4 Hal yang Membuat Anda Ingin Merokok, dan Cara Mengatasinya

Oleh

Berhenti merokok merupakan sebuah proses yang tidak akan terjadi hanya dalam waktu semalam. Tetapi jika dibandingkan dengan jumlah waktu yang dihabiskan untuk merokok, proses pemulihan dari kecanduan nikotin ini tergolong singkat. Bertahun-tahun merokok membuat kita bereaksi terhadap segala sesuatunya dengan cara merokok. Ketika bahagia, kita merayakannya dengan merokok. Ketika marah, rokok akan menenangkan kita. Saat lelah? Rokok akan membuat Anda terjaga. Lapar? Anda cukup mengatasinya dengan merokok. Sepertinya semua hal membuat kita ingin merokok.

Hubungan antara fisik yang kecanduan nikotin, dan keterkaitannya dengan sisi psikologis kita, membuat hampir semua aktivitas kita terkait dengan rokok. Akhirnya, rokok menjadi kebiasaan yang sulit untuk dilepaskan.

Bersabarlah. Hal ini membutuhkan waktu, tetapi Anda akan semakin baik nantinya. Jika Anda sudah bersiap mengetahui apa saja pemicu yang membuat Anda ingin merokok, kapan rasa ini akan muncul, dan bagaimana mengatasinya, Anda akan punya senjata untuk bertahan teguh pada usaha berhenti merokok. Pada akhirnya, rokok tidak lagi akan menjadi kebutuhan bagi fisik dan mental Anda.

BACA JUGA: 7 Manfaat Berhenti Merokok yang Bisa Langsung Dirasakan

Pemicu utama yang membuat seseorang ingin merokok

1. Rasa lapar

Siapkan camilan atau makanan. Bila Anda lapar, makanan adalah solusinya, bukan rokok. Bila Anda khawatir dengan berat badan Anda, cobalah meminum air mineral sebelum makan untuk membantu mengontrol jumlah makanan yang Anda makan. Batang seledri, wortel mentah, dan anggur beku adalah contoh makanan ringan berkalori rendah yang baik.

Kenaikan berat badan akibat berhenti merokok normalnya adalah 2-4 kg. Metabolisme akan sedikit menurun pada awalnya, jadi sebaiknya ini diiringi dengan berolahraga setiap hari. Setelah beberapa bulan, kondisi akan kembali normal selama Anda menjaga pola makan Anda sama seperti sebelum Anda berhenti merokok.

Jangan terlalu keras pada diri sendiri. Cobalah untuk makan dengan porsi sedang, tetapi hanya sampai saat kondisi Anda pasca berhenti merokok kembali normal. Jangan takut bila berat badan Anda naik beberapa kilo. Berhenti merokok haruslah menjadi prioritas terpenting, tak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan. Berat badan bisa turun di kemudian hari.

BACA JUGA: 10 Cara Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga

2. Amarah

Marah bisa menjadi pemicu utama yang membuat kebanyakan orang merasa ingin merokok lagi. Carilah pelampiasan yang sehat untuk mengeluarkan rasa frustrasi Anda. Jika memungkinkan, hadapi situasi yang mengganggu pikiran Anda, dan selesaikan.

Bicarakan dengan teman dan keluarga terkait perasaan Anda, atau tulis dalam diary atau blog. Hal terpenting adalah untuk tidak memendam amarah dan melampiaskannya nanti. Merokok mungkin merupakan solusi cepat, tetapi hal ini salah.

Kita mungkin tidak selalu dapat mengontrol kejadian yang terjadi di sekitar kita, tetapi kita memiliki kuasa untuk mengendalikan bagaimana situasi dari lingkungan sekitar akan mempengaruhi emosi kita. Pikirkanlah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengubah energi negatif tersebut sebelum terjadi kerusakan apapun. Dengan cara itu, ketika situasi tersebut terjadi, Anda sudah siap. Hal ini akan membantu Anda mengendalikan emosi Anda tanpa perlu merokok.

Ingatkan diri Anda sendiri bahwa tidak ada seorang pun yang bisa mempengaruhi emosi Anda tanpa persetujuan dari Anda sendiri. Kendalikan emosi dalam diri Anda. Bertanggung jawab terhadap apa yang Anda rasakan akan membantu mengontrol emosi-emosi sulit yang Anda hadapi tanpa harus merokok.

BACA JUGA: 10 Langkah Mengendalikan Amarah

3. Rasa kesepian

Bagi banyak mantan perokok, kesepian lebih akurat diidentikkan dengan kebosanan. Rokok seperti teman setia pada saat tak ada kegiatan lain, atau pelipur lara saat sedang sendiri.

Pada awal berhenti merokok, mengalihkan perhatian adalah cara yang dapat membantu Anda mengendalikan rasa bosan. Anda bisa pergi berjalan-jalan, menonton film, atau mengerjakan hobi. Buatlah daftar hal-hal yang Anda gemari dan lakukan beberapa kegiatan dari daftar tersebut. Buat kegiatan tersebut semenyenangkan mungkin, dan ini akan membantu Anda mengatasi keinginan untuk merokok yang dipicu oleh kebosanan.

Depresi juga termasuk dalam kategori ini. Seseorang yang berhenti merokok sangat rentan terhadap perasaan sedih, setidaknya saat awal-awal. Berhenti merokok bisa terasa seperti kehilangan seorang teman, meskipun “teman” ini merusak hidup Anda. Setelah bertahun-tahun merokok, kebanyakan dari kita merasakan kehilangan ini sampai tahap lebih lanjut.

Jika Anda merasa diri Anda takut, segera ambil tindakan. Ubah lingkungan Anda (internal, eksternal, atau keduanya) dan ubah sikap Anda. Tidak masalah untuk meratapi rasa kehilangan akan kebiasaan merokok, tetapi jangan berlebihan. Rokok bisa membunuh Anda, itulah yang harus Anda ingat!

4. Kelelahan

Kelelahan bisa menjadi pemicu utam bagi yang baru berhenti merokok. Alih-alih menyalakan rokok ketika Anda lelah, lebih baik biarkan diri Anda untuk bersantai sedikit, tidur siang, atau tidur lebih awal jika perlu. Terdengar begitu sederhana, namun banyak orang  yang sering memaksakan dirinya untuk menjalani semua tuntutan kehidupan ini.

Sadar dan rawatlah diri Anda. Jangan biarkan diri Anda lengah. Saat lelah, Anda akan menjadi lebih rentan terhadap dorongan ingin merokok dan bisa membuat Anda kambuh menjadi perokok lagi. Hindari diri Anda dari kejadian tersebut dengan melindungi kesehatan Anda, baik secara fisik dan mental.

BACA JUGA: 9 Penyakit yang Membuat Anda Cepat Lelah

Jutaan orang sudah berhasil berhenti merokok, Anda juga bisa

Anda mungkin merasa seperti tidak akan pernah bebas dari rokok dan pikiran akan rokok selalu menghantui Anda, tetapi yakinlah pada diri sendiri, serta bersabar. Kita sendiri yang membuat diri kita menjadi perokok, dan kita sendiri pula yang bisa membuat diri sendiri hidup nyaman tanpa merokok.

Tak lama kemudian, Anda akan sampai pada kondisi di mana berhenti merokok bukanlah proses yang harus Anda jalani setiap hari. Anda bahkan mungkin bertanya-tanya mengapa Anda tidak berhenti lebih cepat, karena hidup tanpa rokok telah menjadi rutinitas alami.

BACA JUGA: Apakah Rokok Elektrik Alias Vaping Efektif Membantu Berhenti Merokok?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca