Seks Tantra: Teknik Seks India Kuno yang Tak Kalah Dengan Kama Sutra

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/06/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kesalahan umum saat berhubungan seks antara lain terburu-buru dan terlalu memaksakan diri agar orgasme. Seks yang memburu memang bisa bikin semangat dan bergairah. Namun kepuasannya cenderung bersifat sesaat, tidak akan terasa dalam waktu yang cukup lama. Terlalu ngebet untuk mencapai klimaks juga bikin seks terasa kurang menyenangkan.

Bila Anda cukup sering melakukan dua kesalahan tersebut, sudah saatnya Anda mencoba teknik seks baru dari peradaban India kuno. Teknik ini dikenal sebagai seks tantra.

Apa itu seks tantra?

Seks tantra adalah gabungan dari teknik meditasi dan seks. Jadi jangan bayangkan seks ini akan menjamin orgasme atau bikin Anda kehabisan napas saking serunya. Teknik seks yang sudah dikenal sejak 5.000 tahun lalu ini justru menitikberatkan pengalaman bercinta yang pelan, penuh kesadaran, dan seimbang.

Trik yang perlu dikuasai adalah menyeimbangkan energi maskulin dari pria dan energi feminin dari wanita. Untuk bisa mencapai titik keseimbangan tersebut, tentu tidak bisa terburu-buru. Anda dan pasangan harus fokus dan menenangkan diri. Dengan pikiran yang fokus pada momen intim bersama pasangan, pengalaman seks Anda pun jadi lebih kaya dan bermakna.

Cara melakukan seks tantra

Tertarik untuk mencoba seks tantra? Tenang, berikut adalah panduan pemula untuk bercinta dengan kesadaran penuh ala tantra.

1. Pertama-tama, Anda harus membangun energi seksual yang kuat bersama pasangan. Sebaiknya Anda duduk berhadap-hadapan dengan pasangan Anda. Untuk para pria, pangku pasangan Anda senyaman mungkin. Usahakan agar mata Anda saling bertatapan.

2. Setelah cukup nyaman dengan posisi tersebut, bernapaslah dengan tenang bersama-sama. Ambil napas dalam dari hidung, tahan selama dua detik, dan hembuskan melalui mulut. Anda dan pasangan sebaiknya melakukan ini dengan ritme yang serasi sambil terus saling bertatapan. Teknik pernapasan ini akan membantu Anda berdua jadi lebih rileks dan seritme.

3. Agar lebih intim, Anda bisa saling mengucapkan kata-kata romantis (tapi bukan gombal) pada pasangan. Misalnya, “Aku sayang sekali sama kamu,” atau, “Aku suka banget melihat tatapanmu yang lembut.”

4. Pelan-pelan, sentuh tangan atau wajah pasangan Anda selembut mungkin dengan ujung jari-jari Anda. Ini akan membangkitkan indra peraba pasangan dan membuatnya bergidik. Dari situ, goda pasangan dengan menyentuh ringan area di sekitar puting atau organ intimnya. Namun, jangan langsung merangsang di area tersebut. Biarkan sensasi “tanggung” membangkitkan energi Anda.

5. Cium mesra pasangan dengan bibir yang agak terbuka. Sambil menahan bibir tetap terbuka saat berciuman, tarik napas dalam dan buang napas lewat mulut. Biarkan hembusan napas satu sama lain bertemu dan terjalin. Setelah itu, katupkan bibir dengan sangat perlahan dan cium lembut bibir pasangan seperti biasa.  

6. Lanjutkan sesi bercinta lembut ini dengan saling memijat. Mulailah dengan memijat bahu, punggung, lengan, dan kaki pasangan. Kemudian, dengan tekanan selembut mungkin, pijat area sensitif pasangan. Misalnya leher, paha dalam, bokong, dada, dan penis atau vagina. Ingat, jangan terburu-buru. Ulangi gerakan yang sama di area sensitif pasangan berkali-kali.

7. Sebelum melakukan penetrasi, Anda dan pasangan bisa menikmati keintiman dengan cara menggesekkan atau menyentuh alat kelamin masing-masing selambat mungkin. Anda akan merasakan antisipasi yang memuncak. Inilah yang disebut dengan energi seksual.

8. Akhirnya, Anda bisa bercinta dengan posisi seks yang romantis. Usahakan Anda dan pasangan tetap berhadap-hadapan, misalnya dengan posisi seks misonaris atau wanita dipangku pria. Sambil penetrasi, jangan lupa untuk tetap bernapas bersamaan. Tak perlu khawatir soal orgasme. Pasalnya, seks tantra memang bukan dirancang khusus supaya bisa klimaks. Melainkan agar pasangan bisa saling menyadari setiap sentuhan, gerakan, dan tarikan napas masing-masing.  

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

ISK diakibatkan oleh bakteri yang biasanya lebih sering menyerang perempuan. Cari tahu obat dan cara alami sembuhkan infeksi saluran kencing.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Urologi Lainnya 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
Masturbasi Saat Hamil

Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
ukuran penis

Apakah Ukuran Penis Berpengaruh Terhadap Kepuasan Seksual?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 11/08/2020 . Waktu baca 4 menit
seks infeksi saluran kencing pasangan

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 5 menit