Otot Anda Kram Setiap Cuaca Dingin? Ini yang Terjadi

Oleh

Timbulnya rasa kram dapat terasa seperti mimpi buruk pada beberapa orang, ketika kram perut muncul pada periode menstruasi bulanan Anda, atau saat kram kaki mampu membangunkan Anda yang telah terlelap di tengah malam. Tapi tahukah Anda, bahwa cuaca dingin juga dapat menjadi salah satu penyebab kram? Berikut ulasannya.

Kram, beberapa orang juga menyebutnya dengan charley horse, adalah timbulnya rasa sakit pada otot Anda karena otot mengalami penegangan secara tiba-tiba (spasm) dan bertahan dalam beberapa detik, hingga beberapa menit. Pada sebagian besar kasus, kram biasa terjadi pada bagian kaki Anda.

Mengapa otot terasa kram saat cuaca dingin?

Sejatinya, tekanan udara akan semakin tinggi seiring dengan semakin rendahnya suhu udara di sekitar Anda. Tekanan yang tinggi pada suhu udara yang rendah ini mampu mempengaruhi otot dalam tubuh Anda. Pembesaran jaringan-jaringan halus yang terdapat di dalam otot Anda, adalah salah satu reaksi yang diberikan otot Anda saat terjadinya perubahan pada tekanan udara di sekitar tubuh Anda. Sayangnya, reaksi ini justru menyebabkan terjadinya penegangan pada otot Anda disertai dengan timbulnya sensasi rasa sakit.

Bagaimana cara mengatasi kram otot?

Melakukan peregangan, diikuti dengan pijatan lembut pada bagian tubuh yang mengalami kram, dapat membantu otot kram tersebut untuk relaksasi. Bila kram tersebut terjadi pada bagian kaki Anda, peregangan dapat Anda lakukan dengan beberapa cara, seperti menaikkan kaki Anda lurus ke atas saat Anda dalam posisi berbaring, atau menekuk sedikit lutut Anda bila Anda dalam posisi berdiri.

Semakin lama berjalan justru akan meningkatkan rasa sakit pada otot kaki kram tersebut. Untuk mengatasi kondisi ini, Anda dapat melakukan teknik berjalan seperti saat Anda mendorong troli belanja di suatu pusat perbelanjaan.

Selain suhu udara, adakah penyebab kram yang lain?

Kram umumnya tidak membahayakan dan tak membutuhkan waktu yang lama untuk penyembuhannya. Namun, bila kram tersebut terjadi semakin sering dan keadaan tetap tidak membaik dengan peregangan maupun pijatan, Anda sebaiknya segera memeriksakan kram Anda tersebut, karena terjadinya kram dapat menjadi indikasi adanya keadaan medis tertentu, seperti:

  • Penggunaan otot tertentu yang terlalu sering atau terlalu lama, merupakan salah satu penyebab kram.
  • Ketersediaan darah dalam tubuh yang kurang. Selain rasa sakit karena reaksi yang diberikan otot terhadap perubahan tekanan udara, rasa sakit juga bisa ditimbulkan karena terjadinya penyempitan pada pembuluh darah dalam tubuh Anda. Pada kebanyakan kasus, kondisi ini sering terjadi saat Anda sedang berolahraga.
  • Selain darah, kurangnya kadar beberapa mineral dalam tubuh seperti potasium, kalsium dan magnesium juga dapat menyebabkan timbulnya kram.

Faktor yang membuat Anda berisiko tinggi mengalami kram

Beberapa faktor risiko juga dapat memperbesar peluang Anda untuk mengalami kram, seperti:

  • Usia. Semakin tua seseorang, semakin besar massa ototnya hilang. Penurunan massa otot akan memudahkan otot Anda merasa stres.
  • Dehidrasi. Beberapa kasus kram pada atlet terjadi karena atlet merasa dehidrasi setelah melakukan olahraga dalam waktu yang lama atau frekuensi yang sering.
  • Hamil. Kram dapat juga terjadi selama kehamilan.

Dilansir dari Mayo Clinic, beberapa kondisi kesehatan seperti diabetes serta gangguan pada saraf, hati, dan tiroid, akan memperbesar peluang Anda mengalami kram.

Baca Juga:

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca