4 Penyebab Sperma Encer (dan Cara Mengatasinya)

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Air mani adalah cairan yang dikeluarkan oleh penis di puncak rangsangan seksual. Biasanya, air mani akan mengalami pembekuan 30 menit segera setelah ejakulasi, tampak sebagai campuran antara cairan jernih dan putih susu, memiliki tekstur lengket. Cairan putih lengket ini menunjukkan adanya sel-sel sperma dalam air mani.

Dalam beberapa kasus, ejakulasi dapat menghasilkan cairan air mani yang encer dan berwarna jernih, yang tidak seperti penampilan khas dari air mani pada umumnya. Hal ini menjadi penyebab kekhawatiran bagi kebanyakan pria, terutama ketika kondisi ini terus berlangsung dalam jangka waktu panjang.

Apa yang menyebabkan air mani encer?

Air mani encer normal ditemukan pada remaja pria yang belum menginjak pubertas atau belum matang secara seksual, sehingga anak-anak laki tidak perlu khawatir secara berlebihan mengenai kondisi ini.

Tekstur air mani yang tampak berair juga sesekali umum ditemukan pada pria dewasa. Ada beberapa penyebab lainnya yang dapat menjelaskan kondisi air mani encer ini, yaitu:

1. Jumlah sperma tidak cukup dalam satu kali ejakulasi

Terlalu sering ejakulasi dalam satu kali aktivitas seksual adalah penyebab paling umum dari kondisi air mani encer. Jika Anda cukup aktif secara seksual atau sering masturbasi, frekuensi ejakulasi Anda berpengaruh besar pada penampilan fisik air mani Anda.

2. Kadar sperma jauh di bawah normal

Kondisi ini disebut dengan ogliospermia, yang mengacu pada jumlah sperma di bawah 15 juta sel per milimeter air mani. Kadang, kekurangan zat besi mungkin menjadi faktor penyebab yang paling mungkin dari kondisi ini.

3. Kekurangan fruktosa

Kekurangan atau defisit fruktosa adalah yang terjadi akibat buruknya kebiasaan makan Anda sehari-hari, atau jika Anda terlalu keras berolahraga, yang menyebabkan air mani Anda memiliki tekstur terlalu cair dan berwarna jernih.

4. Ejakulasi di dalam

Alias retrogade ejaculation, yang mengacu pada salah satu kondisi penyebab ketidaksuburan pria. Jika Anda mengalami ejakulasi terbalik, air mani yang keluar akan sangat sedikit atau bahkan tidak keluar sama sekali setelah ejakulasi. Pada umumnya kondisi ini tidak memerlukan bantuan medis profesional. Akan tetapi, karena hal ini menyulitkan seorang pria untuk punya anak, dokter akan menangani kondisi ini dengan meresepkan obat-obatan, seperti imipramine atau pseudoephedrine.

Normalkah jika air mani encer?

Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang kualitas atau kuantitas air mani yang dikeluarkan oleh penis Anda, kecuali Anda benar-benar tidak mengeluarkan sama sekali atau terasa sakit saat ejakulasi. Pada umumnya, air mani encer adalah kondisi yang normal. Contohnya, cairan pra-ejakulasi sering memiliki tekstur cair dan berwarna jernih. Jumlah standar cairan yang keluar saat ejakulasi untuk pria pada umumnya adalah 3-4 ml, tetapi bahkan jika Anda hanya mengeluarkan kurang dari 1,5 ml, hal ini masih tergolong normal.

Selain itu, pria memiliki kesalahpahaman bahwa air mani harus memiliki konsistensi kental dan lengket. Tapi, hal ini tidak sepenuhnya benar. Ketebalan konsistensi air mani dapat bervariasi setiap kali Anda ejakulasi. Kelengketan air mani dimaksudkan untuk dapat membuatnya menempel lebih lama di dalam area genital partner seks Anda, serta meningkatkan peluang sperma untuk mendapatkan kontak dengan sel telur yang subur. Konsistensi air mani encer dapat mengurangi waktu untuk cairan ejakulasi bisa berlama-lama di dalam rahim. Namun, hal ini tidak menghilangkan kemungkinan kehamilan. Anda masih dapat memiliki anak bahkan dengan jumlah air mani yang sedikit, karena banyak faktor lain yang memainkan peran terlepas dari konsistensi semen. Hanya dibutuhkan satu sperma untuk dapat membuahi sel telur.

Satu hal lain yang juga harus dipahami adalah bahwa jika Anda melihat cairan yang keluar dari penis saat Anda terangsang, cairan tersebut tidak selalu berupa air mani utuh. Cairan yang keluar selama Anda terangsang disebut dengan cairan pra-ejakulasi, diproduksi dalam kelenjar Cowper. Cairan pra-ejakulasi berfungsi sebaga penyedia pelumas alami bagi penis selama melakukan aktivitas seksual. Banyak pria yang mengira cairan ini sebagai air mani yang encer. Cairan pra-ejakulasi tidak selalu mengandung sperma.

Cara mengatasi air mani encer

Meningkatkan volume cairan ejakulasi akan menghasilkan pengalaman orgasme yang lebih besar, peningkatan kesuburan, dan juga daya tarik yang lebih besar dari produksi sperma yang kuat dan sehat. Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan konsistensi air mani encer:

1. Kendalikan frekuensi ejakulasi dalam sehari

Biasanya, sperma membutuhkan waktu beberapa bulan (70 hari) untuk matang dalam testis Anda. Jika Anda mengalami ejakulasi lebih dari satu kali dalam sehari, melalui hubungan seks atau masturbasi, kedua testis Anda mungkin tidak akan memproduksi cukup sperma untuk memproduksi air mani yang kental dan lengket berwarna putih susu, sehingga menghasilkan konsistensi air mani encer dan berair.

Untuk menghindari hal ini, tunggu selama lebih dari lima jam untuk dapat mengembalikan volume normal sperma sebelum mengupayakan ejakulasi berikutnya.

2. Ciptakan pola makan dan gaya hidup sehat

Jika Anda mengkhawatirkan penampilan fisik air mani Anda, ada baiknya untuk menjaga pola makan yang baik. Protein merupakan nutrisi yang baik untuk tubuh dapat menghasilkan air mani yang kental dan lengket. Penuhi asupan protein Anda dari ikan, ayam, daging, dan susu, atau tahu dan tempe, quinoa, serta kacang dan biji-bijan jika Anda seorang vegetarian.

Penuhi pula asupan buah dan sayuran untuk mendapatkan suplai fruktosa yang mencukupi. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen zat besi, vitamin C dan E, dan asam folat yang bisa mendorong produksi air mani yang lebih baik. Jangan lupakan olahraga dalam rutinitas Anda, namun atur frekuensi dan intensitas olahraga Anda sesuai dengan kemampuan alami tubuh.

Jauhi pula konsumsi alkohol dan obat-obatan non-resep yang berlebihan.

3. Cerdas pilih celana dalam

Hindari pemakaian celana dalam yang terlalu ketat karena hal ini dapat menyebabkan produksi air mani menurun akibat peningkatan temperatur dan kelembapan dalam buah zakar Anda.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Lakukan Hal Ini Saat Pasangan Menolak Berhubungan Seks

Seks yang sehat memang dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, Namun, baaimana jika pasangan menolak berhubungan seks? Simak artikel berikut.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Mencuri Waktu Berhubungan Seks Setelah Punya Anak

Sering merasa tidak ada tempat dan waktu untuk bercinta setelah memiliki buah hati? Baiknya, simak tips mencuri waktu untuk berhubungan seks di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Awas, Pria yang Kecanduan Pornografi Malah Berisiko Alami Impotensi

Berapa kali Anda menonton pornografi dalam seminggu? Hati-hati, lho. Para ahli menguak kalau kecanduan pornografi berdampak pada risiko disfungsi ereksi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 11 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Manfaat Senam Kegel untuk Stamina Seks Pria dan Cara Melakukannya

Meski senam kegel sudah lama dikenal efektif untuk mengencangkan vagin.Namun, ternyata senam kegel juga memiliki manfaat untuk stamina seks pria.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Seks & Asmara 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kanker penis

Kanker Penis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 8 menit
hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
penis sehat

8 Makanan Wajib untuk Menjaga Kesehatan Penis

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Alergi Sperma

Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit