home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Seberapa kesalnya Anda jika menemukan orang di sebelah Anda memiliki bau badan yang sangat mengganggu? Seberapa malunya Anda jika orang-orang tidak mau mendekat karena bau badan Anda tidak sedap? Bau badan yang mengganggu terjadi ketika bakteri yang ada di kulit mengubah keringat menjadi asam. Akibatnya, muncullah aroma tidak sedap. Hal ini dikenal juga dengan istilah bromhidrosis, osmidrosis, dan ozochrotia.

Keringat sendiri sebenarnya tidak berbau, tetapi perkembangbiakan bakteri pada keringatlah yang dapat menyebabkan timbulnya bau tidak sedap tersebut. Bau badan tidak sedap ini paling banyak muncul saat usia pubertas. Ini akan terus meningkat ketika Anda memakai pakaian yang ketat dalam waktu yang lama.

Anda sebenarnya bisa mengurangi bau badan tidak sedap dengan menggunakan pakaian yang longgar dari bahan yang mampu menyerap keringat seperti katun. Anda juga bisa menggunakan deodoran atau antiperspiran yang bisa membantu membatasi produksi keringat dan pertumbuhan bakteri. Akan tetapi, kadang cara-cara tersebut masih kurang ampuh untuk mengurangi bau badan tidak sedap. Nah, jangan cemas dulu. Memakai bahan-bahan alami yang ada di rumah dapat membantu Anda mengurangi bau badan.

Apa saja bahan-bahan alami untuk mengurangi bau badan?

1. Cuka

Cuka bisa digunakan untuk mengendalikan bau badan tak sedap. Ini lantaran cuka mampu mengubah kadar pH kulit menjadi lebih asam. Kadar pH kulit yang agak asam bisa membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri jahat yang dapat menimbulkan bau tidak sedap tersebut.

Cuka dapat digunakan melalui beberapa macam cara untuk mengurangi bau badan. Anda dapat menggunakan cuka apel yang dicampur dengan air, kemudian dioleskan pada area ketiak Anda. Cara ini dapat membantu mengurangi bau tidak sedap pada ketiak Anda selama seharian.

Beberapa orang juga ada yang mencoba merendam kaki pada air hangat yang telah dicampur beberapa tetes cuka. Hal ini bisa membantu membunuh bakteri atau jamur di kaki, yang biasanya jadi penyebab kaki bau tidak sedap.

2. Daun sage

Ada tiga manfaat yang Anda dapatkan dengan menggunakan daun sage. Pertama, daun sage dapat mengurangi aktifitas kelenjar keringat sehingga dapat mengurangi produksi keringat berlebih.

Manfaat kedua, daun sage merupakan tanaman anti bakteri yang akan mencegah bakteri berkembang biak pada kulit sehingga menyebabkan bau badan.

Sedangkan manfaat yang ketiga, daun sage memiliki aroma alami yang berfungsi sebagai deodoran. Daun sage menawarkan kandungan aromatik yang dapat tetap menjaga Anda tetap harum sepanjang hari.

Nah, Anda dapat menggunakan daun sage ini dalam rupa minyak dan mengoleskannya langsung di bawah ketiak Anda atau di bagian tubuh lainnya yang berbau tidak sedap. Cara lainnya adalah menyeduh daun sage segar bersama teh untuk diminum atau menuangkan minyak sage ke dalam air mandi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Allen C., Havlíček J., Roberts S. C. (2015). Effect of fragrance use on discrimination of individual body odour. Psychol. 6:1115 10.3389/fpsyg.2015.01115

Kolarsick, P. A. J., Kolarsick, M. A., & Goodwin, C. (2011). Anatomy and Physiology of the Skin. Journal of the Dermatology Nurses’ Association, 3(4), 203–213. http://doi.org/10.1097/JDN.0b013e3182274a98

Goldsmith LA, et al., eds. Biology of eccrine and apocrine glands. In: Fitzpatrick’s Dermatology in General Medicine. 8th ed. New York, N.Y.: The McGraw-Hill Companies; 2012. http://www.accessmedicine.com. Accessed July 6, 2017.

Perspiration. Natural Medicines. https://naturalmedicines.therapeuticresearch.com/. Accessed July 7, 2017.

Kanlayavattanakul M, et al. Body malodours and their topical treatment agents. International Journal of Cosmetic Science. 2011;33:298.

http://www.medicaldaily.com/natural-body-odor-remedies-4-ways-eliminate-body-odor-good-hygiene-300446b. Accessed July 6, 2017.

 

Foto Penulis
Ditulis oleh dr. Marsha Desica Arsanta pada 21/01/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x