Benarkah Banyak Minum Air Bisa Cegah Infeksi Saluran Kemih?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Infeksi saluran kencing lebih umum menyerang wanita daripada pria. Paling tidak, sekitar 40-60 persen perempuan akan mengalaminya satu kali di sepanjang hidupnya. Satu dari 4 perempuan bahkan rentan mengalami infeksi kambuhan, apabila tidak dicegah dan ditangani sampai tuntas di waktu sebelumnya. Sebenarnya Anda tak perlu sampai repot-repot menebus obat infeksi saluran kencing di apotek. Trik sederhana satu ini terbilang cukup ampuh untuk menurunkan risiko Anda terinfeksi ISK, bahkan tanpa efek samping obat. Apa itu?

Mengapa perempuan lebih rentan terkena infeksi saluran kencing (ISK)?

Infeksi saluran kencing merupakan infeksi yang bisa terjadi di bagian manapun pada sistem kemih Anda, bisa menyerang ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Sebagian besar infeksi biasanya menyerang saluran kemih bawah, yaitu kandung kemih dan uretra (saluran terakhir yang membuang urin ke luar tubuh).

Wanita memiliki uretra yang lebih pendek daripada pria. Selain itu, uretra wanita juga berada lebih dekat ke anus. Kedua faktor ini membuat bakteri yang ada di vagina dan/atau anus bisa lebih mudah masuk ke dalam kandung kemih wanita. Aktivitas seksual juga dapat memicu perpindahan bakteri dari vagina ke uretra, sehingga bisa menyebabkan infeksi pada saluran kemih.

Minum air putih lebih ampuh cegah infeksi daripada harus minum obat infeksi saluran kencing

Pernyataan di atas dilaporkan oleh sebuah penelitian milik University of Miami School of Medicine setelah melibatkan sebanyak 140 orang perempuan sehat berusia dibawah 45 tahun yang setidaknya pernah terinfeksi ISK minimal tiga kali dalam satu tahun terakhir. Separuh dari partisipan diminta untuk lebih banyak minum air hingga 2,5 liter per hari, sementara yang lainnya tetap minum dalam porsi biasanya mereka sehari-hari.

Setelah diamati selama satu tahun, peneliti menemukan bahwa perempuan yang minum sedikit air mengalami peningkatan risiko infeksi saluran kencing hingga tiga kali lipat, sedangkan perempuan yang banyak minum air putih hanya mengalami rata-rata peningkatan hingga 1,6 kali. Secara total, peneliti menyimpulkan risiko infeksi saluran kencing setelah meningkatkan asupan air putih menurun hingga 48 persen.

Peningkatan risiko infeksi pada wanita yang jarang minum air putih juga berarti bahwa mereka juga harus tiga kali bolak-balik mengonsumsi lebih banyak antibiotik sebagai obat infeksi saluran kencing. Sebaliknya, kelompok wanita yang banyak minum air putih hanya membutuhkan dua kali resep.

Mengapa minum air yang banyak dapat mengurangi risiko ISK?

Banyak minum air putih memicu Anda untuk lebih sering buang air kecil. Secara tidak langsung, bolak-balik pipis dapat membantu membilas lebih banyak bakteri yang masuk ke dalam kandung kemih. Hal ini pun membantu mengurangi kemungkinan bakteri untuk menempel pada sel-sel di dinding saluran kemih yang dapat menimbulkan infeksi.

Minum air yang cukup

Terlepas dari temuan penelitia di atas, banyak dokter yang telah lama menyarankan setiap wanita untuk memperbanyak minum air putih untuk menurunkan risiko terkena ISK. Kebutuhan air tiap orang bisa berbeda-beda. Namun pada umumnya, minum air putih 8 gelas sehari (sekitar 2 liter) dapat mencukupi kebutuhan air banyak orang.

Minum air merupakan cara yang mudah dan aman untuk mencegah infeksi daripada harus mengonsumsi obat infeksi saluran kencing. Pengurangan konsumsi antibiotik juga dapat membantu menurunkan risiko terjadinya resistensi antibiotik.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 1, 2017 | Terakhir Diedit: November 1, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca