Berbagai Pilihan Makanan untuk Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Untuk mengatasi tekanan darah rendah atau hipotensi, Anda perlu membiasakan diri untuk mengatur pola makan sehat. Tujuannya untuk meningkatkan tekanan darah, maupun membantu Anda mengatasi penyebab terjadinya hipotensi. Kemudian, apa saja jenis makanan untuk tekanan darah rendah yang disarankan? Simak penjelasannya berikut ini.

Pilihan makanan untuk tekanan darah rendah

Pada dasarnya, mengatasi tekanan darah rendah tidak dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan tekanan darah. Sebaiknya, pilihan menu sehat untuk mengatasi hipotensi dengan fokus pada jenis makanan dan minuman yang dapat mengatasi penyebab dari kondisi ini. Di antaranya adalah:

1. Makanan kaya akan vitamin B-12

Penyebab lain dari tekanan darah rendah adalah tubuh kekurangan vitamin B-12. Padahal, vitamin B12 dibutuhkan oleh tubuh untuk membuat sel darah merah. Sel darah ini nantinya berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Menurut CardioSmart, jika tubuh kekurangan asupan vitamin B-12, semakin tinggi kemungkinan Anda mengalami anemia. Itu artinya, tubuh tidak memiliki sel darah merah sesuai kebutuhan, sehingga tugasnya untuk mengedarkan oksigen pun terhambat.

Tentu saja hal ini dapat menyebabkan Anda merasa lemah dan lelah. Di samping itu, anemia juga menjadi salah satu penyebab dari tekanan darah rendah atau hipotensi. Maka itu, untuk mengatasi tekanan darah rendah, konsumsi berbagai makanan yang kaya akan vitamin B-12.

Menurut Harvard Heath Publishing, berikut adalah beberapa jenis makanan yang kandungan vitamin B-12 di dalamnya melimpah:

  • Kerang, 3 ons: 84 mikrogram (mcg).
  • 100% sereal sarapan yang difortifikasi, 1 porsi: 6 mcg.
  • Ikan trout, 3 ons: 5.4 mcg.
  • Salmon, 3 ons: 4.9 mcg.
  • Ikan tuna kalengan, 3 ons: 2.5 mcg.
  • Susu kedelai fortifikasi, rasa cokelat: 1.7 mcg.
  • Daging sapi, 3 ons: 1.5 mcg.
  • Greek yoghurt tanpa lemak, 6 ons: 1.3 mcg.
  • Keju swis, 1 lembar, 0.9 mcg.
  • Telur, 1 butir berukuran besar, 3 ons: 0.3 mcg.
  • Ham, 3 ons: 0.6 mcg.
  • Dada ayam panggang, 3 ons: 0.3 mcg.

Konsumsi makanan-makanan tersebut secukupnya untuk meningkatkan tekanan darah rendah atau mengatasi hipotensi agar angka tekanan darah kembali normal.

2. Makanan yang mengandung asam folat

Selain makanan yang kaya akan vitamin B12 untuk mengatasi tekanan darah rendah, Anda juga harus meningkatkan asupan makanan dengan kandungan asam folat. Tujuannya, untuk mengatasi tekanan darah rendah dengan mengonsumsi makanan yang dapat mengatasi penyebabnya.

Sama halnya dengan kekurangan vitamin B12, saat tubuh kekurangan asam folat, tubuh akan mengalami anemia. Ya, pada saat tubuh kekurangan vitamin B12 dan asam folat secara bersamaan, jumlah sel darah merah menurun drastis.

Saat itu, anemia akan terjadi dan menyebakan tekanan darah menurun. Biasanya, kondisi ini juga ditandai dengan kelemahan, rasa lelah, kesulitan untuk berkonsentrasi, mudah marah, sakit kepala, palpitasi jantung, dan sesak napas.

Oleh sebab itu, sebaiknya perbanyak asupan makanan yang kaya asam folat untuk tekanan darah rendah. Beberapa makanan yang mengandung asam folat, di antaranya:

  • Ati sapi yang telah direbus, 3 ons: 215 mcg.
  • Bayam yang direbus, 1/2 cangkir: 131 mcg.
  • Asparagus yang telah direbus, 4 potong: 89 mcg.
  • Alpukat yang masih mentah, 1/2 cangkir: 59 mcg.
  • Bayam yang masih mentah, 1 cangkir: 58 mcg.
  • Roti putih, satu lembar: 50 mcg.
  • Brokoli, dipotong-potong, dibekukan, lalu dimasak, 1/2 cangkir: 52 mcg.
  • Jus tomat kalengan, 3/4 cangkir: 36 mcg.
  • Jus jeruk, 3/4 cangkir: 35 mcg.
  • Jeruk segar, 1 buah: 29 mcg.
  • Pepaya, yang sudah dipotong-potong, 1/2 cangkir: 26 mcg.
  • Telur berukuran besar yang telah direbus, 1 butir: 22 mcg.
  • Satu gelas susu dengan 1% lemak: 12 mcg.

Mengonsumsi makanan kaya asam folat dapat membantu Anda untuk mengatasi tekanan darah rendah atau hipotensi sehingga tidak bertambah semakin parah.

3. Makanan yang mengandung garam

Makanan yang mengandung terlalu banyak garam memang kurang baik untuk penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Pasalnya, makanan ini dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga tekanan darah yang sudah tinggi akan menjadi lebih parah lagi.

Masalahnya, jika penanganan tekanan darah tinggi tidak segera dilakukan, kondisi ini dapat memicu timbulnya berbagai penyakit jantung seperti serangan jantung atau gagal jantung. Nah, akan tetapi, pantangan makan makanan mengandung banyak garam tidak berlaku untuk penderita tekanan darah rendah atau hipotensi.

Justru, makanan yang kaya kandungan natrium klorida dapat membantu mengatasi kondisi tersebut. Oleh sebab itu, jika Anda mengalami tekanan darah rendah atau hipotensi, Anda bisa menambahkan garam pada masakan-masakan.

Meski begitu, pastikan Anda selalu memonitor asupan garam karena jika terlalu banyak, bisa jadi jumlah garam yang dikonsumsi justru melebihi batas normal. Dengan begitu, kondisi tekanan darah rendah teratasi, tapi malah menyebabkan hipertensi.

4. Air putih

Salah satu penyebab tekanan darah rendah adalah dehidrasi atau kondisi di mana tubuh kekurangan cairan. Maka itu, tingkatkan kadar cairan di dalam tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih. Saat dehidrasi teratasi, tekanan darah Anda perlahan akan meningkat.

Di samping itu, meski Anda tidak mengalami dehidrasi, banyak minum air putih dapat membantu meningkatkan darah hingga ke batas normal bagi Anda penderita hipotensi.

5. Kopi

Selain makanan yang telah disebutkan untuk mengatasi tekanan darah rendah, kopi rupanya dapat meningkatkan tekanan darah. Ya, kopi mungkin tidak baik untuk penderita tekanan darah tinggi. Namun, kopi bisa menjadi salah satu alternatif untuk penderita hipotensi.

Kandungan kafein yang terdapat di dalam kopi dapat meningkatkan tekanan darah secara drastis meski hanya dalam jangka waktu pendek. Meski begitu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika ingin mengonsumsi kopi saat mengalami hipotensi.

Pasalnya, mungkin saja Anda mengalami kondisi lain yang membuat Anda tidak diperkenankan mengonsumsi minuman berkafein yang satu ini.

Kebiasaan makan untuk penderita tekanan darah rendah

Selain pilihan makanan dan minuman untuk penderita tekanan darah, Anda juga perlu memerhatikan kebiasaan makan. Pasalnya, ada beberapa kebiasaan makan yang dapat membantu Anda menurunkan tekanan darah, termasuk berikut ini.

1. Makan sedikit, tapi sering

Dibandingkan makan sebanyak tiga kali sehari, Anda disarankan untuk makan lebih sering dalam satu hari, tapi dengan porsi yang lebih sedikit. Hal ini penting dilakukan jika ingin meningkatkan tekanan darah. Pasalnya, saat makan dalam porsi besar, tekanan darah cenderung menurun.

Hal ini disebabkan tubuh Anda akan bekerja lebih keras untuk mencerna makanan dalam porsi besar. Maka itu, biasakan untuk makan dengan porsi yang lebih kecil, tapi dengan frekuensi yang lebih sering.

2. Hindari mengonsumsi alkohol

Jika Anda penggemar alkohol, sebaiknya hindari mengonsumsi minuman yang satu ini. Ya, tidak hanya makanan dan minuman tertentu yang dapat membantu untuk mengatasi tekanan darah rendah. Ada pula minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi jika ingin meningkatkan tekanan darah Anda hingga normal.

Pasalnya, alkohol berpotensi menyebabkan dehidrasi. Bahkan, hal ini akan tetap terjadi meski Anda hanya mengonsumsi dalam jumlah sedikit. Oleh sebab itu, alih-alih mengonsumsi alkohol, lebih baik perbanyak mengonsumsi air putih yang jelas-jelas memiliki dampak yang baik pada kesehatan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 4 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Anak-anak mungkin mengalami tekanan darah tinggi. Orangtua dapat mengukur tekanan darah anak di rumah dengan panduan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hipertensi, Health Centers 22 April 2020 . Waktu baca 7 menit

3 Manfaat Penting Buah dan Sayur Bagi Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Makanan tinggi serat penting untuk tumbuh kembang anak. Memang, apa saja manfaatnya makan sayur dan buah untuk bayi yang perlu orangtua tahu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 12 Desember 2019 . Waktu baca 5 menit

7 Buah dan Sayur yang Sebaiknya Tidak Dibuat Jus

Anda bisa menikmati buah dan sayur dengan membuatnya menjadi segelas jus. Namun, tidak semua buah dan sayur dapat dijus. Apa saja, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 17 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
makan sayuran

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit
buah untuk buka puasa

5 Jenis Buah dengan Kandungan Air Tinggi untuk Buka Puasa

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 9 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit