4 Pola Pikir Salah yang Sering Dilakukan Oleh Si Pecandu Kerja

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 06/06/2018
Bagikan sekarang

Pola berpikir yang salah merupakan penyebab kenapa banyak orang terjebak dalam kebiasaan gila kerja ketika mereka ingin mencoba untuk rehat sejenak dari pekerjaanya. Lantas, pola pikir seperti apa yang membuat banyak orang jadi gila kerja (workaholic) dan bagaimana cara mengatasinya? Cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Pola pikir salah yang membuat orang jadi gila kerja

Meski kerja secara berlebihan sering dianggap baik dan bahkan dihargai, namun orang yang bekerja di luar batas normal akan menimbulkan berbagai masalah. Berikut ini beberapa pola pikir yang membuat banyak orang jadi gila kerja:

1. Selalu menunggu “waktu yang tepat”

bahaya kerja lembur

Kebanyakan orang yang gila kerja sering menunggu waktu tepat untuk mengambil cuti kantor atau sekadar beristirahat dari setumpukan tugas yang mencekik. Sayangnya, waktu yang tepat tersebut tak pernah datang. Alih-alih mendapatkan waktu yang pas, Anda justru selalu mendapatkan proyek atau tugas tambahan yang mendorong untuk terus bekerja lebih lama.

Solusi: Daripada berharap waktu yang tepat datang menghampiri, cobalah untuk berani bersikap. Beberapa orang percaya bahwa beristirahat justru akan semakin menumpuk pekerjaanya. Sementara beberapa orang lainnya, takut untuk kehilangan kesempatan emas ketika mereka berhenti bekerja.

Jika Anda tipe yang takut kehilangan kesempatan emas saat berhenti bekerja, cobalah berpikir bahwa melewatkan beberapa peluang bukanlah sebuah kesalahan yang fatal. Tidak apa mundur satu langkah untuk lompatan yang lebih jauh. Ingatlah selalu bahwa ketika Anda mundur, Anda akan melompat pada peluang yang sangat besar untuk posisi yang lebih baik.

Sedangkan jika selama ini Anda terus bekerja karena takut pekerjaan semakin menumpuk, maka sebaiknya cari tahu dulu apa yang benar-benar ingin Anda kejar. Jadi, beban kerja dan ekspektasi Anda akan lebih masuk akal. Pertimbangkan selalu bahwa apa yang selama ini Anda kerjakan harus sepadan dengan apa yang Anda dapatkan. Ketahuilah asal Anda bisa mengatur waktu, istirahat tidak selalu akan membuat pekerjaan Anda bertambah banyak.

2. Jika tidak bekerja, karir saya akan hancur

efek kerja shift malam

Bagi orang yang dengan sindrom imposter, gila kerja merupakan satu-satunya cara mereka untuk melindungi karirnya dari kehancuran. Sindrom imposter sendiri adalah kondisi psikologis di mana seseorang merasa tidak pantas meraih kesuksesan yang telah dicapainya.

Kebanyakan orang dengan sindrom ini justru merasa waswas, seolah suatu hari orang-orang akan tahu bahwa dirinya hanyalah seorang penipu yang tidak berhak mengakui segala prestasi dan keberhasilannya. Itu sebabnya, banyak orang dengan sindrom ini bekerja lebih keras supaya tidak dianggap penipu.

Solusi: Agar dapat mempertahankan kesuksesan karir, Anda memang dituntut untuk bekerja keras. Namun, gila kerja yang membuat Anda terlalu keras dalam bekerja sampai-sampai lupa dengan segalanya Anda adalah pemikiran yang salah.

Pikirkan lagi baik-baik, apa yang membuat Anda jadi gila kerja. Pasalnya, terlalu banyak bekerja sering diartikan sebagai tanda ketidakmampuan seseorang untuk mengatur waktu.

Selain itu, terlalu banyak bekerja juga bisa jadi tanda Anda memiliki keterampilan organisasi yang buruk sehingga tidak mampu membedakan antara yang mana hal yang harus diutamakan mana yang tidak.

3. Percaya bisa lebih produktif dengan mengambil lebih banyak pekerjan

gila kerja

Ketika melakukan sesuatu yang berbahaya, banyak orang berpikiran bahwa mereka adalah orang pilihan yang hebat. Contohnya ketika Anda nyetir sambil main telepon genggam. Ketika bisa main telepon genggam sambil berkendara, beberapa orang menganggap dirinya hebat karena tidak semua orang bisa dan berani melakukannya. Dengan pemikiran yang sama, orang-orang yang gila kerja berpikir bahwa mereka bisa tetap bekerja produktif meski pekerjaannya benar-benar menumpuk.

Solusi: ingatlah bahwa Anda sama dengan manusia pada umumnya. Bekerja terlalu lama akan membuat stamina menurun, yang pada akhirnya dapat memengaruhi produktivitas  dalam bekerja. Bukannya mendapatkan hasil yang optimal, hasil pekerjaan Anda yang dilakukan dengan susah payah itu justru tak jarang berakhir sia-sia. Pasalnya Anda tidak maksimal ketika bekerja.

4. Merasa cemas ketika tidak bekerja

jam kerja terlalu lama

Terbiasa dengan pekerjaan yang banyak, orang yang gila kerja biasanya akan merasa aneh ketika suatu waktu ia tidak bekerja. Tak jarang, orang yang gila kerja dirundung rasa cemas yang berlebihan. Sayangnya, kebanyakan dari mereka mengartikan rasa cemas ini sebagai tanda bahwa mereka harus terus bekerja. Padahal ini adalah pemikiran yang salah.

Solusi: ketahuilah bahwa rasa cemas yang muncul ketika Anda sedang tidak bekerja sifatnya sementara dan ini adalah hal yang normal terjadi. Ya, perubahan perilaku dari yang semula terlalu banyak bekerja menjadi berhenti bekerja untuk sementara waktu membuat tubuh Anda memunculkan sinyal rasa cemas.

Jadi, rasa cemas ini bukan sebagai tanda Anda membuat pilihan yang salah dan membuat Anda harus bekerja lebih banyak lagi. Berpegang teguhlah pada rencana awal Anda dan biarkan emosi Anda membaik dengan sendirinya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata, Ini Alasan Mengapa Anda Jadi Tidak Produktif Saat Patah Hati

Tak bisa dipungkiri, orang bisa merasa sangat sedih akibat patah hati. Namun, tahukah Anda jika hal ini bisa sampai berdampak pada kinerja Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena

7 Kunci Menjaga Hubungan Tetap Hangat Meski Pasangan Sibuk Bekerja

Jarang bertemu atau bahkan berkomunikasi satu sama lain dengan pasangan Anda karena sibuk? Berikut cara menghadapi pacar sibuk akan pekerjaannya!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi

5 Cara Paling Jitu Buat Anak Rantau Mengusir Homesick

Homesick tapi tidak bisa pulang musim liburan ini karena kehabisan tiket? Coba lima cara ini untuk mengobati rindu kampung halaman yang nun jauh di mata.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena

Tanpa Disangka, Beginilah Peran Kondisi Kantor Pada Kesehatan Karyawan

Kondisi kantor yang megah nan mewah tidak menjamin seluruh karyawannya terbebas dari jeratan penyakit yang bisa datang kapan pun.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

dampak terlalu sibuk bekerja

Inilah Akibat yang Dapat Ditimbulkan dari Terlalu Sibuk Bekerja

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/10/2019
tipe orang yang suka menunda pekerjaan

6 Tipe Orang yang Suka Menunda Pekerjaan (Hayo, Anda yang Mana?)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 27/09/2019
pasangan tidak mendukung karir

Ketika Karier dan Cinta Bertentangan, Apa yang Harus Dilakukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/08/2019
pasangan workaholic

Punya Pasangan Workaholic, Coba 5 Tips Ini Agar Tetap Merasa Dekat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2019