2 Manfaat Utama Garam Epsom untuk Menjaga Kesehatan Rambut

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sudah mencoba berbagai jenis sampo, tapi masalah rambut tak kunjung usai? Mungkin sudah saatnya bagi Anda untuk mencoba keramas pakai garam Epsom. Selain cocok dilarutkan dengan air hangat untuk mandi, manfaat garam Epsom ini ternyata juga bisa menjadi sampo alami untuk mengatasi berbagai masalah rambut.

Apa saja manfaat garam Epsom untuk kesehatan rambut?

suplemen untuk kulit dan rambut

Beda dengan jenis garam lainnya, garam Epsom mengandung campuran magnesium dan sulfat, dua mineral alami yang dikristalisasi dan berbentuk seperti garam. Senyawa inilah yang membuat garam Epsom berkhasiat untuk mengatasi berbagai penyakit, tak terkecuali pada rambut.

Beragam manfaat garam Epsom untuk rambut di antaranya:

1. Membuat rambut lebih tebal

Manfaat garam Epsom yang satu ini tentu sangat dicari oleh Anda yang punya masalah rambut rontok atau kebotakan. Keramas menggunakan garam Epsom dapat membantu menambah volume rambut sehingga membuat rambut Anda tampak lebih tebal dan sehat.

Sayangnya, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya. Namun, para ahli menduga bahwa ini ada kaitannya dengan penurunan jumlah minyak di rambut.

Dikutip dari Livestrong, situs web Surviving Hair Loss mengungkapkan bahwa kulit kepala berminyak dapat menyebabkan rambut jadi gampang rontok. Ini karena ketombe yang dihasilkan dari tumpukan minyak di kulit kepala akan menghambat siklus pertumbuhan rambut secara alami. Akibatnya, rambut jadi mudah rontok dan rapuh.

2. Menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut

Magnesium adalah salah satu mineral yang penting untuk menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut. Ini artinya, kandungan magnesium sulfat pada garam Epsom juga dapat memberikan efek yang serupa.

Keramas menggunakan garam Epsom dapat membantu meningkatkan sirkulasi sekaligus melembapkan kulit kepala dan rambut. Menurut para ahli, area kulit yang memiliki banyak folikel rambut di dalamnya, seperti kulit kepala, cenderung lebih mudah menyerap magnesium. Walau demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguatkan manfaat garam Epsom ini.

Begini cara keramas menggunakan garam Epsom

keramas dengan air hangat atau air dingin

Ketimbang meneruskan kebiasaan gonta-ganti sampo demi mendapatkan rambut yang sehat dan berkilau, sebaiknya ganti dengan bahan alami yang jauh lebih ekonomis dan aman seperti garam Epsom. Cara penggunaannya berbeda-beda, tergantung dari masalah rambut yang Anda miliki.

1. Rambut berminyak

Bagi Anda yang memiliki masalah rambut berminyak, ada baiknya campurkan garam Epsom dengan sampo yang biasa Anda pakai supaya hasilnya lebih maksimal. Cara ini membantu menyeimbangkan kadar minyak di rambut sekaligus membuat rambut Anda tampak lebih tebal.

Langkah-langkah memanfaatkan garam Epsom untuk mengatasi rambut berminyak adalah:

  • Campurkan 2 sdm garam Epsom ke dalam sebotol sampo khusus untuk rambut berminyak. Kocok hingga garamnya larut.
  • Tuang sedikit sampo garam Epsom ke tangan, lalu gosok dan pijat kulit kepala Anda secara perlahan.
  • Bilas rambut hingga bersih.
  • Ulangi keramas satu kali lagi. Ya, sebaiknya lakukan keramas sebanyak dua kali. Keramas yang pertama berfungsi untuk menghilangkan sel kulit mati dan minyak di kepala, sedangkan yang kedua bertujuan untuk memaksimalkan penyerapan magnesium ke dalam kulit kepala.
  • Bilas lagi hingga bersih, lalu keringkan.

Cukup lakukan cara ini sesekali untuk menjaga kelembapan kulit kepala dan rambut. Terlalu sering keramas dengan sampo garam Epsom justru dapat membuat rambut jadi kering.

2. Rambut kering dan rapuh

Beda dengan sebelumnya, orang yang punya masalah rambut kering dan rapuh tidak dianjurkan untuk keramas dengan campuran garam Epsom dan sampo. Pasalnya, cara ini justru dapat membuat rambut Anda semakin kering dan rusak.

Sebagai solusinya, Anda dapat mencampurkan garam Epsom dengan kondisioner untuk menyeimbangkan kadar minyak di kulit kepala. Ini juga dapat meningkatkan volume rambut sehingga membuat rambut tampak lebih tebal.

Berikut ini cara memanfaatkan garam Epsom untuk mengatasi rambut kering.

  • Campurkan garam Epsom dan kondisioner di dalam mangkuk dengan perbandingan 1:1.
  • Panaskan kondisioner garam Epsom di dalam microwave selama 30 detik, lalu aduk hingga rata. Ambil sedikit kondisioner dan pastikan tidak terlalu panas atau dingin.
  • Cuci rambut Anda seperti biasa dengan menggunakan kondisioner garam Epsom. Gosokkan secara perlahan dan lebih lama supaya kandungan magnesiumnya terserap sempurna ke kulit kepala hingga ke akar rambut.
  • Biarkan selama 20 menit, lalu bilas hingga bersih.

Sama seperti sebelumnya, lakukan cara ini hanya sesekali dan tidak terlalu sering. Bukannya membuat rambut jadi sehat, keseringan keramas pakai kondisioner garam Epsom malah dapat memperparah rambut kering Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alergi Paracetamol

Paracetamol sering diresepkan untuk merdakan demam dan nyeri. Tapi tahukah Anda bahwa ada orang yang alergi obat paracetamol?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

Selain makanan dan debu, ada pemicu reaksi alergi lain yaitu golongan obat antibiotik. Cari tahu penjelasan lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Cara Mengatasi Alergi Obat yang Tepat dan Perawatannya

Jangan biarkan alergi mengganggu aktivitas harian Anda. Ketahui cara cepat mengatasi alergi obat yang kambuh sekaligus perawatan kondisinya di rumah.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Alergi Softlens: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Pakai lensa kontak kadang membuat mata merah dan berair, terlebih bagi yang punya alergi. Cari tahu lebih jauh tentang alergi softlens di sini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Alergi, Alergi Hidung dan Mata 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kencing berdiri

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit
rematik kambuh akibat cuaca Etoricoxib obat

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit
efek samping paracetamol ibuprofen

Benarkah Terlalu Sering Minum Paracetamol Sebabkan Gangguan Pendengaran?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit