Teh hijau atau green tea memang memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan karena kandungan antioksidan tinggi, terutama katekin. Namun, selain untuk kesehatan, benarkah teh hijau juga efektif menghilangkan jerawat?
Teh hijau atau green tea memang memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan karena kandungan antioksidan tinggi, terutama katekin. Namun, selain untuk kesehatan, benarkah teh hijau juga efektif menghilangkan jerawat?

Selain untuk kesehatan tubuh, teh hijau efektif untuk menyembuhkan kulit berjerawat. Hal ini karena kandungan polifenol di dalamnya yang disebut katekin.
Katekin yang terkandung dalam teh hijau bersifat antioksidan yang mampu mengatasi jerawat.
Berikut cara kerja green tea dalam meredakan jerawat yang diketahui beberapa penelitian.
Katekin di dalam teh hijau membantu melawan radikal bebas dalam tubuh yang dapat menyebabkan peradangan dan merusak sel-sel kulit.
Pasalnya, peradangan kulit sering kali menjadi penyebab jerawat.
Selain itu, green tea kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG), polifenol yang bersifat antimikroba.
EGCG dapat menghambat berbagai aktivitas bakteri, termasuk Propionibacterium acnes, yang merupakan bakteri penyebab jerawat.
Green tea juga bersifat antiandrogenik atau menurunkan hormon androgen dalam tubuh secara alami. Pasalnya, kadar androgen yang tinggi merangsang kelenjar sebasea untuk memproduksi lebih banyak sebum.
Hal inilah yang dapat menyumbat pori-pori, meningkatkan pertumbuhan bakteri, dan menimbulkan jerawat hormonal.
Salah satu penelitian dalam jurnal Complementary Therapies in Medicine melakukan penelitian efek teh hijau terhadap jerawat. Penelitian ini dilakukan pada 80 wanita yang mengalami jerawat dengan tingkat keparahan sedang hingga parah.
Hasilnya, 64 dari 80 wanita yang mengonsumsi suplemen ekstrak teh hijau tanpa kafein diketahui memiliki lebih sedikit jerawat di T-Zone, yaitu di sekitar hidung, mulut, dan dagu.
Penelitian lain dalam jurnal Phytotherapy research juga mengatakan bahwa teh hijau bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan jerawat.
Hasil penelitian membandingkan teh hijau secara topikal dan oral. Hasilnya, teh hijau yang digunakan secara topikal efektif mengurangi jumlah jerawat, dan mempercepat penyembuhan.
Penggunaan teh hijau secara oral masih efektif untuk kulit jerawatan, tetapi efeknya tidak sekuat saat dioleskan.
Sayangnya, penelitian tersebut juga mengatakan efek penyembuhan jerawat berdampak berbeda-beda pada setiap orang.
Manfaat teh hijau untuk jerawat memang sudah banyak yang meneliti. Akan tetapi, jangan menggantungkan pengobatan jerawat Anda hanya pada teh hijau saja.
Pasalnya, bukti bahwa kemanjuran ekstrak teh hijau untuk kulit berjerawat masih harus ditinjau lebih jauh lagi.
Yang harus dipahami, cara merawat kulit berjerawat adalah dengan menghindari segala macam hal yang dapat pemicu jerawat.
Jadi, bisa disimpulkan green tea baik untuk kulit berjerawat karena sifat antioksidan, antiradang, antimikroba, antiandrogenik, dan EGCG yang efektif mengurangi produksi sebum pada kulit sehingga mengurangi jerawat.

Cara penggunaan teh hijau untuk kulit berjerawat bisa dengan oral atau topikal. Berikut beberapa caranya.
Nah, jadi sekarang Anda sudah mengetahui bahwa teh hijau mampu mengatasi kulit berjerawat.
Namun, harus diingat untuk menggunakan teh hijau dengan cara yang tepat, konsisten, dan dosisnya sesuai untuk kondisi tubuh Anda.
Hal ini agar manfaat green tea yang dirasakan maksimal sehingga jerawat pun segera hilang dari kulit Anda.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
EFSA assesses safety of green tea catechins. (2018). Retrieved 21 February 2024, from https://www.efsa.europa.eu/en/press/news/180418
Warren, R. M. (2022). The Benefits of Tea. Retrieved 21 February 2024, from https://www.consumerreports.org/health/healthy-eating/benefits-of-tea-a3247818759/
Saric, S., Notay, M., & Sivamani, R. K. (2016). Green Tea and Other Tea Polyphenols: Effects on Sebum Production and Acne Vulgaris. Antioxidants (Basel, Switzerland), 6(1), 2. https://doi.org/10.3390/antiox6010002
Siu, S. Y., Ferzli, G. M., & Brody, N. (2017). Topical green tea polyphenols and caffeine as a treatment for acne vulgaris. SKIN The Journal of Cutaneous Medicine, 1, s55-s55.
Kim, S., Park, T. H., Kim, W. I., Park, S., Kim, J. H., & Cho, M. K. (2021). The effects of green tea on acne vulgaris: A systematic review and meta-analysis of randomized clinical trials. Phytotherapy research : PTR, 35(1), 374–383. https://doi.org/10.1002/ptr.6809
Lu, P. H., & Hsu, C. H. (2016). Does supplementation with green tea extract improve acne in post-adolescent women? A randomized, double-blind, and placebo-controlled clinical trial. Complementary therapies in medicine, 25, 159–163. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2016.03.004
Versi Terbaru
28/02/2024
Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala
Ditinjau secara medis oleh
dr. Patricia Lukas Goentoro
General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)