Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Seberapa kesalnya Anda jika menemukan orang di sebelah Anda memiliki bau badan yang sangat mengganggu? Seberapa malunya Anda jika orang-orang tidak mau mendekat karena bau badan Anda tidak sedap? Bau badan yang mengganggu terjadi ketika bakteri yang ada di kulit mengubah keringat menjadi asam. Akibatnya, muncullah aroma tidak sedap. Hal ini dikenal juga dengan istilah bromhidrosis, osmidrosis, dan ozochrotia.

Keringat sendiri sebenarnya tidak berbau, tetapi perkembangbiakan bakteri pada keringatlah yang dapat menyebabkan timbulnya bau tidak sedap tersebut. Bau badan tidak sedap ini paling banyak muncul saat usia pubertas. Ini akan terus meningkat ketika Anda memakai pakaian yang ketat dalam waktu yang lama.

Anda sebenarnya bisa mengurangi bau badan tidak sedap dengan menggunakan pakaian yang longgar dari bahan yang mampu menyerap keringat seperti katun. Anda juga bisa menggunakan deodoran atau antiperspiran yang bisa membantu membatasi produksi keringat dan pertumbuhan bakteri. Akan tetapi, kadang cara-cara tersebut masih kurang ampuh untuk mengurangi bau badan tidak sedap. Nah, jangan cemas dulu. Memakai bahan-bahan alami yang ada di rumah dapat membantu Anda mengurangi bau badan.

Apa saja bahan-bahan alami untuk mengurangi bau badan?

1. Cuka

Cuka bisa digunakan untuk mengendalikan bau badan tak sedap. Ini lantaran cuka mampu mengubah kadar pH kulit menjadi lebih asam. Kadar pH kulit yang agak asam bisa membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri jahat yang dapat menimbulkan bau tidak sedap tersebut.

Cuka dapat digunakan melalui beberapa macam cara untuk mengurangi bau badan. Anda dapat menggunakan cuka apel yang dicampur dengan air, kemudian dioleskan pada area ketiak Anda. Cara ini dapat membantu mengurangi bau tidak sedap pada ketiak Anda selama seharian.

Beberapa orang juga ada yang mencoba merendam kaki pada air hangat yang telah dicampur beberapa tetes cuka. Hal ini bisa membantu membunuh bakteri atau jamur di kaki, yang biasanya jadi penyebab kaki bau tidak sedap.

2. Daun sage

Ada tiga manfaat yang Anda dapatkan dengan menggunakan daun sage. Pertama, daun sage dapat mengurangi aktifitas kelenjar keringat sehingga dapat mengurangi produksi keringat berlebih.

Manfaat kedua, daun sage merupakan tanaman anti bakteri yang akan mencegah bakteri berkembang biak pada kulit sehingga menyebabkan bau badan.

Sedangkan manfaat yang ketiga, daun sage memiliki aroma alami yang berfungsi sebagai deodoran. Daun sage menawarkan kandungan aromatik yang dapat tetap menjaga Anda tetap harum sepanjang hari.

Nah, Anda dapat menggunakan daun sage ini dalam rupa minyak dan mengoleskannya langsung di bawah ketiak Anda atau di bagian tubuh lainnya yang berbau tidak sedap. Cara lainnya adalah menyeduh daun sage segar bersama teh untuk diminum atau menuangkan minyak sage ke dalam air mandi Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit