Apa Penyebab Skoliosis dan Bisakah Disembuhkan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Skoliosis merupakan masalah yang berhubungan dengan tulang, di mana bentuk tulang belakang tidak lurus seperti normalnya. Tulang belakang milik pengidap skoliosis akan terlihat melengkung ke samping. Biasanya bagian tulang yang paling umum terlihat melengkung adalah dada (skoliosis torakal) dan bagian bawah punggung (skoliosis lumbal). Memang, apa sih yang jadi penyebab skoliosis?

Apa penyebab skoliosis?

1. Faktor genetik

Kebanyakan kasus skoliosis tidak diketahui apa penyebab pastinya, ini disebut dengan skoliosis idiopatik. Skoliosis idiopatik biasanya dipengaruhi oleh faktor genetik.

Skoliosis idiopatik lebih mungkin terjadi pada orang dewasa dibandingkan anak-anak. Skoliosis pada orang dewasa ini biasanya berkembang di punggung bagian bawah ketika piringan tulang dan sendi tulang belakang mulai aus saat Anda menua. Jika Anda atau salah satu anak Anda mengalami skoliosis, pastikan anak Anda yang lain juga dipantau secara teratur.

Skoliosis yang didiagnosis saat masa remaja bisa berlanjut sampai dewasa. Semakin besar sudut kelengkungan tulang belakang, semakin besar kemungkinan sudut kelengkungan bertambah dari waktu ke waktu. Jika Anda mempunyai skoliosis, sebaiknya periksakan punggung Anda secara teratur.

2. Bawaan lahir atau kongenital

Penyebab skoliosis lainnya yaitu faktor bawaan lahir. Skoliosis kongenital muncul karena ada masalah ketika tulang belakang terbentuk di rahim. Tulang belakang bisa gagal terbentuk sepenuhnya atau gagal berpisah satu sama lain selama perkembangan janin. Dokter bisa mendeteksi kondisi ini saat anak baru lahir, atau mungkin baru bisa ditemukan saat masa remaja.

3. Masalah neuromuskular

Skoliosis yang disebabkan oleh kondisi saraf dan otot yang mendasarinya disebut dengan skoliosis neuromuskular. Skoliosis jenis ini bisa disebabkan oleh kondisi, seperti cacat lahir, distrofi otot, cerebral palsy, Marfan syndrome, dan Down syndrome. Anak dengan kondisi ini sering mempunyai tulang belakang skoliosis dengan bentuk C dan memiliki otot lemah yang tidak mampu menahan tulang-tulangnya agar lurus. Skoliosis jenis ini seringnya lebih parah dan membutuhkan penanganan lebih daripada skoliosis jenis lain.

4. Fungsional

Skoliosis nonstruktural adalah kondisi tulang belakang yang dapat bekerja dengan normal namun bentuknya melengkung. Hal ini bisa terjadi karena alasan fungsional, seperti salah satu kaki lebih panjang, kejang otot, dan peradangan seperti radang usus buntu. Skoliosis jenis ini bisa disembuhkan bila masalah yang terkait dengan fungsional tubuh Anda tersebut diobati.

Apakah skoliosis bisa disembuhkan?

Peluang skoliosis bisa disembuhkan atau tidak akan tergantung dari usia Anda, seberapa parah kelengkungan tulangnya, dan apakah kondisinya bertambah buruk seiring waktu. Banyak orang dengan skoliosis tidak memerlukan perawatan apapun, sementara segelintir lainnya perlu melakukan operasi tulang belakang.

Bayi atau balita yang mengalami skoliosis mungkin tidak memerlukan perawatan jika kelengkungannya bisa membaik seiring waktu. Saat bayi tumbuh, bayi bisa mengenakan brace pada punggungnya untuk menghentikan lengkungan semakin memburuk.

Sedangkan, anak yang lebih tua juga bisa menggunakan brace punggung untuk menghentikan lengkungan tulang semakin memburuk sampai mereka berhenti tumbuh. Operasi mungkin kadang dibutuhkan untuk mengendalikan pertumbuhan tulang belakang.

Operasi untuk meluruskan tulang bisa dilakukan saat tulang berhenti tumbuh atau saat sudah dewasa. Orang dewasa yang mengalami skoliosis juga memerlukan perawatan untuk menghilangkan rasa sakit, seperti obat penghilang rasa sakit atau suntikan tulang belakang.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 14, 2017 | Terakhir Diedit: September 5, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca