5 Langkah yang Harus Anda Lakukan Ketika Anak Didiagnosis Sakit Parah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 04/07/2019
Bagikan sekarang

Stres dan cemas adalah segelintir emosi yang muncul dalam benak orangtua ketika mendengar sang anak didiagnosis sakit parah. Reaksi itu amat lumrah, mengingat penyakit parah yang diderita dapat menimbulkan dampak serius. Lantas, harus bagaimana orangtua menguatkan diri menghadapi anak yang sakit parah?

Cara orangtua menguatkan diri ketika anak sakit parah

Menghadapi diagnosis penyakit parah memang tidaklah mudah. Namun, jangan biarkan emosi tersebut menghalangi Anda untuk berpikir jernih. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan sebagai orangtua untuk menguatkan diri dan menunjang pemulihan anak:

1. Mengatasi emosi negatif yang muncul

Kebanyakan orangtua akan merasa bersalah dan marah saat mengetahui anaknya terdiagnosis penyakit yang berat. Namun, cara terbaik untuk mengatasi emosi negatif ini justru adalah dengan menghadapinya.

Menerima segalanya adalah langkah awal bagi orangtua untuk menguatkan diri ketika sang anak didiagnosis sebuah penyakit.

Sebuah penelitian menemukan bahwa rasa cemas dan depresi pada orangtua dari anak pengidap kanker dapat menurun jika orangtua berperan aktif dalam proses pengobatan.

Sebaliknya, orangtua yang menolak kenyataan dan menghindari situasi seperti ini justru memiliki tingkat stres yang lebih tinggi.

2. Mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai penyakit

Peran serta orangtua sangatlah penting ketika mendampingi anak yang sakit parah. Meski demikian, tindakan yang keliru dapat membahayakan buah hati Anda sehingga menghambat pemulihannya.

Jadi, pastikan bahwa Anda dan pasangan telah membekali diri dengan beragam informasi tentang penyakit terkait. Pahami setiap gejala yang muncul, pengobatan, perawatan, hingga pantangan makan jika ada.

Carilah semua informasi tersebut dari sumber yang dapat dipercaya. Terutama dari dokter spesialis, perawat, website resmi institusi kesehatan, serta buku-buku yang khusus membahas penyakit tersebut.

3. Merencanakan pengobatan

Bagi orangtua, menguatkan diri saat anak sakit adalah hal yang harus dilakukan. Sebab, dengan begitu Anda juga dapat lebih tenang merencanakan pengobatan.

Ketika anak menderita sakit parah, jadwal pengobatan menjadi suatu hal yang sangat penting. Anak Anda mungkin perlu menjalani berbagai macam pemeriksaan dan harus mengonsumsi banyak obat.

Susunlah perencanaan lengkap yang berisikan semua hal terkait pengobatan anak. Misalnya, jadwal kunjungan rutin ke dokter, obat yang harus diminum serta waktunya, hingga perawatan darurat jika kondisi anak menurun sewaktu-waktu.

4. Mencari dukungan

Menghadapi penyakit parah anak tentu tidak mudah bila dilakukan hanya bersama pasangan. Maka dari itu, carilah dukungan profesional dari para tenaga medis yang menangani kasus anak Anda serta psikolog bila diperlukan.

Anda juga bisa mencari tempat berbagi dalam komunitas, yayasan, atau sesama orangtua yang menghadapi kasus serupa. Kehadiran mereka tidak hanya bermanfaat sebagai sumber informasi, tapi juga agar Anda tidak merasa sendiri.

Dengan begitu, para orangtua bisa saling menguatkan diri ketika anak didiagnosis penyakit parah.

5. Melakukan hal yang membahagiakan

Kebahagiaan keluarga tidak berakhir ketika anak didiagnosis sakit parah. Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kebahagiaan dan mood baik dalam keluarga, seperti:

  • Menyempatkan waktu untuk bersantai sejenak di antara jadwal pengobatan anak
  • Melakukan kegiatan menyenangkan bersama keluarga, misalnya merayakan ulang tahun bersama
  • Mendorong anak Anda untuk melakukan kegiatan yang ia sukai
  • Sering mengobrol dengan anak Anda untuk semakin memahaminya

Setiap orangtua memiliki cara yang berbeda untuk menguatkan diri ketika anak didiagnosis sakit parah. Jika langkah di atas tidak berhasil, Anda selalu bisa mencari cara lain untuk menghadapi situasi ini. Sharing bisa menjadi salah satu cara yang ampuh.

Wajar apabila Anda merasa lelah, sebab mendampingi anak yang menderita penyakit parah adalah suatu proses yang panjang. Namun, selama Anda tetap berpikir jernih dan fokus pada pengobatan sang buah hati, lambat laun Anda akan mampu beradaptasi.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ortu Wajib Tahu, Ini Pilihan Obat Flu untuk Anak yang Aman dan Manjur

Terkadang gejala flu bisa membuat anak rewel tidak karuan. Untungnya, ada obat flu yang aman buat anak dan banyak dijual di apotek.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Kenapa Si Kecil Sering Sakit dan Demam? (Plus Tips Cepat Mengatasinya)

Pernahkah Anda berpikir kenapa, sih, anak-anak sering sakit? apa saja yang bisa dilakukan para ortu agar anak tak mudah sakit? Berikut informasi lengkapnya.

Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Tips Merawat Si Kecil yang Sakit Pilek dan Flu Supaya Cepat Sembuh

Flu dan pilek gampang menyebar di musim pancaroba seperti sekarang. Kalau anak sakit pilek atau flu, simak cara terbaik merawatnya agar cepat sembuh di sini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

6 Cara Bijak Menghadapi Campur Tangan Keluarga Keluarga Setelah Didiagnosis Penyakit

Stres menghadapi bawelnya keluarga yang menyarankan ini-itu setelah Anda menerima diagnosis penyakit bisa memperparah kondisi. Harus bagaimana, dong?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Direkomendasikan untuk Anda

Anak sakit kanker

Pentingnya Menjaga Kesehatan Jiwa Anak-anak Penderita Kanker

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 07/02/2020
tahap kesedihan

5 Tahap Kesedihan Setelah Menghadapi Peristiwa Buruk

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 01/02/2020
Prediksi berakhirnya COVID-19

Apa Efek Coronavirus pada Anak?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/01/2020
mencegah anak sakit liburan panjang

5 Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Si Kecil Agar Tak Mudah Sakit Saat Liburan

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18/12/2019