Jenis Makanan Setelah Operasi yang Dapat Membantu Pemulihan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mengonsumsi makanan yang tepat setelah operasi dapat mempercepat proses penyembuhan. Anjuran makanan setelah operasi juga biasanya merupakan jenis makanan yang membantu mengurangi pembengkakan, memar, serta peradangan yang sering terjadi akibat dari proses pembedahan. Oleh karena itu, mengontrol asupan makanan setelah operasi adalah cara yang tepat agar bisa memenuhi kebutuhan energi yang diperlukan tubuh supaya bisa kembali ke rutinitas normal.

Berikut beberapa makanan yang baik dikonsumsi setelah operasi:

1. Makanan laut, telur dan susu sebagai sumber protein

Asam amino dari protein terlibat langsung pada proses penyembuhan luka dan regenerasi jaringan. Protein terbaik berasal dari jenis makanan yang rendah lemak seperti unggas, ikan, makanan laut, telur, susu rendah lemak, daging tanpa lemak, produk kedelai, kacang polong, kacang lentil dan kacang-kacangan lainnya.

2. Biji-bijian, kacang dan polong sebagai sumber karbohidrat

Makanan yang baik setelah operasi yaitu makanan yang mengandung karbohidrat. Sebab, karbohidrat adalah sumber energi utama otak dan juga mampu mencegah kerusakan otot. Karbohidrat yang tinggi serat seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan polong-polongan sangat bermanfaat karena menurut The Diet Channel, jenis makanan tersebut dapat membantu mencegah sembelit sebagai efek samping yang umumnya terjadi karena mengonsumsi obat nyeri.

3. Minyak zaitun, alpukat sebagai sumber lemak

Lemak sehat tidak hanya memberikan energi, tetapi terlibat juga dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh pasca operasi. Selain itu, lemak sehat juga mampu membantu penyerapan vitamin dalam tubuh. Oleh karena itu, makanan setelah operasi yang disaraknak adalah makanan yang kaya lemak sehat seperti minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

4. Wortel, jeruk, dan buah beri sebagai sumber vitamin

Vitamin A dan vitamin C sangat penting dikonsumsi setelah operasi karena sifatnya yang mampu menyembuhkan luka. Vitamin A berasal dari sayuran berwarna oranye dan hijau gelap seperti wortel, ubi jalar, kangkung, bayam, dan brokoli.  Sedangkan makanan yang kaya vitamin C adalah jeruk, paprika manis, buah beri, kentang, tomat dan melon. 

Selain mengonsumsi dua jenis vitamin yang sudah disebutkan di atas, mengonsumsi vitamin D, E, dan K juga sangat dianjurkan karena memegang peranan penting dalam memulihkan kondisi pascaoperasi. Vitamin D mampu mempercepat penyembuhan tulang, vitamin E berfungsi melindungi tubuh dari radikal bebas, sedangkan vitamin K berperan dalam proses pembekuan darah.

5. Roti gandum, sereal sebagai sumber mineral

Jenis mineral seperti seng dan zat besi sangat dibutuhkan untuk penyembuhan luka dan sebagai asupan energi setelah operasi. Makanan setelah operasi yang kaya zat besi dan seng, bisa ditemui pada semua jenis daging dan unggas, kacang-kacangan, buah aprikot, telur, roti gandum, dan sereal.

Selain jenis makanan setelah operasi yang disarankan di atas, minum air putih merupakan hal yang tidak kalah penting diperhatikan. American Cancer Society merekomendasikan mengonsumsi delapan gelas air setiap hari setelah operasi.

Hal ini dikarenakan air membantu proses pembuangan dan metabolisme tubuh yang mampu membuang racun-racun lewat urine ataupun keringat. Oleh sebab itu, hidrasi memerankan peranan yang penting selama proses penyembuhan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Kesalahan Makan Oatmeal yang Bikin Berat Badan Malah Naik

Bubur gandum (oatmeal) adalah pilihan makanan yang baik untuk diet. Tapi hati-hati, bisa jadi oatmeal bikin gemuk karena hal-hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Buah-buahan selain kaya vitamin dan nutrisi, juga memiliki rasa yang lezat. Berikut beberapa buah untuk bayi yang bisa dijadikan makanan pendamping ASI.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Prostatektomi, Operasi untuk Masalah Penyakit Prostat

Kanker prostat dan BPH dapat disembuhkan dengan melakukan prostatektomi. Apa itu prostatektomi? Simak penjelasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Urologi, Prostat 5 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit

Penting Diketahui Saat Menyiapkan Makanan bagi Lansia

Kehilangan nafsu makan saat lansia membuat tubuh tak ternutrisi optimal. Ada beberapa cara menyajikan makanan untuk lansia agar nutrisinya tetap terjaga.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
makanan untuk lansia
Hidup Sehat, Tips Sehat 27 Juli 2020 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk kolesterol, serat menurunkan kolesterol

Makanan yang Membantu Menurunkan Kolesterol, Plus Cara Memasak yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 8 menit
makanan yang dapat menyembuhkan kanker otak

Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit
diet gagal ginjal

Diet Gagal Ginjal: Seberapa Penting dan Bagaimana Caranya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit
ketagihan mie instan

Ketagihan Mie Instan? Ini 6 Trik Jitu Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit