Ini yang Terjadi Jika Oksigen Dalam Darah Anda Terlalu Rendah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tubuh membutuhkan oksigen untuk bekerja. Oksigen ini diambil dari udara kemudian masuk ke paru-paru dan diterima oleh darah untuk diedarkan ke sel-sel di seluruh tubuh. Kadar oksigen yang ada dalam darah diatur keseimbangannya oleh tubuh untuk menjaga kesehatan optimal. Lalu, bagaimana jika kadar oksigen dalam darah rendah?

Yang terjadi jika kadar oksigen dalam darah rendah

Kadar oksigen dalam darah yang rendah disebut dengan hipoksemia. Ini akan menyebabkan kadar oksigen dalam jaringan tubuh menjadi rendah, disebut dengan hipoksia, di mana darah tidak dapat membawa cukup oksigen yang diperlukan oleh tubuh. Dikatakan hipoksemia bila kadar oksigen dalam pembuluh darah arteri kurang dari 80 mmHg. Hipoksemia dapat mengganggu fungsi normal tubuh, termasuk fungsi otak, hati, jantung, dan organ lainnya.

Saat kadar oksigen darah Anda mulai rendah, Anda akan merasakan gejala seperti:

  • Napas lebih pendek (sesak napas), sebagai respon paru-paru untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah
  • Detak jantung lebih cepat, sebagai respon jantung untuk membantu mengedarkan oksigen dalam darah ke seluruh tubuh
  • Nyeri dada, karena jantung tidak menerima cukup oksigen
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Kebingungan
  • Gelisah

Hipoksemia yang lebih parah dapat menyebabkan fungsi otak terganggu. Hal ini bisa membuat perhatian menurun dan disorientasi. Pada sistem pernapasan, ini dapat menyebabkan pernapasan tidak teratur. Pada jantung, hipoksemia berat dapat menyebabkan detak jantung dan tekanan darah menurun. Pada akhirnya, hipoksemia yang sangat parah bisa menyebabkan koma atau kematian.

Penyebab kadar oksigen dalam darah rendah

Hipoksemia bisa disebabkan oleh berbagai kondisi dan penyakit, seperti:

Kondisi dan penyakit seperti di atas dapat mencegah paru-paru mendapatkan cukup oksigen. Masalah pada sistem peredaran darah juga bisa mencegah darah mengambil oksigen dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.

Bagaimana cara mencegah hipoksemia?

Jika Anda mempunyai masalah kesehatan yang berisiko menyebabkan hipoksemia, sebaiknya selalu cek kadar oksigen dalam darah Anda. Jika sewaktu-waktu Anda menunjukkan gejala hipoksemia, sebaiknya periksakan ke dokter agar segera ditangani.

Jika Anda mempunyai asma, sebaiknya selalu kontrol asma Anda setiap hari sebagai upaya untuk mencegah hipoksemia. Hal ini bisa Anda lakukan dengan:

  • Mengambil obat asma untuk mencegah gejala asma muncul
  • Selalu sedia inhaler jika sewaktu-waktu asma kambuh
  • Makan yang benar dan tetap aktif
  • Kenali pemicu asma kambuh dan ketahui cara menghindarinya

Selain itu, beberapa hal lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah hipoksemia adalah:

  • Berhenti merokok, terutama jika Anda mempunyai penyakit paru
  • Jangan jadi perokok pasif, hindari tempat-tempat di mana Anda dekat dengan orang yang merokok
  • Lakukan olahraga teratur untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan tubuh secara keseluruhan

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 21, 2017 | Terakhir Diedit: September 5, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca