Disunat Atau Tidak, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25/06/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan tradisi sunatan yang ada di masyarakat. Sederhananya, sunat digambarkan sebagai pengangkatan kulit kulup penis alias preputium. Biasanya, hal ini dilakukan untuk berbagai alasan. Baik itu tradisi budaya, keyakinan agama, atau pembersihan diri. Walaupun sebenarnya tidak diwajibkan secara medis, mana yang lebih baik untuk kesehatan pria, disunat atau tidak? Simak jawabannya dibawah ini.

Dari sisi medis, perlukah laki-laki disunat?

keluar cairan dari penis

Sunat merupakan salah satu prosedur operasi pengangkatan kulup atau jaringan yang menutupi kepala penis. Sunat biasanya dilakukan pada hari pertama atau kedua setelah lahir, bisa juga ketika anak menginjak usia sekolah. Namun, ada juga laki-laki yang baru sunat saat sudah dewasa, biasanya mengikuti kesiapan mentalnya.

Dilansir dari WebMD, melakukan sunat untuk alasan medis atau kesehatan masih menjadi perdebatan para ahli. American Academy of Pediatrics (AAP) mengungkapkan bahwa laki-laki yang disunat sejak lahir mendapatkan lebih banyak manfaat untuk kesehatan daripada risikonya.

Penis yang tidak disunat lebih rentan terhadap perkembangan bakteri. Pasalnya, kulit kulup yang tidak diangkat dapat menjadi tempat berkumpulnya kotoran. Bila dibiarkan, kotoran tersebut dapat menumpuk dan menyebabkan infeksi pada organ reproduksi pria.

Bila laki-laki tidak disunat, ini artinya ia harus benar-benar membersihkan penisnya dengan benar – termasuk saat menarik kulit kulup. Pastikan tidak ada sisa-sisa sabun yang terperangkap di dalam kulit kulup. Sebab jika tidak, ini bisa menyebabkan iritasi pada kulit sensitif di kepala penis.

Walaupun tidak ada anjuran khusus dari segi medis, laki-laki sebaiknya disunat untuk memudahkan saat membersihkan penis. Hal ini bermanfaat untuk menghindari kemungkinan infeksi pada kepala penis yang bisa terbawa hingga dewasa.

Apa saja manfaat sunat untuk kesehatan?

anak disunat

Ketimbang tidak disunat, manfaat sunat nyatanya jauh lebih banyak. Pasalnya, laki-laki akan lebih mudah untuk menjaga ujung penisnya lebih bersih karena tidak ada lagi kulit penutup yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan bakteri.

Selain itu, sunat terbukti memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

  • Menurunkan risiko infeksi saluran kemih. Meskipun risiko infeksi saluran kemih pada laki-laki cenderung rendah, tapi infeksi ini lebih sering terjadi pada laki-laki yang tidak disunat.
  • Menurunkan risiko penyakit menular seksual. Pria yang disunat berisiko lebih rendah terkena infeksi menular seksual seperti HPV, herpes kelamin, sipilis, bahkan HIV/ AIDS.
  • Melindungi dari risiko kanker penis pada pria dan kanker serviks pada pasangan wanitanya. Walaupun kanker penis tergolong jarang, pria yang disunat cenderung lebih aman dari kanker penis.
  • Mencegah berbagai penyakit penis. Sekitar tiga persen anak laki-laki yang tidak disunat akan berakhir dengan permintaan sunat saat mereka bertambah dewasa. Ini karena usia dewasa sering kali mengalami fimosis atau kondisi saat kulit kulup penis tidak dapat ditarik kembali.
  • Mencegah balanitis (kepala penis sakit dan bengkak) dan balanoposthitis (radang kepala penis dan kulup).

Sama seperti prosedur bedah, proses sunat juga memiliki efek samping yang bisa saja muncul meskipun risikonya lebih rendah. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:

  • Risiko perdarahan dan infeksi di area yang disunat
  • Iritasi pada kelenjar
  • Peningkatan risiko meatitis (radang pembukaan penis)
  • Risiko cedera pada penis

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan pada JAMA Pediatrics menemukan bahwa bayi yang disunat di bawah satu tahun mengalami efek samping sunat sebesar 0,5 persen. Namun, sunat tidak dianjurkan untuk dilakukan pada bayi prematur yang kondisi kesehatannya belum stabil.

Pada dasarnya, laki-laki sebaiknya melakukan prosedur sunat sejak bayi. Ini karena risiko atau efek samping sunat bisa meningkat 10-20 kali lebih tinggi jika dilakukan setelah anak cukup besar.

Walau demikian, pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk disunat atau tidak. Di sini Anda bisa menanyakan tentang manfaat dan risiko sunat sebelum mengambil keputusan untuk menyunatkan bayi laki-laki Anda. Pilihlah dokter profesional agar sunat berjalan lancar dan minim efek samping.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bahaya Komplikasi Infeksi Saluran Kemih Jika Tidak Diobati Sampai Tuntas

Meski termasuk umum, infeksi saluran kemih yang tak diobati hingga tuntas bisa membawa komplikasi bagi penderitanya, salah satunya kerusakan ginjal.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Urologi, Urologi Lainnya 07/08/2020 . Waktu baca 7 menit

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih (infeksi saluran kencing) adalah ketika ada bakteri pada organ saluran kencing. Apa gejalanya? Bagaimana menangani kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 13 menit

6 Gejala Disuria (Anyang-anyangan) Berdasarkan Penyebabnya

Jika Anda pernah merasa nyeri saat buang air kecil, ini mungkin merupakan gejala dari anyang-anyangan. Selain itu, apa lagi gejala yang perlu Anda kenali?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

seks infeksi saluran kencing pasangan

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 5 menit
cara mencegah infeksi saluran kemih

Berbagai Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih (ISK) Kembali Lagi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 7 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
obat infeksi saluran kencing

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 7 menit