7 Tips Penting untuk Menjaga Kesehatan Kandung Kemih

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25/07/2018
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Tahukah Anda ada organ tubuh yang tidak kalah penting untuk dijaga kesehatannya selain jantung, ginjal, dan paru-paru? Ya, organ tubuh lain yang harus Anda rawat adalah kandung kemih. Setiap hari Anda bisa membuang air kecil, itu tak lain karena kerja beberapa organ termasuk kandung kemih yang menampung urine (air kencing) sebelum dikeluarkan. Tanpa adanya kandung kemih, urine tak akan bisa ditampung. Bila Anda mengabaikan kesehatan kandung kemih, Anda berisiko mengalami infeksi atau bahkan kanker.

Kandung kemih adalah organ berongga pada sistem ekskresi manusia. Tugasnya yaitu menampung cairan yang telah disaring oleh ginjal dan akan dikeluarkan sebagai urine. Seiring bertambahnya usia, kondisi kandung kemih juga akan berubah, fungsinya semakin menurun.

Maka itu, menjaga kesehatan kandung kemih harus dilakukan sejak dini. Memang tidak semua hal bisa dikontrol untuk menjaga kesehatan kandung kemih. Namun, Anda tetap memiliki kesempatan untuk menjaganya dengan hal-hal sederhana yang sering terlupakan.

1. Minum air putih yang cukup

air putih mencegah penyakit jantung

Minumlah air putih setidaknya 8 gelas per hari. Air putih adalah cairan terbaik untuk kesehatan kandung kemih. Setidaknya setengah dari asupan cairan Anda sehari-hari harus berasal dari air putih.

Namun, syarat ini mungkin berbeda pada beberapa kondisi medis tertentu. Misalnya orang yang mengalami gagal ginjal justru harus membatasi asupan cairannya sehari-hari dengan takaran khusus dari dokter.

2. Buang air kecil sampai tuntas

penyebab kencing nanah

Salah satu cara untuk mengurangi risiko terkena infeksi kandung kemih adalah dengan membuang urine yang keluar hingga tuntas. Hal ini dijelaskan oleh dr. Gopal Badlani, seorang dokter ahli kandung kemih dari Wake Forest University Baptist Medical Center di Winston-Salem, Amerika Serikat.

Dilansir dari laman Everyday Health, jika Anda mengencangkan otot-otot panggul untuk berhenti buang air kecil terlalu cepat, urine yang masih dalam perjalanan keluar tapi belum sampai ujungnya akan kembali lagi ke kandung kemih Anda. Ini yang dapat membawa bakteri masuk ke dalam sistem kemih manusia.

Saat membuang air kecil, pastikan air kencing memang sudah keluar habis dan tidak tersisa lagi. Tenang saja, setiap orang harusnya bisa merasakan masih ada atau tidak urine yang bisa dikeluarkan.

Jadi hindari buang air kecil buru-buru karena biasanya tidak bisa sepenuhnya mengosongkan kandung kemih Anda.

3. Berhenti merokok

melawan rasa ingin merokok

Setiap tahun, lebih dari 50.000 orang didiagnosis menderita kanker kandung kemih. Salah satu faktor risiko utama dalam kasus kanker ini adalah penggunaan tembakau.

Perokok memiliki risiko 2-3 kali lebih tinggi terkena kanker kandung kemih dibandingkan orang yang tidak merokok.

Jika Anda masih merokok atau menggunakan tembakau jenis lainnya, sangat penting untuk berhenti merokok untuk menjaga kesehatan kandung kemih Anda dan kesehatan Anda secara keseluruhan.

4. Lakukan latihan untuk otot panggul

kesalahan senam kegel

Lakukan latihan otot dasar panggul yang dikenal juga sebagai senam Kegel secara rutin untuk menjaga kesehatan kandung kemih. Latihan ini dapat membantu memperkuat otot yang mengontrol kandung kemih agar bekerja lebih baik dan tidak mudah bocor saat Anda bersin, batuk, mengangkat sesuatu, tertawa, atau saat tiba-tiba ingin buang air kecil.

Otot yang lemah bisa membuat kebocoran kandung kemih, yang disebut dengan inkontinensia urine.

5. Buang air kecil setelah berhubungan intim

bumetanide

Setelah bercinta, ada banyak bakteri yang memenuhi area sekitar kelamin. Karena itulah membersihkan area genital adalah salah satu tahap penting untuk mencegah infeksi akibat serangan bakteri, terutama pada wanita.

Buang air kecil sesudah berhubungan intim bisa membantu menyiram bakteri keluar dari sistem kemih Anda sehingga bisa mencegah terjadinya infeksi saluran kencing (ISK). Urine akan membantu membasuh keluar bakteri yang juga menempel banyak di uretra (saluran yang menghubungkan kandung kemih hingga keluar dari tubuh).

6. Batasi minuman berkafein dan beralkohol

gemetar setelah minum kopi

Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, minuman energi, dan juga minuman bersoda dapat meningkatkan aktivitas kandung kemih dan meningkatkan risiko kebocoran. Anda masih boleh, kok, minum minuman berkafein. Namun, jangan sampai minum berlebihan.

7. Buang air kecil teratur demi kesehatan kandung kemih Anda

obat untuk infeksi saluran kencing

Sebaiknya jangan terlalu sering menahan kencing. Cobalah untuk buang air kecil setidaknya setiap 3 sampai 4 jam sekali meskipun sedang tidak ingin buang air kecil. Menahan urine di kandung kemih terlalu lama dapat melemahkan otot kandung kemih dan membuat infeksi kandung kemih lebih rentan terjadi.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020