Hindari Cotton Bud, Begini Cara Membersihkan Telinga yang Benar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Membersihkan telinga tidak boleh sembarangan. Salah-salah bisa bikin pendengaran Anda terganggu. Itulah mengapa Anda perlu berhati-hati saat membersihkan telinga. Lalu, bagaimana cara membersihkan telinga yang benar?

Sebenarnya telinga mampu membersihkan dirinya sendiri

Telinga sudah punya kemampuan untuk membersihkan dan mengeluarkan kotorannya sendiri. Jadi, normalnya kotoran telinga tidak akan menyumbat saluran pendengaran Anda.

Ketika Anda mengunyah atau menggerakkan rahang saat berbicara, kotoran telinga akan berjalan keluar, mengering dan jatuh dengan sendirinya. Kecuali, Anda menggunakan cotton bud atau benda lainnya yang dimasukkan ke dalam telinga dan akhirnya membuat kotoran terdorong ke dalam.

Jika Anda tetap menggunakan suatu alat atau bahkan memasukkan jari ke dalam telinga, malah Anda yang membuat kotoran terperangkap di dalam.

Jadi, bagaimana cara membersihkan telinga yang benar?

cara menggunakan obat tetes telinga

Meski secara alami telinga akan membersihkan dirinya sendiri, terkadang penumpukan lilin yang dihasilkan telinga membuat tidak nyaman. Maka itu, Anda bisa melakukan beberapa cara membersihkan telinga yang benar.

Cara membersihkan telinga yang dianjurkan adalah dengan menggunakan obat tetes telinga, tetes peroksida hidrogen dan teteskan minyak zaitun atau baby oil.

Cara tersebut bisa membantu melarutkan kotoran telinga atau melunakannya jika sudah mengeras. Anda bisa meneteskan beberapa tetes hidrogen peroksida ke kapas basah dan menerapkannya ke telinga Anda. Atau Anda juga bisa menggunakan pipet bersih untuk meneteskan larutan tersebut ke dalam telinga.

Sementara itu, Anda juga dapat membeli obat tetes telinga yang dijual bebas, yang berbasis air atau minyak yang dapat melunakan kotoran telinga. Biasanya mengandung karbamid peroksida, yang mirip dengan hidrogen peroksida.

Pakai obat telinga sesuai instruksi

Gunakan obat tetes telinga sesuai anjuran pada kemasan atau saran dari dokter. Sebelum Anda meneteskan bahan tersebut, miringkan kepala Anda sehingga telinga yang terkena mengarah ke atas selama beberapa menit.

Ini akan memungkinkan cairan menetes ke dalam saluran telinga untuk mencapai sumbatan. Selain itu, perhatikan jika Anda merasa ada luka di dalam telinga Anda, atau telinga Anda terasa sakit, sebaiknya jangan menggunakan obat tetes telinga tersebut.

Setelah beberapa menit, miringkan kepala dengan cara lain akan memungkinkan cairan dan kotoran telinga mengalir sampai saluran telinga bersih.

Namun, jika cara ini tidak berhasil, tanyakan kepada dokter untuk mendapatkan cara terbaik lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Headset vs. Headphone, Mana yang Lebih Baik untuk Digunakan?

Walaupun sama-sama untuk mendengarkan musik, ternyata ada perbedaan agar tahu mana yang lebih baik diantara headphone atau headset.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 06/06/2019 . Waktu baca 3 menit

Membersihkan Telinga Jangan Sering-Sering! (Kapan Waktu yang Tepat?)

Membersihkan kotoran telinga tak boleh dilakukan setiap saat. Ini waktu yang tepat membersihkannnya agar telinga tetap bersih dan sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat 23/05/2019 . Waktu baca 3 menit

6 Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Kebersihan dan Kesehatan Telinga

Merawat kebersihan dan kesehatan telinga ternyata tidak bisa sembarangan, lho! Perhatikan beberapa hal berikut ini supaya Anda tidak salah langkah.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/11/2018 . Waktu baca 5 menit

Kotoran Telinga Kok Berubah Jadi Hitam, Apa Sebabnya?

Warna kotoran telinga bisa berubah setiap waktu; kuning atau cokelat. Namun dapat juga berubah jadi hitam. Apa saja penyebab kotoran telinga berwarna hitam?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/11/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Makan Makanan Sehat Dapat Membantu Menjaga Fungsi Pendengaran, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020 . Waktu baca 5 menit
membersihkan telinga yang benar

Kesalahan Saat Membersihkan Telinga yang Mulai Harus Dihentikan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 16/03/2020 . Waktu baca 4 menit
merawat telinga memakai headset

4 Tips Merawat Telinga untuk Anda yang Sering Memakai Headset

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 01/09/2019 . Waktu baca 4 menit
tidur pakai sumbatan telinga

Menggunakan Penutup Telinga untuk Tidur, Aman Tidak, Ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2019 . Waktu baca 3 menit