Kenapa Tak Boleh Minum Kopi Setelah Menenggak Alkohol?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hangover mungkin adalah situasi yang paling tepat untuk menggambarkan istilah “penyesalan selalu datang belakangan”. Pasalnya, Anda harus berjibaku dengan serangkaian “penyesalan” di keesokan pagi setelah berpesta, yang berwujud pusing, mual, muntah, tidak enak badan, jantung berdebar, hingga sakit kepala. Parahnya lagi, gejala hangover bisa bertahan seharian. Untuk mengusir hangover ini, banyak orang yang langsung minum kopi setelah bangun tidur. Tapi tahukah Anda kalau efek minum kopi setelah minum alkohol justru akan memperparah gejala hangover Anda?

Apa penyebab hangover?

Hangover adalah efek samping dari sistem imun tubuh yang kewalahan menerima kadar alkohol yang melebihi batas toleransi. Ini biasanya terjadi setelah Anda menenggak banyak minuman keras berturut-turut dalam waktu singkat.

Setelah dikonsumsi, sepertiga cairan alkohol masuk ke lambung sementara sisanya akan bermuara di usus kecil sebelum mengalir ke dalam darah menuju hati. Hati kemudian akan memecah alkohol menjadi zat kimia yang disebut asetaldehid, yang bersifat toksik. Tubuh Anda tahu itu buruk bagi Anda, jadi asetaldehida akan dibakar dan bukan disimpan sebagai lemak seperti biasanya.

Butuh waktu setidaknya satu jam bagi tubuh untuk bisa mengolah seporsi kecil dari senyawa kimia beracun tersebut menjadi asetat, senyawa kimia yang aman bagi tubuh. Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi alkohol dalam waktu singkat, asealdehida akan menumpuk terlalu banyak dalam tubuh dan merusak sel hati sehingga hati tidak dapat berfungsi baik untuk membuang racun.

Di samping itu, alkohol meningkatkan produksi dopamin yang terbentuk di otak. Dopamin adalah neurotransmiter, salah satu bahan kimia yang bertanggung jawab untuk meneruskan sinyal dari sel saraf (neuron) otak menuju bagian tubuh lain. Kenaikan kadar dopamin memicu rasa bahagia dan tenang. Namun saat Anda berhenti minum, sisa zat alkohol dalam tubuh justru memicu pelepasan neurotransmiter lain yang mulai memperlambat proses otak. Akibatnya Anda mulai merasa lelah, pandangan kabur, dan reaksi tubuh Anda menjadi lamban.

Semua rentetan proses di atas, ditambah dengan gejala dehidrasi yang mengikuti setelah minum alkohol, menyebabkan munculnya berbagai gejala hangover.

Apa efek minum kopi setelah minum alkohol?

“Kopi dapat mengurangi efek penenang yang dimunculkan alkohol, sehingga memberi kesan palsu bahwa Anda begitu tidak mabuk, padahal sih sama saja,” ungkap Thomas Gould, PhD, dari Temple University, dilansir dari NYDaily News.

Kopi mengandung kafein, senyawa yang bekerja merangsang sistem saraf pusat otak. Kerja kafein berbanding terbalik dengan adenosin, senyawa alami dalam otak yang bersifat menenangkan. Kafein akan membajak semua reseptor adenosin yang ada di otak sehingga sel-sel tubuh malah jadi makin aktif, bukannya merileks. Ini membuat otak memicu pelepasan hormon adrenalin yang membuat Anda makin “melek” dan bersemangat.

Jadi sementara sisa alkohol dalam tubuh terus membuat otak Anda bekerja lebih lambat dan “mati rasa”, tubuh Anda malah merasa lebih berenergi sehingga Anda merasa “tidak mabuk”. Padahal, efek minum kopi setelah minum alkohol sama sekali tidak akan mengurangi jumlah alkohol dalam darah. Efek minum kopi setelah minum alkohol hanyalah sebagai “topeng”. Anda masih mabuk, tapi hanya tidak menyadarinya. Gejala hangover pun dapat makin parah jika tidak ditangani segera.

Ditambah lagi, ngopi saat perut kosong juga memiliki risikonya tersendiri. Kafein dapat mempercepat denyut jantung dan meningkatkan tekanan darah. Dengan demikian, Anda lebih mudah merasa cemas dan stres. Selain itu, kafein dapat membuat Anda bolak-balik ke kamar mandi sehingga berpotensi memicu gejala dehidrasi, yang bisa menguras energi dan menyebabkan sakit kepala akibat hangover makin parah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Anda penggemar kopi? Kapan Anda biasanya minum kopi? Jika jawabannya pagi hari, Anda salah waktu. Cari tahu waktu efektif minum kopi di artikel ini.

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Es Kopi Ternyata Lebih Menyehatkan daripada Kopi Panas

Manfaat minum kopi untuk kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi. Namun, di antara es kopi atau kopi panas, mana yang lebih sehat? Ketahui di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

Gen ternyata berperan penting untuk mencerna kafein dari kopi Anda, lho. Tak percaya? Langsung simak dua alasan sudah minum kopi masih ngantuk berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Drunkorexia, Fenomena Rela Tak Makan Demi Minum Alkohol

Kebiasaan konsumsi alkohol berlebihan mungkin sudah biasa. Lantas, bagaimana dengan rela tidak makan karena ingin minum alkohol atau disebut drunkorexia?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 4 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minum kopi untuk penderita maag

3 Tips Minum Kopi yang Aman Buat Perut Jika Anda Punya Maag

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
perbedaan disinfektan dan hand sanitizer

Wajib Tahu! Ini Perbedaan Disinfektan dan Hand Sanitizer

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Nadhila Erin
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 3 menit
alergi kafein

Mengulik Alergi Kafein Seperti pada Kopi yang Berbeda dengan Sensitivitas Kafein

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
pengaruh alkohol untuk jantung

Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit