Benarkah Berpikiran Mesum Bisa Bikin Hidung Mimisan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda penikmat film kartun Jepang alias anime, mungkin pernah sesekali melihat adegan si tokoh yang tiba-tiba mimisan saat sedang terangsang atau memikirkan hal-hal mesum. Namun, apakah di dunia nyata juga bisa seperti itu? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut ini.

Benarkah terangsang secara seksual bisa bikin hidung mimisan?

Mimisan terjadi ketika pembuluh darah kecil di dalam hidung pecah akibat gesekan atau tekanan. Contohnya, mimisan karena keseringan mengupil atau kondisi udara yang kering.

Nah, ada juga teori yang menyebutkan bahwa peningkatan seksual berkaitan erat dengan peningkatan tekanan darah. Teorinya, semakin lama mendapatkan rangsangan seksual, tekanan darah akan ikut meningkat di sekujur tubuh, sehingga memungkinkan pembuluh darah di hidung untuk pecah akibat tekanan tinggi.

Namun teori ini sudah dibantah kebenarannya. Tekanan darah memang cenderung naik saat terangsang atau berhubungan seksual, tapi hanya dalam skala kecil, seperti dilansir laman Blood Pressure UK.

Mayo Clinic juga menyebutkan bahwa mimisan bukanlah gejala maupun akibat dari tekanan darah tinggi. Naiknya tekanan darah lebih mungkin memperburuk perdarahan saat mimisan ketimbang jadi penyebab mimisan. Kondisi ini disebut sebagai mimisan posterior, dan sangat jarang terjadi.

Jadi, mimisan saat terangsang hanyalah sebuah hiperbola yang ada di literatur fiksi. Sekalipun terjadi di kehidupan nyata, ini bukan disebabkan oleh naiknya gairah seksual namun lebih mengarah pada penyebab mimisan yang umum.

Perubahan tubuh yang mungkin terjadi saat seseorang terangsang

menutup mata saat bercinta menutup mata saat berhubungan seks

Saat seseorang terangsang oleh gambar, sentuhan, atau suatu imajinasi, tubuh akan memberikan respons. Tidak hanya mengubah fisik, tapi juga memengaruhi emosional seseorang.

Perubahan akibat rangsangan seksual ini memiliki empat fase, yaitu munculnya keinginan (libido), gairah seks meningkat, kepuasan seks (orgasme), dan resolusi (fungsi tubuh kembali normal). Nah, pada fase tubuh saat terangsang ini tersebut dialami oleh wanita dan pria pada waktu yang berbeda dan tidak menyebabkan mimisan.

Baik pria dan wanita yang sedang terangsang, sangat umum merasakan perubahan seperti berikut ini:

  • Detak jantung meningkat dan pernapasan jadi lebih cepat
  • Otot akan menegang
  • Pada wanita, puting payudara akan mengeras dan bibir vagina jadi membengkak
  • Pada pria, aliran darah ke penis akan semakin membesar sehingga skrotum (buah zakar) mengencang. Kemudian, kepala penis akan melebar dan ukuran testis jadi lebih besar.
  • Vagina dan penis akan mengeluarkan cairan pelumas

Jika rangsangan seksual tetap ada, seseorang akan memasuki tahap orgasme. Tahapan ini membuat tekanan darah, detak jantung, dan pernapasan berada pada tingkat tertinggi. Otot di sekitar kaki akan mengejang, diikuti dengan kontraksi dari otot sekitar vagina dan pangkal penis.

Selanjutnya, vagina dan penis akan mengeluarkan cairan dan secara perlahan tubuh akan kembali pada kondisi normal. Beberapa fungsi tubuh yang bekerja lebih keras ini akan membuat Anda berkeringat dan kelelahan.

Itulah berbagai respons tubuh saat Anda sedang terangsang, yang tidak termasuk dengan mimisan. Walaupun begitu, mimisan dapat terjadi kapan saja, termasuk saat gairah seksual Anda memuncak. Jika Anda merasa mimisan terus terjadi tanpa penyebab yang jelas, segera konsultasi ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hubungan Seks Secara Rutin Bisa Mencegah Pikun, Benarkah?

Penelitian menemukan bahwa ubungan seks secara rutin tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tapi juga membantu mencegah pikun. Mengapa demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Seks & Asmara 15 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Jenis Pekerjaan Ini Bisa Menurunkan Gairah Seksual

Anda tidak lagi bergairah saat melakukan hubungan seksual? Mungkin pekerjaan jadi faktornya. Berikut ini pekerjaan yang bisa menurunkan gairah seksual.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Seks & Asmara 10 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Pasangan Hilang Gairah Seksual dan Cara Mengatasinya

Tiba-tiba gairah seksual hilang? Tidak perlu panik saat mengalaminya. Terdapat penjelasan ilmiah mengenai penyebab sekaligus cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Seks & Asmara 2 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Masturbasi Dulu Sebelum Bercinta, Benarkah Bikin Cepat Klimaks?

Masturbasi biasanya identik dilakukan sendirian. Lantas kalau sudah menikah dan aktif secara seksual, adakah manfaat masturbasi jika dilakukan sebelum seks?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 18 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

waktu bercinta terbaik

Waktu Bercinta Terbaik Bagi Pasangan Usia 20, 30, dan 40-an

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
Masturbasi Saat Hamil

Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
nafsu seks ibu hamil

Kenali Perubahan Gairah Seks Ibu Hamil di Trimester Ketiga, Plus Tips Seks yang Aman

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 15 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
Perubahan gairah seksual pasangan paruh baya

4 Perubahan Gairah Seksual yang Terjadi di Usia Paruh Baya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 28 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit