Normalkah Menangis Setelah Seks? Apa Artinya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Apa yang ada di pikiran Anda ketika membayangkan seks bersama pasangan? Tentu suasana yang mesra, romantis, dan membahagiakan, bukan? Namun bagi sebagian orang, seks justru bisa bikin sendu hingga menangis. Apakah ada yang salah dengan orang yang menangis setelah seks? Intip jawabannya di bawah ini.

Apakah normal kalau menangis setelah seks?

Menangis setelah berhubungan seks atau mencapai orgasme (tanpa seks) adalah hal yang wajar dan normal. Bahkan, kondisi ini bisa dibilang cukup umum. Sudah ada banyak survei yang membuktikan Anda bukan satu-satunya orang yang menangis setelah seks. Sebuah penelitian terbaru dalam jurnal Sexual Medicine melaporkan 46% orang merasa sedih atau sendu sampai menangis sehabis beradu cinta. Menurut survei dalam International Journal of Sexual Health pada 2011, sepertiga peserta survei online tersebut menangis setelah seks, bahkan kalau seksnya memuaskan.

Baik pria maupun wanita sama-sama berpeluang mengalami perasaan tersebut setelah bercinta. Namun, dari berbagai survei yang dihimpun, wanita lebih sering mengungkapkan perasaan tersebut lewat tangisan.

Mengapa ada orang yang menangis setelah seks?

Dalam bahasa medis, menangis setelah seks disebut dengan istilah postcoital dysphoria. Para peneliti percaya bahwa ada beberapa alasan mengapa orang bisa menangis setelah bercinta. Ini dia alasan-alasannya.

Reaksi biologis

Ketika berhubungan seks, tubuh akan memproduksi beragam jenis hormon dalam jumlah yang cukup besar. Perubahan hormon ini memengaruhi bagian otak yang mengatur reaksi emosional, misalnya menangis. Pada setiap orang, reaksi yang ditunjukkan bisa berbeda-beda. Jika Anda adalah orang yang mudah tersentuh atau menangis, besar kemungkinan reaksi emosional Anda setelah bercinta adalah menangis.

Merasa bersalah

Peneliti melihat pola bahwa banyak orang, khususnya wanita, merasa bersalah melakukan seks. Pasalnya, dalam masyarakat seks sering dipandang sebagai suatu hal yang tabu, kotor, atau tidak pantas. Wanita juga sering mendapat tuntutan untuk menekan seksualitas atau nafsu alaminya. Maka, ketika wanita menikmati seks apalagi hingga mencapai klimaks, mereka justru merasa malu dan bersalah.

Trauma

Beberapa orang menangis setelah seks karena memiliki trauma tertentu. Misalnya, wanita yang pernah keguguran jadi takut berhubungan seks. Atau pada kasus lain, korban kekerasan seksual bisa tiba-tiba mengingat kejadian yang pernah menimpanya setiap kali ia berhubungan seks, meskipun dengan orang yang dicintainya.

Emosi yang meluap-luap

Seks adalah suatu bentuk ikatan, kepercayaan, dan keintiman. Maka, untuk orang-orang yang perasaannya peka, bercinta bisa membuat emosinya meluap-luap. Entah itu karena ia merasa rapuh, takut kehilangan, atau takut membuka dirinya bagi orang lain.

Yang bisa dilakukan kalau Anda menangis setelah bercinta

Kalau Anda menangis setelah seks, berhenti dulu dan minta waktu pada pasangan. Anda tak perlu langsung menjelaskan sebabnya, karena Anda sendiri mungkin tidak tahu mengapa Anda menangis. Tarik napas dalam dan minum air putih untuk menenangkan diri.

Kalau Anda masih ingin melanjutkan, katakan pada pasangan bahwa Anda tidak keberatan.  Namun, kalau Anda sudah hilang mood, jangan memaksakan diri. Jelaskan secukupnya pada pasangan bahwa Anda menangis bukan karena ia melakukan kesalahan atau hal yang tidak Anda sukai. Dengan begitu, pasangan Anda pun bisa jadi lebih tenang.

Ingat, tak ada yang salah dengan menangis setelah bercinta. Kecuali jika Anda berhubungan seks di luar persetujuan dan keinginan Anda. Namun, jika Anda dan pasangan sama-sama menghendakinya, tak perlu malu kalau menangis setelah seks.  

Menghadapi pasangan yang menangis setelah seks

Jika pasangan Anda menangis setelah seks, berhenti dulu dan biarkan pasangan menata emosinya. Setelah tampak lebih tenang, tanyakan, “Kok kamu menangis? Ada apa?”. Jangan terlalu mencecar atau menginterogasi. Kalau ia belum bisa menjawab, biarkan saja. Anda bisa menanyakan lagi hal ini pada kesempatan lain. Misalnya ketika Anda dan pasangan sedang menonton televisi bersama keesokan harinya.

Supaya pasangan tahu bahwa Anda tidak menganggapnya aneh, Anda bisa memeluk atau memijat bahunya. Namun, kalau pasangan justru menghindar, coba tanyakan, “Kamu lagi ingin sendiri dulu?”. Jika ia memang sedang ingin ditinggal, menjauhlah untuk sementara waktu. Pasangan Anda butuh waktu untuk memahami apa yang ia rasakan dan mengapa ia menangis setelah seks dengan Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Kenapa Kita Mudah Marah Saat Sedang Lapar?

Saat lapar, rasanya hanya ingin marah sampai Anda mendapat yang Anda mau. Tapi, kok bisa begitu, ya? Kenapa kita mudah marah saat kelaparan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 10/05/2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

teman sedih

Saat Teman Sedang Sedih dan Berduka, Lakukan 4 Hal Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
mengubah sedih jadi senang

4 Cara Jitu Mengubah Hati Sedih Kembali Jadi Senang

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020