home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

7 Manfaat Ciuman Bagi Kesehatan Tubuh

7 Manfaat Ciuman Bagi Kesehatan Tubuh

Anda yang memiliki pasangan mungkin pernah (atau sering, bahkan) berciuman bibir. Di samping semakin mendekatkan hubungan satu sama lain dan memperkuat ikatan cinta, ternyata ciuman bibir juga memiliki beberapa manfaat lain bagi kesehatan tubuh kita.

Manfaat ciuman untuk kesehatan tubuh

Menutup mata saat berciuman

Anda mungkin mengernyitkan dahi, entah karena bingung atau tidak percaya. Namun faktanya, sudah banyak pakar kesehatan yang menemukan bahwa berciuman bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan.

Anda tentu penasaran apa saja manfaat ciuman bibir bagi tubuh, bukan? Silakan simak beberapa manfaatnya berikut ini dan bagikan kepada pasangan Anda. Siapa tahu akan membuat Anda dan pasangan jadi lebih mesra.

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Ciuman bibir dapat menopang sistem kekebalan tubuh dan membuat tubuh bekerja lebih baik saat melawan penyakit.

Manfaat ini bisa Anda dapatkan sebab saat ciuman, tubuh mengeluarkan hormon oksitosin. Hormon ini memiliki kemampuan untuk mengurangi efek dari hormon kortisol yang keluar di kala stres.

Perlu diketahui, bila hormon kortisol terus meningkat, maka hormon ini bisa menimbulkan gangguan pada kesehatan. Keberadaan oksitosin dibutuhkan untuk kembali meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

2. Wajah jadi lebih kencang

Sebanyak 80% orang ketika berciuman, kepalanya miring ke arah kanan dan membentuk sudut. Pada saat itu, Anda melakukan kontak dan ledakan sensorik. Bibir jadi 200 kali lebih sensitif dibandingkan dengan ujung jari yang peka.

Sebuah kecupan ringan bisa membuat dua otot wajah (orbicularis oris) bekerja dengan baik. Bila Anda melakukan ciuman dengan penuh gairah (deep kiss), akan ada 24 otot wajah, ditambah 100 otot lainnya di tubuh yang juga bekerja. Semakin sering otot wajah digunakan, wajah kita akan semakin kencang!

3. Bakar kalori

Ciuman bibir meningkatkan kerja tubuh membakar kalori lewat produksi hormon adrenalin yang lebih banyak. Jantung Anda akan berdebar-debar, napas jadi lebih berat, dan telapak tangan Anda akan berkeringat. Lumayan untuk sedikit merasakan sensasi “olahraga” ringan.

Diperkirakan, ciuman dapat membakar rata-rata sebanyak 2 – 3 kalori per menit. Bahkan, kalori yang terbakar bisa lebih banyak lagi bila Anda juga melakukan aktivitas seksual yang lain ketika berciuman.

4. Aliran darah meningkat

Sama halnya seperti olahraga, berciuman bibir juga merupakan latihan kardiovaskular ringan untuk menjaga kesehatan jantung. Semakin terjaga latihannya, semakin kuat jantung memompa darah untuk menopang kehidupan kita.

Apabila wanita mencium pasangan prianya dengan sungguh-sungguh, akan tercipta gelombang kejut ke seluruh tubuh dan bisa meningkatkan aliran darah ke bagian-bagian tubuh tertentu, yang juga memperlancar aliran darah tersebut.

5. Mengusir emosi negatif

Berciuman bibir dapat menghadirkan sensasi fisik yang bisa mendorong otak Anda meningkatkan dopamin, yaitu sebuah neurotransmitter yang berhubungan dengan kesenangan. Pada saat yang sama, bagian otak lainnya mematikan emosi negatif.

Ketika dua bibir bertemu juga memungkinkan untuk mendorong kelenjar pituitari Anda dan pasangan untuk melepaskan oksitosin sehingga Anda berdua membentuk ikatan emosional.

Selepas berciuman, tubuh kita juga melepaskan hormon endorfin, sebuah hormon yang sama-sama membuat kita bahagia.

6. Lebih bahagia

Manfaat ciuman untuk kesehatan mental tak perlu dipertanyaan lagi. Ciuman jenis apapun bisa mengurangi rasa tegang dan membuat Anda (dan tentu saja pasangan Anda) jadi lebih bahagia.

Pasangan yang sering berciuman, lebih mungkin memiliki hubungan yang panjang dan lebih memuaskan.

7. Bantu ringankan sakit kepala

Siapa sangka, ternyata ciuman juga bisa bantu mengurangi nyeri di kepala, lho. Tak hanya nyeri kepala, tapi mungkin juga nyeri akibat menstruasi, misalnya.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, berciuman dapat menurunkan stres, yang mana merupakan salah satu pemicu sakit kepala.

Selain itu, saat melakukan aktivitas ini, otak menembakkan adrenalin untuk mengirim lebih banyak darah ke tubuh bagian bawah, sehingga pembuluh darah yang ada di otak menjadi lebih lebar.

 

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Alpert, J., 2013. Philematology: The Science of Kissing. A Message for the Marital Month of June. The American Journal of Medicine, 126(6), p.466. Retrieved 12 July 2021.

Can You Kiss and Hug Your Way to Better Health? Research Say Yes. (2018). Penn Medicine. Retrieved 12 July 2021, from https://www.pennmedicine.org/updates/blogs/health-and-wellness/2018/february/affection

Kissing and Your Health. (n..d). Better Health. Retrieved 2 July 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/kissing-and-your-health

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Satria Perdana Diperbarui 12/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro