Penyebab Vagina Kendur dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setelah melahirkan atau sudah memasuki usia menopause, banyak wanita mengkhawatirkan kondisi kesehatan reproduksinya. Salah satu keluhan yang muncul antara lain vagina mengendur.  Keluhan ini juga dikenal dengan istilah sindrom vagina kendur (vaginal relaxation syndrome).

Biasanya kondisi ini ditandai dengan hilangnya gairah bercinta, sulit mendapatkan kenikmatan seksual atau orgasme, serta dalam beberapa kasus wanita akan mengalami inkontinensia urin yaitu sulit mengendalikan laju urin.

BACA JUGA: Inkontinensia Urin: Saat Orang Dewasa Tidak Bisa Menahan Kencing

Apabila Anda mengalami tanda-tanda tersebut, bisa jadi Anda memiliki kondisi sindrom vagina kendur. Sindrom ini bisa disembuhkan dan pada kebanyakan kasus tidak membahayakan. Untuk mencari tahu lebih lanjut soal sindrom vagina kendur, baca terus informasi berikut.

Apa itu sindrom vagina kendur?

Sindrom vagina kendur adalah kondisi di mana dinding, otot, serta jaringan vagina melemah. Vagina jadi tidak bisa berkontraksi seperti biasanya. Inilah yang membuat vagina terasa tidak rapat, jadi lebih longgar. Sindrom ini bukan penyakit, melainkan kondisi medis.

BACA JUGA: 4 Senam Sederhana untuk Mengencangkan Vagina

Bagaimana vagina bisa mengendur?

Pada kebanyakan kasus, kondisi ini terjadi karena dinding vagina meregang terlalu lebar akibat proses persalinan normal. Akan tetapi, biasanya perlahan-lahan vagina akan kembali lagi pada bentuk awalnya. Sindrom vagina kendur juga bisa dialami wanita yang sudah lanjut usia atau memasuki usia menopause. Pada wanita menopause atau lanjut usia, dinding vagina menipis karena kurangnya kadar kolagen dan hormon estrogen. Akibatnya, dinding vagina yang seharusnya tetap kencang dan elastis jadi mengendur. Biasanya jika diakibatkan oleh proses penuaan ini, vagina juga akan terasa lebih kering.

BACA JUGA: 5 Penyebab Anda Mengalami Vagina Kering

Meski sangat jarang, biasanya sindrom vagina kendur juga bisa menjadi salah satu gejala berbagai penyakit. Penyakit yang biasanya ditandai dengan vagina mengendur adalah penyakit prolaps organ panggul. Gejala lain yang mungkin menandakan penyakit ini adalah adanya rasa tertekan pada panggul atau vagina, sakit ketika berhubungan seks, benjolan pada bukaan vagina, serta sulit buang air besar.

Siapa saja yang berisiko terkena sindrom vagina kendur?

Sindrom ini bisa dialami oleh siapa pun, terlepas dari usia seorang wanita. Akan tetapi, ada beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan Anda mengalami sindrom vagina kendur. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah:

  • Sudah pernah menjalani proses persalinan normal (lewat vagina) selama berkali-kali
  • Usia di atas 48 tahun
  • Kelainan hormon turunan (genetik)
  • Penuaan dini
  • Sudah pernah menjalani operasi panggul
  • Perubahan berat badan yang drastis

BACA JUGA: Seperti Apa Bentuk Vagina Normal dan Sehat?

Pengobatan apa yang bisa dijalani untuk memperbaiki vagina kendur?

Untuk mengetahui apakah Anda benar-benar mengalami sindrom vagina kendur, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter. Setelah didiagnosis dengan sindrom tersebut, ada beberapa pilihan pengobatan yang bisa Anda pilih. Pengobatan yang Anda jalani biasanya bisa dipertimbangkan sesuai dengan keseriusan kondisi Anda dan berbagai alasan pribadi. Simak berbagai pengobatannya berikut ini.

1. Laser

Kondisi vagina yang mengendur bisa dipulihkan dengan prosedur peremajaan vagina. Dalam prosedur ini, laser yang diarahkan pada vagina akan memicu pertumbuhan dan perbaikan kolagen. Vagina pun akan jadi lebih rapat.

2. Terapi hormon

Apabila sindrom yang dialami disebabkan oleh kelainan atau perubahan hormon, Anda mungkin akan dianjurkan untuk menjalani terapi hormon. Biasanya terapi ini ditujukan pada pasien yang sedang dalam masa menopause atau sudah berusia lanjut.

BACA JUGA: 9 Penyakit yang Mengintai Wanita Setelah Menopause

3. Senam Kegel

Senam ini ditujukan untuk melatih otot-otot panggul. Dengan mengencangkan otot panggul, area vagina pun jadi lebih kencang. Wanita yang habis bersalin normal dianjurkan untuk menjalani senam Kegel untuk mengembalikan keremajaan vagina. Senam ini dilakukan dengan cara menahan kontraksi otot panggul (otot yang dipakai untuk menahan laju urin) selama beberapa detik.

BACA JUGA: Serba-serbi Senam Kegel untuk Meningkatkan Kualitas Seks

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Fungsi testis sangat penting sebagai salah satu bagian organ reproduksi pria. Kenali anatomi testis normal dan risiko penyakit yang menyertai berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Tahukah Anda, buah stroberi dapat membantu mencegah katarak dan menurunkan tekanan darah? Apalagi manfaat buah merah asam ini untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit