6 Manfaat Ciuman Bagi Kesehatan Tubuh

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda yang memiliki pasangan mungkin pernah (atau sering, bahkan) berciuman bibir. Di samping semakin mendekatkan hubungan satu sama lain dan memperkuat ikatan cinta, ternyata ciuman bibir juga memiliki beberapa manfaat lain bagi kesehatan tubuh kita. Anda mungkin mengernyitkan dahi, entah karena bingung atau tidak percaya.

Namun faktanya, sekelompok pakar kesehatan internasional merangkum berbagai manfaat kesehatan dari berciuman dalam sebuah buku yang berjudul The Science of Kissing. 

Anda tentu penasaran apa saja manfaat ciuman bibir bagi tubuh, bukan? Silakan simak beberapa manfaatnya berikut ini, dan bagikan kepada pasangan Anda. Siapa tahu akan membuat Anda dan pasangan jadi lebih mesra.

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Ciuman bibir membantu pasangan untuk berbagi berjuta-juta bakteri, menopang sistem kekebalan tubuh, dan membuat kita lebih baik melawan penyakit, kata para ahli dan penulis buku tersebut dikutip DailyMail.

Berciuman selama 10 detik, ada sekitar 80 juta bakteri yang ditransfer dari mulut ke mulut. Beberapa orang mungkin berpikir ini agak jorok, tapi faktanya, Anda akan lebih mudah sakit lewat kontak yang tidak intim, seperti bersalaman dengan orang lain, kata para ahli.

2. Wajah jadi lebih kencang

Sebanyak 80% orang ketika berciuman, kepalanya miring ke arah kanan dan membentuk sudut. Pada saat itu, Anda melakukan kontak dan ledakan sensorik. Bibir jadi 200 kali lebih sensitif dibandingkan dengan ujung jari yang peka.

Sebuah kecupan ringan bisa membuat dua otot wajah (orbicularis oris) bekerja dengan baik. Bila Anda melakukan ciuman dengan penuh gairah (deep kiss), akan ada 24 otot wajah, ditambah 100 otot lainnya di tubuh yang juga bekerja. Semakin sering otot wajah digunakan, wajah kita akan semakin kencang!

Selain itu, kelenjar ludah juga akan mulai bekerja, memompa keluarnya banyak ludah. Ketika bermain lidah, sekitar 9 ml air liur keluar ke dalam mulut. Air liur tersebut mengandung satu miliar bakteri, namun, kabar baiknya, 95% bakteri tersebut tidak berbahaya.

3. Bakar kalori

Ciuman bibir meningkatkan kerja tubuh membakar kalori lewat produksi hormon adrenalin yang lebih banyak. Jantung Anda akan berdebar-debar, napas jadi lebih berat, dan telapak tangan Anda akan berkeringat. Lumayan untuk sedikit merasakan sensasi “olahraga” ringan.

4. Aliran darah meningkat

Sama halnya seperti olahraga, berciuman bibir juga merupakan latihan kardiovaskular ringan untuk menjaga kesehatan jantung. Semakin terjaga latihannya, semakin kuat jantung memompa darah untuk menopang kehidupan kita. Apabila wanita mencium pasangan prianya dengan sungguh-sungguh, akan tercipta gelombang kejut ke seluruh tubuh dan bisa meningkatkan aliran darah ke bagian-bagian tubuh tertentu, yang juga memperlancar aliran darah tersebut.

5. Mengusir emosi negatif

Berciuman bibir dapat menghadirkan sensasi fisik yang bisa mendorong otak Anda meningkatkan dopamin, yaitu sebuah neurotransmitter yang berhubungan dengan kesenangan. Pada saat yang sama, bagian otak lainnya mematikan emosi negatif.

Ketika dua bibir bertemu juga memungkinkan untuk mendorong kelenjar pituitari Anda dan pasangan untuk melepaskan oksitosin sehingga Anda berdua membentuk ikatan emosional. Selepas berciuman, tubuh kita juga melepaskan hormon endorfin, sebuah hormon yang sama-sama membuat kita bahagia.

6. Lebih bahagia

Manfaat ciuman untuk kesehatan mental tak perlu dipertanyaan lagi. Ciuman jenis apapun bisa mengurangi rasa tegang dan membuat Anda (dan tentu saja pasangan Anda) jadi lebih bahagia. Pasangan yang sering berciuman, lebih mungkin memiliki hubungan yang panjang dan lebih memuaskan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Sering mencium bau kentang atau bau busuk padahal tidak ada wujudnya? Tenang, ini bukan pertanda mistis, kok! Bisa jadi Anda mengalami hal ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Impotensi atau impoten adalah kondisi ketika penis tidak bisa ereksi optimal saat berhubungan seks. Berikut gejala, penyebab, dan cara mengatasi impotensi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesehatan Pria, Impotensi 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Seks setelah haid

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit
menguji keperawanan wanita

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penyakit kuku dan masalah pada kuku

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit