Normalkah Jika Wanita Tidak Pernah Orgasme Saat Berhubungan Seks?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Orgasme adalah sebuah kenikmatan mutlak yang ingin dicapai setiap orang ketika berhubungan seks. Namun pada umumnya, pria memang cenderung lebih mudah orgasme daripada wanita. Hanya sekitar 25 persen wanita yang bisa mencapai klimaks sementara lebih dari 90 persen pria selalu mencapai orgasme setiap kali berhubungan seks.

Lantas, normalkah jika wanita tidak pernah atau tidak bisa mencapai orgasme sama sekali? Sebenarnya ini tergantung dari akar penyebabnya. Pada beberapa wanita, keluhan susah orgasme mungkin disebabkan oleh suatu kondisi yang dinamakan disfungsi orgasme. Apa itu?

Disfungsi orgasme adalah…

Disfungsi orgasme adalah kondisi yang membuat seseorang kesulitan mencapai orgasme, bahkan ketika mereka sedang terangsang secara seksual dan mendapat rangsangan seksual yang cukup. Masalah seksual ini lebih umum terjadi pada wanita, meski tak menutup kemungkinan pria juga bisa mengalaminya — walau jarang.

Ada empat jenis disfungsi orgasme yang Anda harus ketahui:

  1. Anorgasmia primer adalah kondisi di mana Anda tidak pernah mengalami orgasme.
  2. Anorgasmia sekunder adalah kondisi di mana Anda mengalami kesulitan mencapai orgasme, meskipun Anda dulu pernah mengalaminya.
  3. Anorgasmia situasional adalah jenis disfungsi orgasme yang paling umum. Hal itu terjadi saat Anda hanya bisa orgasme selama situasi tertentu, seperti saat oral seks atau masturbasi.
  4. Anorgasmia umum adalah kondisi di mana Anda tidak dapat mencapai orgasme dalam kondisi apapun, bahkan saat Anda sangat terangsang dan telah mendapat rangsangan seksual yang cukup.

Apa saja gejala disfungsi orgasme pada wanita?

Ciri atau gejala utama dari disfungsi orgasme adalah ketidakmampuan untuk mencapai klimaks secara seksual. Baik itu lewat hubungan seks penetrasi dengan pasangan, maupun saat masturbasi.

Anda juga bisa dikatakan memiliki disfungsi orgasme ketika orgasme sudah tercapai namun tidak terasa memuaskan, atau dicapai dalam waktu yang lebih lama dari biasanya.

Apa penyebab disfungsi orgasme?

Sebetulnya agak sulit untuk menentukan penyebab seseorang mengalami disfungsi orgasme. Wanita yang mungkin mengalami kesulitan mencapai orgasme umumnya disebabkan  karena faktor fisik, emosional, atau psikologis. Kombinasi faktor di bawah ini,  malah kadang bisa membuat orgasme makin sulit dicapai. Berikut ini merupakan beberapa penyebabnya:

  1. Memasuki usia tua atau menopause
  2. Wanita dengan diabetes
  3. Pernah mengalami operasi ginekologi, seperti histerektomi
  4. Sedang menggunakan obat-obatan tertentu, terutama obat antidepresan jenis SSRI
  5. Malu untuk mengeksplor dirinya guna mencapai klimaks
  6. Punya trauma masa lalu, misalnya pernah mengalami kekerasan seksual
  7. Sedang mengalami stress atau depresi

Bagaimana cara mengobati dan mengatasi disfungsi orgasme?

Umumnya,  pengobatan untuk disfungsi orgasme ini tergantung pada penyebab dan kondisi yang mendasari. Ada kemungkinan, dokter juga akan menyarankan Anda beberapa pengobatan seperti berikut ini:

  • Mengganti atau menghentikan obat antidepresan (harus konsultasi dengan dokter)
  • Melakukan terapi perilaku kognitif atau terapi seks
  • Melatih dan meningkatkan rangsangan klitoris selama masturbasi dan hubungan seksual
  • Konsultasi pada konselor hubungan seks, yang mana nantinya konselor akan menengahi jika terdapat konflik yang bikin Anda jadi susah orgasme. Lalu, konselor juga bisa mengatasi permasalahn lain yang disebabkan oleh susah orgasme.

Dalam beberapa kasus, terapi hormon estrogen bisa digunakan untuk mengatasi disfungsi orgasme ini. Terapi hormon dapat membantu meningkatkan hasrat seksual atau jumlah aliran darah ke alat kelamin untuk meningkatkan kepekaan guna mencapai orgasme.

Terapi hormon estrogen mungkin akan menggunakan pil, memakai tempelan, atau mengoleskan gel ke alat kelamin Anda. Namun sayang, lembaga administrasi makanan dan obat-obatan di Amerika (FDA) belum menyetujui terapi hormon untuk mengobati disfungsi orgasme. 

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan yang enak, gurih, dan lebih sehat. Simak beragam resep membuat bakwan yang mudah berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Resep Sehat, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit