4 Penyebab Sperma Encer (dan Cara Mengatasinya)

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10/05/2020
Bagikan sekarang

Air mani adalah cairan yang dikeluarkan oleh penis di puncak rangsangan seksual. Biasanya, air mani akan mengalami pembekuan 30 menit segera setelah ejakulasi, tampak sebagai campuran antara cairan jernih dan putih susu, memiliki tekstur lengket. Cairan putih lengket ini menunjukkan adanya sel-sel sperma dalam air mani.

Dalam beberapa kasus, ejakulasi dapat menghasilkan cairan air mani yang encer dan berwarna jernih, yang tidak seperti penampilan khas dari air mani pada umumnya. Hal ini menjadi penyebab kekhawatiran bagi kebanyakan pria, terutama ketika kondisi ini terus berlangsung dalam jangka waktu panjang.

Apa yang menyebabkan air mani encer?

Air mani encer normal ditemukan pada remaja pria yang belum menginjak pubertas atau belum matang secara seksual, sehingga anak-anak laki tidak perlu khawatir secara berlebihan mengenai kondisi ini.

Tekstur air mani yang tampak berair juga sesekali umum ditemukan pada pria dewasa. Ada beberapa penyebab lainnya yang dapat menjelaskan kondisi air mani encer ini, yaitu:

1. Jumlah sperma tidak cukup dalam satu kali ejakulasi

Terlalu sering ejakulasi dalam satu kali aktivitas seksual adalah penyebab paling umum dari kondisi air mani encer. Jika Anda cukup aktif secara seksual atau sering masturbasi, frekuensi ejakulasi Anda berpengaruh besar pada penampilan fisik air mani Anda.

2. Kadar sperma jauh di bawah normal

Kondisi ini disebut dengan ogliospermia, yang mengacu pada jumlah sperma di bawah 15 juta sel per milimeter air mani. Kadang, kekurangan zat besi mungkin menjadi faktor penyebab yang paling mungkin dari kondisi ini.

3. Kekurangan fruktosa

Kekurangan atau defisit fruktosa adalah yang terjadi akibat buruknya kebiasaan makan Anda sehari-hari, atau jika Anda terlalu keras berolahraga, yang menyebabkan air mani Anda memiliki tekstur terlalu cair dan berwarna jernih.

4. Ejakulasi di dalam

Alias retrogade ejaculation, yang mengacu pada salah satu kondisi penyebab ketidaksuburan pria. Jika Anda mengalami ejakulasi terbalik, air mani yang keluar akan sangat sedikit atau bahkan tidak keluar sama sekali setelah ejakulasi. Pada umumnya kondisi ini tidak memerlukan bantuan medis profesional. Akan tetapi, karena hal ini menyulitkan seorang pria untuk punya anak, dokter akan menangani kondisi ini dengan meresepkan obat-obatan, seperti imipramine atau pseudoephedrine.

Normalkah jika air mani encer?

Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang kualitas atau kuantitas air mani yang dikeluarkan oleh penis Anda, kecuali Anda benar-benar tidak mengeluarkan sama sekali atau terasa sakit saat ejakulasi. Pada umumnya, air mani encer adalah kondisi yang normal. Contohnya, cairan pra-ejakulasi sering memiliki tekstur cair dan berwarna jernih. Jumlah standar cairan yang keluar saat ejakulasi untuk pria pada umumnya adalah 3-4 ml, tetapi bahkan jika Anda hanya mengeluarkan kurang dari 1,5 ml, hal ini masih tergolong normal.

Selain itu, pria memiliki kesalahpahaman bahwa air mani harus memiliki konsistensi kental dan lengket. Tapi, hal ini tidak sepenuhnya benar. Ketebalan konsistensi air mani dapat bervariasi setiap kali Anda ejakulasi. Kelengketan air mani dimaksudkan untuk dapat membuatnya menempel lebih lama di dalam area genital partner seks Anda, serta meningkatkan peluang sperma untuk mendapatkan kontak dengan sel telur yang subur. Konsistensi air mani encer dapat mengurangi waktu untuk cairan ejakulasi bisa berlama-lama di dalam rahim. Namun, hal ini tidak menghilangkan kemungkinan kehamilan. Anda masih dapat memiliki anak bahkan dengan jumlah air mani yang sedikit, karena banyak faktor lain yang memainkan peran terlepas dari konsistensi semen. Hanya dibutuhkan satu sperma untuk dapat membuahi sel telur.

Satu hal lain yang juga harus dipahami adalah bahwa jika Anda melihat cairan yang keluar dari penis saat Anda terangsang, cairan tersebut tidak selalu berupa air mani utuh. Cairan yang keluar selama Anda terangsang disebut dengan cairan pra-ejakulasi, diproduksi dalam kelenjar Cowper. Cairan pra-ejakulasi berfungsi sebaga penyedia pelumas alami bagi penis selama melakukan aktivitas seksual. Banyak pria yang mengira cairan ini sebagai air mani yang encer. Cairan pra-ejakulasi tidak selalu mengandung sperma.

Cara mengatasi air mani encer

Meningkatkan volume cairan ejakulasi akan menghasilkan pengalaman orgasme yang lebih besar, peningkatan kesuburan, dan juga daya tarik yang lebih besar dari produksi sperma yang kuat dan sehat. Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan konsistensi air mani encer:

1. Kendalikan frekuensi ejakulasi dalam sehari

Biasanya, sperma membutuhkan waktu beberapa bulan (70 hari) untuk matang dalam testis Anda. Jika Anda mengalami ejakulasi lebih dari satu kali dalam sehari, melalui hubungan seks atau masturbasi, kedua testis Anda mungkin tidak akan memproduksi cukup sperma untuk memproduksi air mani yang kental dan lengket berwarna putih susu, sehingga menghasilkan konsistensi air mani encer dan berair.

Untuk menghindari hal ini, tunggu selama lebih dari lima jam untuk dapat mengembalikan volume normal sperma sebelum mengupayakan ejakulasi berikutnya.

2. Ciptakan pola makan dan gaya hidup sehat

Jika Anda mengkhawatirkan penampilan fisik air mani Anda, ada baiknya untuk menjaga pola makan yang baik. Protein merupakan nutrisi yang baik untuk tubuh dapat menghasilkan air mani yang kental dan lengket. Penuhi asupan protein Anda dari ikan, ayam, daging, dan susu, atau tahu dan tempe, quinoa, serta kacang dan biji-bijan jika Anda seorang vegetarian.

Penuhi pula asupan buah dan sayuran untuk mendapatkan suplai fruktosa yang mencukupi. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen zat besi, vitamin C dan E, dan asam folat yang bisa mendorong produksi air mani yang lebih baik. Jangan lupakan olahraga dalam rutinitas Anda, namun atur frekuensi dan intensitas olahraga Anda sesuai dengan kemampuan alami tubuh.

Jauhi pula konsumsi alkohol dan obat-obatan non-resep yang berlebihan.

3. Cerdas pilih celana dalam

Hindari pemakaian celana dalam yang terlalu ketat karena hal ini dapat menyebabkan produksi air mani menurun akibat peningkatan temperatur dan kelembapan dalam buah zakar Anda.

BACA JUGA:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Cara Jitu Mencegah Mimpi Basah Saat Puasa

Baik laki-laki remaja maupun pria dewasa sama-sama bisa mengalami mimpi basah. Lantas, adakah cara untuk mencegah mimpi basah saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 24/04/2020

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Anak-anak mungkin mengalami tekanan darah tinggi. Orangtua dapat mengukur tekanan darah anak di rumah dengan panduan berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

6 Faktor yang Dapat Menjadi Penyebab Pria Tidak Subur

Tahukah Anda bahwa masalah kesuburan bisa terjadi baik pada pria maupun wanita. Lalu, apa saja penyebab pria menjadi tidak subur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesuburan, Kehamilan 11/04/2020

Rutin Berhubungan Seks Bisa Memperlambat Datangnya Menopause

Menurut penelitian, lebih sering berhubungan seks bisa membantu perempuan memperlambat datangnya masa menopause. Bagaimana penjelasannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Direkomendasikan untuk Anda

cara membersihkan vibrato mainan seks sex toys

Begini Cara yang Benar Membersihkan Vibrator

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020
seberapa sering ejakulasi

Seberapa Sering Pria Harus Ejakulasi untuk Menjaga Kesehatannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
puasa pengaruhi kesuburan

Apakah Puasa Memengaruhi Kesuburan untuk Hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020
efek samping pakai vibrator terlalu sering

Kalau Terlalu Sering Pakai Vibrator, Apa Efek Samping yang Ditimbulkan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020