Atasi Insomnia Dengan Teknik Relaksasi Sederhana Ini, Yuk!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19/12/2018 . 3 mins read
Bagikan sekarang

Saat mengalami insomnia, tubuh terasa tak karuan. Tubuh bisa saja lelah tapi untuk memejamkan mata hingga terlelap rasanya sangat sulit. Jika sudah berhasil tidur, terkadang ada saja yang membuat Anda terbangun tengah malam hingga sulit untuk kembali memejamkan mata. Jangan khawatir, coba atasi insomnia Anda dengan mempraktikkan teknik relaksasi sederhana ini.

Urutan teknik relaksasi untuk atasi insomnia

penyakit gangguan tidur

Jika Anda mengalami insomnia, sebaiknya lakukan latihan relaksasi sederhana ini sebelum tidur atau saat terbangun di malam hari dan mengalami kesulitan untuk kembali terlelap. Kunci dari teknik relaksasi ini yaitu fokus pada pernapasan dan juga tubuh. Berikut urutannya dilansir dari National Sleep Foundation:

1. Cari posisi tidur paling nyaman

Hal pertama yang perlu dilakukan yaitu mencari posisi yang menurut Anda paling nyaman untuk tidur. Anda bisa berbaring telentang atau menyamping. Biarkan diri Anda merasa rileks, kemudian fokus pada apa yang dirasakan. Saat fokus dan rileks, Anda bisa merasakan tubuh dan permukaan kasur terasa melekat. Lepaskan semua ketegangan agar otot bisa mengendur secara perlahan.

2. Fokuskan perhatian pada tubuh

Jika pikiran Anda mulai melayang ke kejadian menyebalkan tadi pagi atau pekerjaan esok hari, perlahan bawa kembali perhatian Anda pada tubuh. Memang tidak mudah, tetapi jika terus dilatih Anda pasti bisa memusatkan perhatian pada tubuh.

Rasakan betapa badan terasa sangat pegal dan kasur yang begitu nyaman untuk menopang tubuh. Kemudian, coba rasakan kembali tiap bagian tubuh dari mulai kepala hingga jari-jari kaki. Lepaskan semua ketegangan dan jangan memikirkan apa pun selain apa yang Anda rasakan pada tubuh saat itu.

3. Dengarkan suara napas

Setelah Anda fokus pada tubuh, langkah selanjutnya adalah konsentrasi pada suara napas. Coba dengar dan rasakan setiap tarikan serta embusan napas Anda. Jika pikiran kembali melayang-layang, secara perlahan coba bawa kembali perhatian Anda dengan mendengarkan suara napas.

Rasakan juga udara yang melewati hidung Anda. Rasakan sensasi kesejukan di hidung saat Anda menghirupnya dan rasa hangat saat mengembuskannya.

4. Tarik napas dalam-dalam

Untuk membantu tubuh agar lebih rileks, yang perlu Anda lakukan selanjutnya ialah menarik napas dalam-dalam. Tarik melalui hidung dan embuskan selambat mungkin melalui mulut. Agar lebih fokus, pegang perut Anda saat bernapas dan rasakan sensasi naik turunnya. Ulangi hal ini selama beberapa kali hingga Anda merasa jauh lebih rileks dari sebelumnya.

Bernapas dalam-dalam membantu mengurangi ketegangan otot, memperlambat laju pernapasan dan detak jantung, serta menurunkan tekanan darah dan metabolisme. Tarikan serta embusan napas yang panjang dan lambat sangat mirip dengan laju napas saat tidur. Dengan begitu, Anda berusaha meniru pola pernapasan ini untuk membantu tubuh untuk lebih santai sama seperti saat sedang tidur.

Lakukan teknik relaksasi ini selama beberapa menit untuk membantu tubuh agar lebih rileks. Setiap kali pikiran Anda keluar dari jalurnya, kembalikan secara perlahan dengan memusatkan perhatian pada suara napas Anda.

Daripada langsung menggunakan obat, tak ada salahnya mencoba terlebih dahulu teknik relaksasi yang satu ini untuk atasi insomnia Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Udara Kotor Bisa Bikin Susah Tidur?

Selain memberikan dampak buruk untuk kesehatan paru-paru dan jantung, udara kotor ternyata juga dapat mempengaruhi tidur Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 01/04/2020 . 4 mins read

Benarkah Ada Hubungan Psoriasis dengan Insomnia?

Psoriasis adalah penyakit perandangan kulit. Kondisi ini disebut-sebut dapat memicu insomnia. Bagaimana sebenarnya hubungan psoriasis dengan insomnia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Penyakit Kulit, Health Centers 18/03/2020 . 4 mins read

Tips Tidur Nyenyak untuk Melawan Cuaca yang Terlalu Dingin

Untuk tidur nyenyak saat kedinginan terkadang tidak selalu mudah. Berikut tips dan cara agar tetap tidur berkualitas dengan melawan cuaca dingin.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 15/03/2020 . 4 mins read

Posisi Tidur Menggambarkan Kondisi Hubungan Anda dengan Pasangan

Pergerakan saat tidur memang tidak dilakukan dengan tak sadar, tapi ternyata posisi tidur bisa menggambarkan hubungan Anda dengan pasangan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14/03/2020 . 5 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

mimpi buruk saat demam

Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 mins read

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . 5 mins read
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . 6 mins read
susah tidur selama pandemi COVID-19

Atasi Susah Tidur Akibat Stres Selama Pandemi COVID-19 dengan 4 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . 7 mins read