Benarkah Duduk Terlalu Lama Bisa Menyebabkan Ambeien?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Wasir atau ambeien sebenarnya bukan merupakan penyakit yang serius. Namun, kebanyakan orang malu untuk memeriksakan dirinya jika mempunyai wasir, sehingga lama-kelamaan wasir bisa semakin parah. Selain itu, wasir juga menimbulkan ketidaknyamanan, orang yang memiliki wasir biasanya tidak suka duduk terlalu lama. Bahkan, ada juga yang bilang bahwa duduk terlalu lama menyebabkan ambeien. Apa ini benar? 

Apa saja yang bisa jadi penyebab ambeien?

Ambeien adalah pembesaran atau pembengkakan pembuluh darah vena di sekitar bagian luar anus atau rektum. Banyak hal yang dapat menyebabkan ambeien. Namun, pada umumnya wasir disebabkan karena kesulitan buang air besar.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan wasir adalah:

  • Sembelit atau diare kronis. Masalah buang air besar ini membuat Anda harus berusaha membuat lebih banyak gerakan usus selama buang air besar. Sehingga, pembuluh darah di sekitar anus dan rektum harus bekerja lebih keras.
  • Mengejan terlalu keras saat buang air besar. Hal ini menempatkan terlalu banyak tekanan pada rektum, sehingga pembuluh darah di sekitar rektum membesar dan bengkak.
  • Terlalu lama buang air besar. Hal ini membuat pembuluh darah di sekitar anus lebih banyak terisi darah, sehingga dapat menempatkan tekanan pada pembuluh darah vena.

Selain itu, ada juga faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami wasir, yaitu:

  • Kurang asupan serat, sehingga pencernaan Anda kurang lancar dan mengalami kesulitan saat buang air besar.
  • Kegemukan.
  • Penuaan, semakin tua usia Anda, jaringan ikat di sekitar rektum dan anus menjadi lemah.
  • Kehamilan, janin yang ada dalam rahim dapat menempatkan tekanan pada perut, sehingga pembuluh darah di rektum dan anus bisa membesar.

Apakah benar duduk terlalu lama menyebabkan ambeien?

Duduk terlalu lama menyebabkan ambeien, apa iya? Menghabiskan waktu dengan duduk terlalu lama di depan TV atau komputer dapat menandakan bahwa Anda mempunyai gaya hidup yang sedenter. Anda kurang gerak.

Hal tersebut bisa menyebabkan Anda mengalami kenaikan berat badan dan akhirnya kegemukan. Nah, kegemukan ini merupakan salah satu faktor risiko dari wasir. Jika Anda sudah mempunyai wasir, kegemukan juga dapat membuat wasir Anda semakin parah.

Kebanyakan duduk dalam sehari atau mempunyai gaya hidup sedenter juga dapat menyebabkan Anda mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar. Hal ini membuat Anda lebih lama menghabiskan waktu di toilet.

Sembelit juga membuat Anda harus mengejan dengan keras saat buang air besar. Hal-hal tersebut dapat membuat Anda menempatkan lebih banyak tekanan pada pembuluh darah vena di sekitar anus. Sehingga, akhirnya Anda dapat mengalami wasir.

Jadi, duduk terlalu lama dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko wasir secara tidak langsung, terutama saat Anda duduk lama di toilet. Jika Anda memang sedang menderita ambeien, duduk terlalu lama juga dapat membuat ambeien Anda bertambah buruk.

Bagaimana cara mencegah wasir?

Jika Anda tidak ingin mengalami wasir, sebaiknya hindari duduk terlalu lama di satu tempat, lakukan banyak gerakan, dan olahraga setiap harinya. Jadikan hari Anda lebih aktif!

Hal lain yang dapat Anda lakukan untuk mencegah wasir adalah sebagai berikut.

  • Makan banyak serat dalam sehari.
  • Minum banyak air.
  • Jangan pernah menahan atau mengulur waktu saat ingin buang air besar.
  • Jangan tegang atau menahan napas (mengejan) saat buang air besar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Idealnya, Berapa Kali Balita Buang Air Besar dalam Seminggu?

Tidak sedikit orangtua yang khawatir saat balitanya sering atau jarang BAB. Adakah patokan angka normal untuk balita buang air besar dalam sehari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 11 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Sembelit Bisa Muncul Padahal Diare Baru Saja Sembuh?

Sembelit dan diare adalah dua kondisi yang bertolak belakang. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan sembelit setelah diare bisa terjadi, mengapa demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 24 November 2019 . Waktu baca 5 menit

Ambeien Ternyata Bisa Kambuh Kembali! Cegah dengan 5 Tips Ini

Penderita ambeien dapat mengalami kambuh sewaktu-waktu. Untungnya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah ambeien kambuh kembali.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 September 2019 . Waktu baca 4 menit

5 Salah Kaprah Tentang Penyakit Ambeien yang Perlu Anda Ketahui

Masalah kesehatan yang sangat umum seperti ambeien biasanya rawan dikaitkan dengan mitos yang menimbulkan salah kaprah. Apa saja mitos tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 25 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya akibat ambeien penyakit wasir

Ambeien Tak Diobati, Bisa Sebabkan 5 Komplikasi Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 8 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
mengatasi sembelit pada ibu hamil obat susah bab untuk

Cara Aman Mengatasi Sembelit Pada Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21 April 2020 . Waktu baca 6 menit
penyebab bab cair

4 Penyebab Susah Buang Air Besar yang Khas Dialami Wanita

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 April 2020 . Waktu baca 6 menit
cara mengatasi bayi sembelit obat untuk

Cara Mengatasi Sembelit (Susah BAB) pada Bayi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2020 . Waktu baca 6 menit