3 Hal yang Wajib Dilakukan Agar Darah Tak Menggumpal Setelah Operasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setelah operasi, biasanya tubuh berisiko tinggi terkena penggumpalan darah. Padahal darah menggumpal yang terjadi adalah kondisi yang cukup membahayakan, khususnya pascaoperasi. Mengapa hal ini terjadi dan bagaimana mengatasinya?

Penyebab darah menggumpal setelah operasi

rawat inap

Usai menjalani operasi, seseorang biasanya lebih rentan mengalami penggumpalan darah dibandingkan hari-hari lainnya.

Hal ini disebabkan saat operasi, terlebih pada prosedur yang memakan waktu hingga belasan jam, tubuh tidak bergerak aktif. Akibatnya, darah menjadi lebih mudah beku

Deep vein thrombosis adalah jenis penggumpalan darah yang paling sering menyerang. Kondisi ini biasanya muncul di pembuluh vena seperti pada kaki, lengan, atau panggul.

Apalagi setelah operasi, seseorang cenderung beristirahat di kasur dalam waktu lama. Entah karena belum sadarkan diri, sangat sakit untuk bergerak, atau tidak bisa berjalan.

Hal ini semakin meningkatkan risiko darah menggumpal selepas operasi.

Operasi yang mengharuskan pemotongan arteri atau vena juga menyebabkan risiko penggumpalan darah setelahnya. Ini karena tubuh bekerja keras untuk menghentikan perdarahan dengan membentuk gumpalan.

Tak hanya, itu dilansir dari Verywell Health, perokok, orang dengan riwayat penggumpalan darah, obesitas, kehamilan, kanker, dehidrasi, dan genetik juga kerap menjadi pemicunya.

Gejala darah menggumpal setelah operasi

bahaya penggumpalan darah

Biasanya orang yang mengalami penggumpalan darah akan mengalami berbagai gejala yang berbeda. Gejala yang muncul biasanya bergantung lokasi yang terkena, berikut rinciannya:

Jantung

Jika setelah operasi terdapat darah menggumpal di jantung, gejala utama yang akan muncul adalah dada yang terasa nyeri. Selain itu, Anda juga akan merasakan mati rasa pada lengan, sesak napas, berkeringat, mual, dan pusing.

Otak

Saat darah menggumpal di otak, seseorang akan mengalami berbagai gejala lemah otot pada bagian tubuh tertentu seperti wajah, lengan, atau kaki.

Selain itu, seseorang juga akan mengalami kesulitan bicara, masalah penglihatan, sakit kepala mendadak, dan pusing.

Lengan atau kaki

Jika gumpalan darah terjadi di lengan atau kaki, Anda akan mengalami nyeri pada tungkai. Selain itu, kondisi ini juga biasanya menimbulkan pembengkakan, nyeri saat ditekan, dan sensasi hangat pada tungkai.

Paru-paru

Saat penggumpalan darah terjadi di paru-paru, Anda akan mengalami berbagai kondisi seperti jantung yang berdetak kencang, napas cepat, atau bahkan pendek-pendek.

Selain itu, Anda juga akan mengalami demam, batuk berdarah, dan berkeringat.

Mencegah darah menggumpal setelah operasi

cara berhenti merokok

Untuk mencegah darah menggumpal setelah operasi, berikut hal-hal yang bisa dilakukan:

1. Berhenti merokok

Kebiasaan merokok bisa membuat risiko penggumpalan darah semakin besar. Oleh karena itu, Anda biasanya diminta untuk berhenti merokok.

Pasalnya, merokok bisa merusak lapisan pembuluh darah yang bisa menyebabkan gumpalan darah terbentuk dengan mudah.

2. Aktif bergerak

Mencegah darah menggumpal setelah operasi bisa dilakukan dengan cara aktif bergerak. Bergerak membuat otot terus memompa darah ke jantung agar tidak menggumpal di satu titik.

Oleh sebab itu, jangan malas untuk bergerak dan bangun dari kasur begitu diperbolehkan untuk kesehatan jangka panjang Anda.

3. Minum obat pengecer darah

Obat pengencer darah seperti warfarin (Coumadin) atau heparin biasanya akan diresepkan untuk mencegah terbentuknya gumpalan darah setelah operasi.

Selain itu, obat-obatan ini juga diresepkan untuk membantu mengatasi penggumpalan darah yang sudah muncul agar tidak semakin besar dan meluas.

Cara lain di luar obat, dokter biasanya merekomendasikan Anda untuk mengangkat lengan atau kaki untuk membantu meningkatkan sirkulasi. Stoking kompresi juga biasanya dianjurkan untuk mencegah pembengkakan pada kaki.

Namun, jika Anda berisiko tinggi mengalami penggumpalan darah, dokter akan terus memantau Anda dengan pemindaian ultrasound serial duplex.

Selain itu, obat pelarut gumpalan darah, trombolitik, juga akan diberikan jika Anda berisiko untuk terkena embolisme paru atau deep vein thrombosis (DVT). Nantinya, obat-obatan ini akan disuntikkan ke aliran darah Anda.

Apa pun yang dokter sarankan pascaoperasi, jangan pernah mengabaikannya dan cobalah lakukan demi kesehatan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Rokok Menyebabkan Penggumpalan Darah?

Salah satu bahaya rokok yang mungkin belum banyak diketahui yaitu rokok dapat menyebabkan penggumpalan darah. Bagaimana hal itu terjadi?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Tips Sehat 19 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Aktivitas yang Direkomendasikan Setelah Pulih Dari DVT

Setelah pulih dari penyakit DVT sebenarnya ada beberapa aktivitas yang perlu Anda lakukan agar penyakit ini tidak terulang kembali. Apa saja?

Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

Jangan Abaikan Gejala Deep Vein Thrombosis, Ini Bahayanya

Deep vein thrombosis merupakan penggumpalan darah pada pembuluh vena. Gejala deep vein thrombosis tidak boleh diabaikan karena membahayakan jiwa.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 16 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit

Waspada Darah Menggumpal Setelah Operasi! Begini Cara Tepat Mengatasinya

Penggumpalan darah setelah operasi sebenarnya normal terjadi. Namun kadang kala, kondisi ini bisa berpotensi mengancam kesehatan tubuh. Kenapa, ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 12 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

DVT deep vein thrombosis adalah trombosit vena dalam

Deep Vein Thrombosis (DVT)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 November 2020 . Waktu baca 7 menit
bahaya penggumpalan darah

Bahaya Penggumpalan Darah di Kaki Akibat Duduk Terlalu Lama

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 12 November 2020 . Waktu baca 6 menit
proses pembekuan darah

Memahami Proses Pembekuan Darah (Koagulasi) Saat Terjadi Luka

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Tamara Alessia
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
tummy tuck adalah operasi perut

Prosedur Tummy Tuck, Menciptakan Perut yang Rata dan Kencang dengan Operasi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 April 2020 . Waktu baca 4 menit