Anda Mengalami Gangguan Tidur? 4 Cara Ini Bisa Dicoba

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Bagaimana kualitas tidur Anda tadi malam? Apakah Anda memiliki tidur yang nyenyak? National Sleep Foundation melaporkan bahwa 68 persen dari penduduk berusia 18-29 tahun, dan 59 persen dari penduduk berusia 30-64 tahun, mengalami insomnia. Apa itu insomnia? Bagaimana mengatasi insomnia? Berikut penjelasannya.

Apa itu insomnia?

Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan untuk terlelap maupun untuk tetap terlelap, meskipun Anda memiliki kesempatan itu. Umumnya seseorang dengan insomnia tidak akan puas dengan kualitas tidurnya dan masih merasa kelelahan saat bangun keesokan paginya. Kondisi ini mungkin disebabkan seringnya ia terbangun di tengah tidurnya, yang juga merupakan salah satu gejala insomnia.

Gangguan tidur ini bisa disebabkan karena banyak hal. Sehingga secara umum, berdasarkan penyebabnya, gangguan tidur ini dibedakan menjadi:

  • Insomnia primer. Insomnia yang terjadi bukan karena gangguan kesehatan lainnya dan
  • Insomnia sekunder. Insomnia yang terjadi karena suatu gangguan kesehatan tertentu.

Sedangkan berdasarkan lama waktu terjadinya, gangguan tidur ini dibedakan menjadi:

  • Insomnia akut. Insomnia yang terjadi dalam waktu yang relatif pendek karena sebab tertentu seperti gugup mendekati masa ujian. Insomnia akut ini umumnya terjadi selama satu malam hingga beberapa minggu dan
  • Insomnia kronis. Insomnia dalam rentan waktu yang relatif panjang yang terjadi karena kondisi psikologi yang sedang tidak baik yang bisa bertahan tiga malam tiap minggu hingga beberapa bulan.

Padahal, perlu Anda ketahui bahwa memiliki waktu tidur berkualitas yang kurang dapat menyebabkan banyak hal, dari berisiko mengalami kecelakaan kerja, produktivitas harian yang terganggu, kemampuan dalam mengingat yang menurun, berpeluang mengalami kenaikan berat badan hingga menurunnya kecantikan kulit Anda.

Bagaimana cara mengatasi insomnia?

Banyak hal yang dapat Anda coba untuk dilakukan dalam mengatasi insomnia ini. Namun bila insomnia yang Anda alami merupakan dampak dari gangguan kesehatan lain yang sedang Anda miliki, ada baiknya Anda lebih dulu menangani gangguan kesehatan tersebut. Berikut beberapa cara efektif mengatasi insomnia yang dapat Anda coba:

1. Mengubah gaya hidup

Salah satu cara mengatasi insomnia yang satu ini dapat Anda lakukan dengan berhenti merokok, karena kandungan nikotin yang terdapat pada rokok, diyakini mampu memicu kesulitan tidur. Selain itu mengubah pola tidur dengan konstan bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari dapat membentuk kebiasaan bagi tubuh sehingga mampu mempengaruhi insomnia yang Anda miliki.

Beberapa pengaturan paparan cahaya saat tidur, tidak menggunakan kamar tidur untuk aktivitas yang memaksa otak untuk bekerja, membiasakan diri tidur saat merasa lelah serta menghindari tidur siang yang terlalu lama juga dapat mempengaruhi kualitas tidur Anda.

2. Hati-hati dengan makanan yang Anda konsumsi memasuki waktu tidur Anda

Sejumlah penelitian telah berhasil membuktikan bahwa mengonsumsi minuman dan makanan yang mengandung kafein sebelum tidur, mampu menyulitkan Anda untuk terlelap. Suatu studi yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine mengatakan bahwa mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung 400 mg kafein enam jam sebelum tidur masih mampu mempengaruhi kualitas tidur Anda.

Terlalu banyak minum sebelum tidur juga bisa menyebabkan Anda terbangun di tengah tidur Anda karena harus buang air kecil. Meminum alkohol sebelum tidur juga mungkin dapat membuat Anda merasa sangat mengantuk, namun Anda hanya akan terbangun setelahnya dan mengalami kesulitan untuk kembali terlelap setelahnya.

3. Meningkatkan kuantitas aktivitas fisik

Langkah ini mungkin takkan memberi Anda dampak langsung dengan cepat, namun suatu penelitian terhadap 11 perempuan dengan insomnia, berhasil mengungkapkan bahwa berolahraga 20 hingga 30 menit setiap hari dengan rutin selam empat bulan, berhasil meningkatkan kualitas tersebut para partisipan tersebut.

4. Teknik dengan bantuan petugas kesehatan

Terapi ini dikenal dengan sebutan cognitive behavioural therapy yang biasanya dilakukan di bawah instruksi seorang petugas kesehatan yang terlatih maupun seorang psikolog, dengan beberapa metode maupun tahapan. Tahapan tersebut antara lain dengan membantu Anda membentuk pola tidur Anda yang konsisten, mengurangi waktu tidur Anda dengan tujuan agar selanjutnya Anda benar-benar membutuhkan tidur sehingga waktu tidur Anda akan meningkat dengan sendirinya.

Beberapa teknik lain juga dapat Anda coba ikuti seperti mengikuti program teknik relaksasi dan konseling guna menghilangkan tekanan maupun pikiran-pikiran yang biasanya menghambat seseorang untuk terlelap. Pemberian pil tidur baru disarankan dikonsumsi bila dokter Anda memang telah menyarankan serta gagalnya segala cara yang telah Anda coba lakukan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit