Bukan Sekadar Curhat, Ini Manfaat Layanan Konseling bagi Kesehatan Jiwa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pemerintah Indonesia baru saja meluncurkan layanan konsultasi psikologi untuk sehat dan jiwa, atau Sejiwa. Layanan ini diusulkan mengingat banyaknya masyarakat yang berisiko mengalami masalah psikologis akibat pandemi COVID-19. Layanan konseling Sejiwa diharapkan dapat memberikan manfaat terutama bagi mereka yang rentan.

Pandemi COVID-19 membuat masyarakat mau tidak mau harus berada di rumah dalam waktu lama. Meski efektif mencegah penyebaran penyakit, cara ini juga meningkatkan angka pelecehan seksual, depresi akibat PHK, hingga kekerasan dalam rumah tangga. Layanan konseling merupakan bagian yang amat penting dalam penanganan masalah ini.

Manfaat layanan konseling

konseling psikologi

Kesehatan jiwa masih menjadi topik yang tabu. Istilah ‘konseling’ pun masih identik dengan pasien yang memiliki masalah kejiwaan, ruang terapi yang kaku, serta psikolog dan segudang pertanyaannya.

Padahal, konseling tidak hanya ditujukan bagi klien yang memiliki gangguan psikologis. Orang yang menghadapi konflik keluarga, putus cinta, hingga masalah keuangan akibat pandemi COVID-19 pun berhak mendapatkan layanan konseling.

Konseling dapat membantu Anda melalui beberapa cara, di antaranya:

1. Tempat mengungkapkan emosi

Masalah yang Anda hadapi tentu menimbulkan berbagai macam emosi. Emosi negatif yang tidak tersalurkan dengan baik lama-kelamaan akan menumpuk, menyebabkan masalah baru, dan bahkan memicu timbulnya masalah psikologis lain.

Inilah manfaat terpenting dari layanan konseling. Konseling adalah tempat bagi Anda untuk mengungkapkan emosi dengan cara yang sehat. Anda bisa mengeluarkan semua kesedihan, rasa takut, dan amarah yang Anda rasakan tanpa perlu waswas merasa terhakimi.

Mengungkapkan emosi juga membuat Anda merasa lebih lega, sebab Anda akhirnya dapat melepaskan beban yang selama ini menumpuk di dada. Selain itu, Anda juga bisa memahami dari mana asalnya emosi tersebut dan cara menghadapinya.

2. Membuka sudut pandang baru

Masalah yang muncul bertubi-tubi terkadang membuat pikiran terasa buntu. Inilah yang membuat banyak orang memilih curhat kepada orang lain. Mereka sebetulnya berusaha mencari sudut pandang baru karena mereka kesulitan menemukan solusi.

Konseling bisa memberikan Anda sudut pandang lain, bahkan yang belum pernah Anda pikirkan sebelumnya. Saat konseling, Anda mendapat manfaat dari mengobrol dengan terapis. Ini membuat Anda dan terapis saling memahami pandangan satu sama lain.

Terapis juga membantu melihat masalah Anda dari kejauhan, bukan sebagai Anda yang sedang mengalaminya. Dengan begitu, Anda dapat melihat celah ataupun hal lain yang bisa membantu Anda menyelesaikan masalah.

3. Menggali masalah sekaligus solusinya

Setelah memahami dari mana sumber masalah Anda, sekarang saatnya mencari cara mengatasinya. Mencari solusi untuk masalah sendiri tentu tidak mudah. Oleh sebab itu, terapis akan bekerja sama dengan Anda melalui sesi konseling.

Konseling membantu Anda mencari solusi tanpa diliputi rasa cemas atau sedih yang meluap-luap, bahkan sekalipun masalahnya belum tuntas. Emosi negatif ini memang belum hilang, tapi terapis membantu Anda mengelolanya melalui terapi.

Begitu emosi negatif tersebut sudah terkendali, Anda kini dapat mencari solusi dengan pikiran yang lebih jernih. Menuntaskan masalah tentu perlu waktu, tapi setidaknya Anda kini tahu apa saja langkah yang harus dilakukan.

4. Menjaga kesehatan fisik

Manfaat konseling juga berpengaruh pada kesehatan fisik Anda. Mereka yang mengalami stres dan rasa cemas berlebih sering kali juga mengalami susah tidur, penurunan berat badan, susah konsentrasi, maupun keluhan lain yang tanpa sadar berasal dari pikiran.

Konseling memang fokus pada kesehatan jiwa, tapi metode ini turut membantu Anda menjadi lebih sehat dan bahagia. Konseling juga membuat Anda merasa terhubung dengan orang lain sehingga Anda tidak merasa kesepian.

Rasa bahagia yang Anda peroleh dari konseling berdampak positif bagi tubuh. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa rasa bahagia dapat meningkatkan fokus, menjaga sistem imun, memberikan energi lebih, bahkan membuat Anda lebih panjang umur.

5. Membantu Anda menjalani kehidupan sehari-hari

Konseling memang tidak mengatasi masalah Anda semudah membalik telapak tangan. Namun, metode ini membantu Anda melepaskan beban yang menumpuk dan memberi Anda ruang untuk berbicara kepada orang lain ketika hidup terasa begitu sulit.

Melalui konseling, Anda dapat bertemu tenaga mental profesional yang mendengarkan semua keluh-kesah Anda. Anda juga bisa mengendalikan emosi negatif yang mengganggu dan fokus mencari solusi demi hidup yang lebih baik.

Manfaat konseling tidak muncul dalam waktu singkat. Hanya saja, dengan kesabaran dan komitmen, Anda bisa memperolehnya perlahan-lahan. Lambat laun, Anda dapat mengejar kembali mimpi yang selama ini tertunda oleh stres berkepanjangan.

Anda mungkin perlu menjalani beberapa sesi konseling untuk menemukan terapis atau jenis terapi yang sesuai. Ini merupakan hal yang wajar. Jangan ragu untuk bertanya kepada psikolog agar Anda memperoleh manfaat konseling secara optimal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Biblioterapi, Terapi Baca Buku untuk Kesehatan Jiwa

Membaca buku ternyata tidak hanya membuat Anda makin pintar, tapi juga bisa mengatasi berbagai gangguan psikologis dalam terapi yang disebut biblioterapi.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Psikologi 17/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Berkonsultasi dengan Teman Psikolog, Bagaimana Aturannya?

Tentu menyenangkan memiliki teman yang memahami ilmu psikologi. Namun, bolehkah Anda melakukan konsultasi dengan teman yang bekerja sebagai psikolog?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Psikologi 26/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Selain Psikolog, Tenaga Kesehatan Berikut Juga Menangani Masalah Mental

Selain psikolog, ternyata masih ada beragam jenis tenaga kesehatan lain yang menangani masalah mental. Apa saja contohnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Psikologi 07/08/2019 . Waktu baca 4 menit

Apakah Masalah Psikologis Bisa Sembuh Hanya dengan Terapi Online?

Banyak orang mulai melirik terapi online untuk mengatasi masalah kesehatan mental yang dialami. Dibandingkan terapi tatap muka, seberapa efektif metode ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Psikologi 14/06/2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mitos psikoterapi

Mitos Seputar Psikoterapi yang Salah Kaprah

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 5 menit
manfaat surfing kesehatan mental

Berselancar di Laut Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Mental, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2020 . Waktu baca 5 menit
psikoterapi

Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . Waktu baca 6 menit