Benarkah Rutin Makan Brokoli Bisa Membantu Mencegah Kanker?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21/04/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Penyakit kanker sampai saat ini masih menjadi penyakit yang ditakuti oleh banyak orang sebab dapat menyebabkan kematian. Semua orang berisiko mengalami kanker di kemudian hari, tetapi dengan tingkat risiko yang berbeda-beda.

Tingkatan risiko penyakit kanker tentu saja dipengaruhi oleh gaya hidup serta pola makan Anda. Untuk mengurangi risiko kanker, Anda bisa menambahkan brokoli ke dalam menu makanan Anda. Sebab, brokoli adalah salah satu makanan yang telah terbukti dapat mencegah kanker.

Zat apa yang ada di dalam brokoli sehingga sayuran ini dapat mencegah kanker tumbuh? Seberapa banyak brokoli yang harus dimakan agar tidak diserang oleh penyakit kanker?

Mencegah kanker dengan makan brokoli

Brokoli harus ada di menu makan Anda setiap hari, sebab manfaat brokoli mampu mencegah kanker bukan hanya sekadar isapan jempol belaka. Ya, faktanya hal ini telah dibuktikan dalam beberapa penelitian ilmiah. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Oregon State University.

Penelitian yang dimuat di dalam Journal of Nutritional Biochemistry ini berhasil membuktikan jika zat di dalam brokoli ampuh untuk mencegah sel kanker tumbuh dengan cepat. Ya, brokoli juga dianggap dapat membantu pengobatan pasien kanker karena sifatnya yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker. dalam penelitian ini, brokoli berhasil menghambat perkembangan kanker prostat.

Bagaimana brokoli dapat mencegah kanker?

Dalam penelitian tersebut, peneliti menemukan zat sulforaphne pada brokoli yang mampu mencegah kanker serta menghambat pertumbuhan kanker. Sulforaphne termasuk ke dalam zat kimia yang berasal dari tumbuhan yang dipercaya dapat memicu tubuh untuk mengubah gennya. Perubahan gen yang terjadi ini membuat tubuh lebih kebal terhadap pertumbuhan kanker, sehingga sel kanker pun tidak akan dapat berkembang.

Berapa banyak brokoli yang harus saya makan untuk mencegah kanker?

Sebenarnya, porsi makan brokoli sama dengan porsi sayur sehari-hari. Menurut World Health Organization dan Kementerian Kesehatan, minimal porsi makan sayur yang harus dikonsumsi dalam sehari adalah sekitar 250 gram atau setara dengan dua setengah gelas. Anda bisa membaginya menjadi tiga kali makan, sehingga dalam satu kali waktu makan Anda mengonsumsi satu gelas brokoli. 

Satu gelas brokoli yang Anda makan tersebut mengandung 25 kalori, 5 gram karbohidrat, dan 1 gram protein. Sehingga, tidak masalah jika Anda ingin makan lebih banyak brokoli dalam satu hari, sebab kalori yang terkandung di dalamnya cukup sedikit.

Namun hati-hati dengan teknik memasak yang Anda gunakan dalam menyajikan brokoli. Teknik memasak yang salah justru akan membuat zat gizi brokoli, termasuk sulforaphne, menjadi hilang. Semakin tinggi suhu pemasakan yang digunakan, semakin banyak zat gizi yang akan hilang. Oleh sebab itu, sebaiknya masak brokoli dengan cara direbus atau ditumis dalam waktu yang sebentar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit