Langkah Mudah Membuat Pengharum Ruangan Alami di Rumah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/08/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Berlama-lama di ruangan yang bau tentu tidak membuat Anda tidak betah. Ketimbang harus beli pengharum ruangan di toko, kenapa tidak coba bikin pengharum ruangan alami sendiri di rumah? Anda bisa pakai campuran minyak esensial (minyak atsiri) untuk menciptakan aroma wangi semerbak di seluruh ruangan Anda. Yuk, sontek langkah mudah membuat pengharum ruangan alami di bawah ini.

Membuat pengharum ruangan alami dari minyak esensial

minyak esensial untuk meredakan gejala rematik

Membuat pengharum udara alami sebenarnya mudah dan cepat. Anda hanya butuh waktu sekitar 5-10 menit untuk meraciknya.

Bahan yang dibutuhkan

  • 6 tetes minyak esensial eucalyptus
  • 5 tetes minyak esensial lavender
  • 5 tetes minyak atsiri jeruk
  • 2 tetes minyak esensial pohon teh (tea tree oil)
  • 2 sdm alkohol
  • 250 ml air bersih

Cara membuat

  1. Campurkan semua bahan dalam satu wadah.
  2. Setelah itu, masukkan cairan dalam sebuah botol khusus.
  3. Kocok hingga merata, lalu semprotkan ke seluruh penjuru ruangan.

Selain menyegarkan ruangan, berbagai minyak esensial di atas juga dapat memberi manfaat kesehatan, seperti:

Kombinasi aroma pengharum lainnya 

mengatasi kulit terbakar matahari

Berikut adalah contoh campuran minyak esensial populer lainnya yang dapat digunakan dalam sebagai pengharum ruangan alami.

Kombinasi 1:

  • 7 tetes minyak esensial jeruk
  • 6 tetes minyak esensial lemon
  • 6 tetes minyak esensial bergamot

Kombinasi 2:

  • 8 tetes minyak esensial bergamot
  • 7 tetes minyak esensial jeruk nipis
  • 3 tetes minyak esensial ylang ylang
  • 2 tetes minyak esensial mawar

Kombinasi 3:

  • 9 tetes minyak esensial chamomile
  • 6 tetes minyak esensial lemon
  • 4 tetes minyak esensial lavender

Kombinasi 4:

  • 10 tetes minyak esensial grapefruit (jeruk bali merah)
  • 6 tetes minyak esensial lavender
  • 4 minyak esensial lemon

Jangan asal meracik minyak esensial

Meski minyak esensial punya segudang manfaat baik untuk tubuh, Anda tak boleh sembarangan.

Supaya mendapatkan manfaat yang optimal, berikut sejumlah hal yang perlu Anda perhatikan.

1. Pastikan tidak punya alergi

manfaat minyak esensial

Minyak esensial dapat memicu reaksi alergi pada beberapa orang.

Sebelum menyemprotkan ke seisi ruangan, pastikan bahwa Anda dan orang-orang rumah tidak punya alergi dengan bahan yang terkandung dalam pengharum tersebut.

Pengharum alami juga sebaiknya tidak semprotkan di ruangan yang ada ibu hamilnya. Beberapa jenis minyak atsiri dicurigai tidak aman karena dapat memicu efek samping pada kehamilan.

Jangan ragu berkonsultasi ke dokter untuk memastikan keamanan minyak esensial yang akan Anda gunakan.

2. Gunakan secukupnya

minyak esensial untuk tenggorokan sakit

Apa pun yang berlebihan pada dasarnya tidaklah baik. Meski terbuat dari bahan alami, pengharum ruangan dari minyak esensial juga memiliki potensi efek samping yang buruk bagi tubuh.

Minyak esensial memiliki aroma yang kuat. Bila digunakan secara berlebihan, Anda mungkin akan mengalami sejumlah reaksi, seperti pusing, sakit kepala, mual, hingga sesak napas.

Maka itu, gunakan pengharum ruangan alami ini secukupnya.

3. Simpan botol di tempat yang aman

pelarut minyak atsiri

Selesai meracik, simpan minyak pada botol yang bersih dan kedap udara. Letakkan botol di tempat yang tidak mudah digapai anak-anak.

Hindari pula botol dari paparan sinar matahari langsung. Paparan panas dapat membuat minyak menguap. Di sisi lain, hal ini juga dapat mengubah senyawa kimia yang terkandung dalam minyak esensial.

Akibatnya, pengharum ruangan alami Anda malah tidak menciptakan bau yang semerbak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Flu

Minyak esensial yang makin marak digunakan untuk gaya hidup sehari-hari ini ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi gejala flu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Flu, Health Centers 15/03/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Minyak Esensial untuk Penambah Semangat Hari-hari Anda

Selain digunakan untuk merilekskan pikiran yang kusut, ternyata ada beberapa jenis minyak esensial yang digunakan sebagai penambah semangat. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 15/02/2020 . Waktu baca 5 menit

Langkah Mudah Membuat Batu Aroma, Pewangi Ruangan Alami

Mengharumkan ruangan dengan batu aroma atau pewangi alami lebih baik untuk kesehatan dibandingkan dengan pewangi kimia. Plus, Anda bisa membuatnya sendiri!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/02/2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Minyak Bunga Kamboja, Minyak Esensial dengan Wangi yang Menenangkan

Minyak bunga kamboja mungkin tidak sepopuler minyak esensial lainnya. Padahal, minyak bunga kamboja memiliki beragam manfaat. Berikut contohnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 06/01/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat minyak mustard

Mengupas Manfaat dan Efek Samping Minyak Mustard

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . Waktu baca 4 menit
minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 4 menit
minyak esensial untuk meredakan stres

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020 . Waktu baca 6 menit
cairan antiseptik diffuser

Bahaya Menggunakan Cairan Antiseptik pada Diffuser

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 17/04/2020 . Waktu baca 4 menit