4 Senam Sederhana untuk Mengencangkan Vagina

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Salah satu kecemasan yang dirasakan wanita tapi enggan untuk diungkapkan adalah masalah vagina yang tak lagi rapat seperti dulu. Organ intim yang satu ini tentu sangat memengaruhi kehidupan seksual seorang wanita dan pasangannya. Pasalnya, vagina yang sudah tak kencang bisa membuat para wanita kehilangan kepercayaan diri serta kepuasan seksual saat berhubungan seks. Selain itu, otot vagina yang mengendur juga bisa berdampak pada kesehatan. Namun jangan khawatir dulu, Anda masih bisa melakukan beragam senam untuk mengencangkan vagina yang terasa kendur. Berikut adalah informasi lengkap yang perlu diketahui kalau Anda ingin mengencangkan dan mengembalikan keremajaan organ intim Anda.

Tanda-tanda vagina sudah tidak rapat

Tak seperti otot-otot pada tangan atau kaki yang digunakan sehari-hari, otot-otot di sekitar vagina seperti otot panggul bawah dan otot kandung kemih tidak akan begitu terasa ketika mulai melemas. Maka, perhatikan tanda-tanda di bawah ini. Jika Anda mengalaminya, bisa jadi daerah kewanitaan Anda sudah tak kencang lagi seperti dulu.

Inkontinensia urin

Kondisi inkontinensia urin terjadi ketika wanita sering mengompol secara tiba-tiba atau sulit menahan desakan untuk buang air kecil. Salah satu pemicu kondisi ini adalah otot kandung kemih yang biasanya bertanggung jawab untuk mengendalikan laju urin melemah. Akibatnya, otot tersebut kesulitan berkontraksi ketika harus menahan keluarnya urin.

BACA JUGA: Inkontinensia Urin: Saat Orang Dewasa Tidak Bisa Menahan Kencing

Sulit mendapat kepuasan seksual

Kalau vagina Anda mengendur, Anda dan pasangan mungkin akan sulit mencapai klimaks atau mendapat kepuasan saat berhubungan seks. Jika posisi atau aktivitas seksual yang biasa Anda lakukan bersama pasangan bisa membawa Anda menuju puncak kenikmatan sudah tidak mempan lagi, mungkin penyebabnya adalah vagina yang tak kencang.

Vagina mudah dimasukkan dengan jari atau objek tertentu

Salah satu cara yang paling mudah untuk melihat apakah vagina sudah tidak rapat lagi adalah dengan memasukkan jari-jari. Jika dua atau tiga jari bisa dengan mudah masuk tanpa rasa sakit atau sensasi tertentu, ini berarti otot-otot di daerah kewanitaan Anda sudah tidak bekerja sebaik dulu lagi.

Penyebab otot vagina tak lagi kencang

Anda tidak perlu merasa malu apalagi kecewa dengan diri sendiri kalau mengalami masalah ini. Meskipun jarang dibicarakan secara terbuka, otot vagina yang melemas adalah sebuah kondisi yang umum dialami wanita. Salah satu penyebabnya adalah proses penuaan alami. Seiring bertambahnya usia, kadar hormon estrogen akan menurun sehingga otot panggul bawah pun jadi melemah. Selain itu, bibir vagina juga akan kehilangan kelenturannya sehingga vagina jadi terasa lebih longgar.

Jika Anda masih muda tapi sudah mengalami masalah ini, tak perlu khawatir. Organ intim Anda juga bisa merenggang karena proses persalinan normal. Biasanya wanita yang baru saja melahirkan akan mengalami masalah ini.

BACA JUGA: 10 Makanan yang Bisa Menunda Proses Penuaan

Senam untuk mengencangkan vagina

Berapa pun usia atau penyebab vagina Anda tak lagi rapat, ada cara mudah untuk meremajakan kembali organ kewanitaan Anda. Silakan contek beragam senam untuk mengencangkan vagina berikut ini dan buktikan sendiri hasilnya.

1. Senam Kegel

Cara melakukan senam Kegel sangat mudah. Pertama, Anda harus tahu di mana letak otot panggul bawah Anda. Berpura-puralah untuk menahan diri ketika ingin buang air kecil. Otot yang berkontraksi saat Anda menahan kencing adalah otot panggul bawah. Setelah mengetahui letaknya, Anda bisa melatih otot panggul bawah sambil berbaring, duduk, atau berdiri. Pastikan bahwa kantong kemih Anda sudah kosong. Kemudian, kencangkan dan tahan otot tersebut selama lima detik. Bernapaslah seperti biasa selama Anda melakukan senam ini. Lepaskan otot dan beri jeda selama sepuluh detik sebelum mengulanginya lagi.

Jika sudah terbiasa melakukan senam Kegel, Anda bisa menambah durasi saat melatih otot panggul bawah jadi sepuluh detik. Beri jeda selama sepuluh detik pula. Ulangi latihan tersebut selama kira-kira lima kali dalam satu sesi senam.  

BACA JUGA: Serba-serbi Senam Kegel untuk Meningkatkan Kualitas Seks

2. Angkat kaki

Baringkan punggung Anda di atas alas yang datar. Perlahan-lahan, angkat kedua kaki Anda hingga tegak lurus membentuk sudut 90 derajat. Posisikan kedua tangan Anda pada masing-masing sisi tubuh. Tahan posisi ini selama yang Anda mampu atau kira-kira delapan detik. Kemudian, turunkan kembali kedua kaki Anda perlahan-lahan sampai posisi tubuh Anda berbaring lurus. Ulangi lagi gerakan tersebut sampai kira-kira sepuluh kali. Jika sudah terbiasa, Anda bisa mengulangi senam ini hingga tiga sampai lima kali sehari.

3. Squat

Berdirilah dengan tegak. Buka kaki Anda hingga sedikit lebih lebar dari pinggul Anda. Rentangkan kedua tangan ke samping seperti melebarkan sayap. Secara perlahan, turunkan pinggul Anda sampai kedua lutut Anda menekuk, seolah-olah Anda ingin berjongkok. Pastikan bahwa kedua kaki Anda tetap terbuka lebar. Tahan posisi ini sambil mengencangkan otot perut, pinggul, pantat, panggul, dan paha selama yang Anda mampu. Setelah itu, berdirilah kembali ke posisi semula dan ulangi gerakan ini sampai dua belas kali.

4. Senam pinggul

Baringkan punggung Anda di atas alas yang datar. Tekuk kedua lutut dan pastikan kedua telapak kaki Anda menyentuh alas sehingga sudut lutut Anda membentuk segitiga. Posisikan kedua tangan Anda di samping tubuh. Lebarkan kedua lutut Anda sampai sebatas pinggul. Lalu, angkat pinggul dan pantat Anda sambil menahan agar bahu tetap menyentuh alas. Dalam posisi pinggul di udara, gerakkan pinggul Anda membentuk angka delapan. Turunkan tubuh dengan menempelkan punggung bawah ke lantai, diikuti dengan pinggul Anda. Ulangi gerakan tersebut sampai delapan kali.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan Mei 14, 2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan Mei 9, 2020

8 Fakta Menarik Seputar Orgasme pada Wanita

Benarkah wanita bisa mengalami orgasme ganda? Berapa lama wanita harus diberi rangsangan untuk mencapai orgasme? Temukan jawabannya di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan Mei 7, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Tanggal tayang Mei 26, 2020
tips olahraga

Agar Tetap Bugar Selama Liburan, Sontek 4 Tips Olahraga Mudah Ini

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Fajarina Nurin
Tanggal tayang Mei 25, 2020
senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal tayang Mei 17, 2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang Mei 17, 2020