Cara Cerdas Menjawab Pertanyaan “Kenapa Masih Jomblo” dari Keluarga Besar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21/03/2019 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Saat berkumpul bersama sanak saudara, mungkin tak jarang Anda ditodong dengan pertanyaan “kenapa masih jomblo?”. Pertanyaan ini memang dapat menimbulkan rasa jengkel, mengingat hubungan asmara adalah suatu hal yang sifatnya pribadi.

Selain itu, sebutan jomblo yang merujuk pada orang-orang yang tidak memiliki pasangan juga masih sering dikaitkan dengan stigma bahwa mereka yang menyandangnya pasti tidak bahagia. Padahal, anggapan tersebut belum tentu benar.

Apakah menjadi jomblo secara otomatis berarti tidak bahagia?

Ada tidaknya pasangan tidak serta-merta menentukan kebahagiaan Anda. Mengutip laman Psychology Today, terdapat sederet keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari menjadi jomblo. Selain lebih bebas, menjadi jomblo juga bisa membuat Anda mendalami hobi dan hal yang yang Anda suka. 

Para jomblo yang menghabiskan waktunya dengan kegiatan bermanfaat juga cenderung memiliki tubuh yang lebih bugar, pengeluaran yang lebih terkendali, dan bisa lebih banyak beristirahat. Alih-alih menjadikannya kesepian, seorang jomblo justru punya lebih banyak waktu untuk memperluas pergaulan dan memperbanyak teman. 

Jadi, apa saja jawaban paling jitu untuk pertanyaan “kenapa masih jomblo”?

Kini, Anda bisa menanggapinya dengan cara berikut:

1. Balik bertanya

Terkadang, orang-orang mengajukan pertanyaan hanya untuk mendapatkan tanggapan, tapi tidak berarti bahwa Anda harus menanggapinya dengan jawaban yang tidak ingin Anda bagikan.

Sebagai gantinya, cobalah balik mengajukan pertanyaan yang membuat si penanya berpikir banyak. Dengan begitu, Anda bisa membawa percakapan ke topik lain tanpa harus membahas kenapa Anda masih jomblo.

2. Ucapkan terima kasih karena telah bertanya

Pendekatan yang satu ini mungkin lebih sesuai untuk menanggapi kerabat yang berusia lebih tua dari Anda. Tanggapilah pertanyaan mereka dengan mengatakan terima kasih, lalu melanjutkan dengan berkata bahwa Anda tentu akan mengenalkan pasangan Anda bila waktunya telah tepat. Anda juga bisa menambahkan bahwa kini Anda masih menikmati kehidupan sekaligus belajar menjadi pasangan yang ideal.

3. Jawab dengan candaan

Menjawab pertanyaan kenapa masih jomblo dengan candaan cukup efektif untuk menghadapi kerabat yang bersikeras menginginkan jawaban pasti Anda. Cobalah berikan celotehan-celotehan lucu, misalnya belum ada yang bisa menghadapi pesona Anda, Anda masih fokus untuk menjadi penguasa dunia, dan sebagainya.

4. Ajak bicara secara pribadi

Bila Anda berkenan menjawab pertanyaan tersebut tapi tidak ingin melakukannya di depan orang banyak, maka cobalah mengajak kerabat Anda untuk bicara secara lebih pribadi. Bagaimanapun, kerabat Anda mungkin menanyakan hal tersebut dengan tulus tanpa memiliki maksud apa pun di baliknya. Berbincang secara pribadi akan mendekatkan hubungan Anda dan kerabat.

5. Beri tahukan keuntungan menjadi jomblo

Tidak ada yang berhak menyalahkan Anda karena menjadi jomblo, begitu pun sanak saudara Anda. Saat dihadapkan pada pertanyaan seputar kenapa masih jomblo, jawablah dengan keuntungan yang Anda dapatkan dari memegang status tersebut. Jelaskan pula kenapa menjadi jomblo justru merupakan pilihan yang membahagiakan bagi diri Anda.

Anda selalu berhak menolak untuk menanggapi pertanyaan yang menimbulkan rasa tidak nyaman, termasuk alasan kenapa Anda masih jomblo. Bila trik-trik di atas tidak berhasil dan kerabat Anda masih kerap bertanya, Anda pun bisa menanyakan balik alasannya untuk memahami motif lain yang mungkin tidak Anda sadari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pro dan Kontra Jadi Orang yang Suka Pilih-Pilih Pasangan

Memilih pasangan apalagi pasangan hidup memang harus dipertimbangkan dengan matang, Namun, apakah menjadi terlalu pilih-pilih pasangan juga baik?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 07/10/2018 . 4 menit baca

Jangan Buka Hati Dulu Pada Orang Baru, Jika 7 Hal Ini Masih Anda Miliki

Sebelum Anda serius untuk menjalin hubungan, sebaiknya yakini dulu sejauh mana kesiapan Anda untuk memulai hubungan yang baru.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 02/08/2018 . 5 menit baca

Yakin Sudah Cocok Dengan Pasangan? 4 Faktor Ini Bisa Jadi Tolak Ukurnya

Ketidakcocokan antarpasangan sangat wajar terjadi. Untuk melihat ketidakcocokan dalam hubungan, berikut beberapa faktor yang bisa menjadi tolak ukurnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/07/2018 . 5 menit baca

Siapa Bilang Jomblo Tidak Bisa Happy? Intip di Sini Rahasia Bahagia Hidup Melajang

Menjadi seorang jomblo tidak seburuk yang Anda pikirkan. Kalau memang menikmati hidup, kenapa tidak? Nah, intip di sini rahasia jitu menjadi jomblo bahagia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 25/08/2017 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab anda masih melajang

Jomblo Bukan Nasib tapi Pilihan, Ini Penyebab Anda Masih Saja Melajang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . 5 menit baca
belahan jiwa

Jarang Disadari, Ini 7 Tanda Anda Telah Bertemu Dengan Soulmate

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 03/04/2019 . 3 menit baca
merayakan valentine

Tak Perlu Sedih Jika Single, Rayakan Valentine Dengan 7 Cara Sehat Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13/02/2019 . 4 menit baca
kenapa saya masih jomblo

Kenapa Saya Masih Jomblo? Yuk, Introspeksi Diri Lewat Hal-Hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 08/11/2018 . 4 menit baca