertentu.
Angioedema adalah kondisi saat Anda mengalami pembengkakan di bawah kulit. Kondisi ini bisa disebabkan oleh reaksi alergi, reaksi obat non-alergi, atau faktor keturunan.
Angioedema paling sering menyerang area bibir atau mata. Selain bengkak, angioedema dapat membuat Anda merasakan sakit dan gatal pada bagian tubuh yang terdampak.
Pada umumnya, pembengkakan ini tidak berbahaya dan bisa menghilang dalam 1–2 hari tanpa meninggalkan bekas walau tidak diobati.
Pengobatan akan diperlukan bila gatal cukup parah atau gejala tidak kunjung membaik. Kondisi ini bisa diobati dengan antihistamin, kortikosteroid, atau suntikan epinefrin.
Cedera atau luka pada mulut atau wajah bisa menjadi alasan kenapa bibir tiba-tiba bengkak. Ini bisa disebabkan oleh gigitan, kecelakaan, luka bakar, hingga terkena hantaman benda tumpul.
Jika luka pada mulut cukup ringan, bibir yang bengkak akan terlihat merah karena area tersebut memiliki banyak pembuluh darah. Namun, luka ini biasanya sembuh dengan cepat.
Mengobati bibir yang bengkak karena cedera tergantung pada penyebabnya. Pada cedera yang ringan, Anda bisa menggunakan kompres es untuk mengempiskannya.
Sementara itu, bila pembengkakan disertai dengan luka pada sudut bibir dan perdarahan, Anda sebaiknya mengobatinya ke dokter.
4. Bibir yang terlalu kering
Jika bibir tidak mendapatkan kelembapan yang cukup, lapisan kulitnya akan kehilangan elastisitas sehingga terasa kering, kasar, dan pada akhirnya pecah-pecah.
Bibir yang pecah-pecah membuat kuman mudah sekali masuk dan menginfeksi. Akibatnya, bibir atas atau bawah Anda akan lebih mudah bengkak.
Untuk mengatasinya, gunakan pelembap bibir yang mengandung petroleum jelly untuk menjaga bibir agar tetap lembap.
Anda juga perlu menghilangkan kebiasaan menjilat bibir karena air liur justru akan membuatnya makin kering. Jangan pula mengelupas atau menggigit kulit bibir meski bibir terasa seperti bersisik.
Kesimpulan
- Penyebab bibir bengkak yang paling umum adalah alergi, angioedema, cedera, atau bibir yang terlalu kering hingga pecah-pecah.
- Bibir kering yang disertai gatal-gatal, nyeri, pusing, kesulitan menelan, atau luka biasanya perlu diobati lebih lanjut.
- Penanganan bibir bengkak tergantung penyebabnya, mulai dari kompres es, pelembap bibir, obat antihistamin, kortikosteroid, hingga suntikan epinefrin.