Berdamai dengan diri sendiri tidak semudah kedengarannya. Sering kali Anda berharap atau berekspektasi terlalu tinggi, bahkan kepada diri sendiri. Memberikan ekspektasi dan target yang terlalu berat untuk diri sendiri justru menambah beban, apalagi jika ekspektasi dan target yang dibuat tidak sesuai dengan kapasitas dan kemampuan diri untuk meraihnya.

Membanding-bandingkan diri dengan orang lain juga bisa menjadi pemicu susahnya berdamai dengan diri sendiri. ‘Rumput tetangga lebih hijau’ benar adanya. Akses mudah yang Anda miliki untuk melihat kehidupan orang lain terkadang membuat Anda merasa ‘kecil’ dan tidak bersyukur atas apa yang telah Anda miliki.

Jika dibiarkan, hal ini dapat berdampak pada penerimaan Anda atas diri sendiri dan menghalangi Anda mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya.

7 cara berdamai dengan diri sendiri

Berdamai dengan diri sendiri sama halnya dengan mencintai diri Anda sepenuhnya. Menurut Psychology Today, mencintai diri sendiri merupakan bagian penting untuk kesehatan mental serta hubungan Anda dengan orang lain. Mulai sekarang, yuk berdamai dan mencintai diri sendiri.

1. Percaya pada diri sendiri

Kurangi perasaan ragu terhadap diri Anda sendiri. Percaya setiap hal yang muncul dari dalam diri Anda. Apapun yang terjadi, Anda akan tumbuh melalui pengalaman pribadi Anda, sehingga yakinlah pada diri sendiri.

Anda mungkin cukup pintar untuk memahami langkah apa yang harus diambil dalam setiap situasi. Jangan takut melakukan kesalahan karena dari kesalahan itulah Anda bisa belajar menjadi pribadi yang lebih baik.

Beri waktu untuk diri Anda belajar dan bersabarlah sebagai bagian dari berdamai dengan diri sendiri.

2. Pahami pikiran sendiri

Tidak semua pemikiran yang Anda miliki adalah pikiran yang positif. Mulai sadari pikiran-pikiran buruk yang dimiliki agar Anda bisa segera menepis segala pikiran negatif yang muncul.

Demi berdamai dengan diri sendiri, ikuti segala pikiran positif yang bisa menuntun Anda ke arah hidup yang lebih baik.  Jangan memanjakan serta membiarkan pikiran negatif hidup terus berlarut-larut di dalam kepala Anda.

3. Peduli dengan diri sendiri

Mungkin terdengar mudah, tapi tidak semua orang bisa melakukannya. Kebanyakan orang justru memilih untuk tidak memikirkan diri sendiri dan selalu mendahulukan orang lain seolah kebutuhan dan kepentingan dirinya tidak lebih penting dari orang lain.

Padahal, pikiran ini justru membuat Anda mengecilkan diri sendiri. Coba untuk mencintai diri Anda dengan menyejajarkan perasaan Anda dengan perasaan orang lain, bahwa perasaan Anda sama pentingnya dengan milik orang lain.

Perlakukan diri Anda sama halnya dengan memperlakukan orang yang Anda sayangi. Mencintai diri sendiri membuat Anda dapat memaafkan segala kesalahan yang telah diperbuat hingga akhirnya dapat berdamai dengan diri sendiri.

4. Jangan terlalu ambisius

Ambisi untuk maju dan berkembang bisa menjadi motivasi yang baik untuk diri Anda, namun terlalu menginginkan banyak hal dapat menyakiti diri Anda. Apalagi jika Anda tidak bisa meraihnya.

Kenali kapasitas dan kemampuan diri Anda, dan sesuaikan keinginan Anda terhadap kedua hal tersebut. Anda boleh saja mengingini sesuatu, namun pastikan Anda sedang tidak menyakiti diri Anda dalam prosesnya.

Berdamai dengan diri sendiri juga berarti mengurangi potensi untuk menyakiti diri sendiri.

5. Sadari bahwa kecewa adalah bagian dari hidup

Sebagai manusia biasa, Anda tidak mungkin terhindar dari rasa sedih dan kecewa. Bahkan orang yang sukses dan bahagia pasti pernah merasakan perasaan-perasaan itu.

Hadapi perasaan tersebut dengan tegar dan terima perasaan itu dengan baik. Jangan berusaha untuk menghindarinya atau berpura-pura tidak merasakannya, karena hal itu hanya menunda diri Anda melaluinya.

Beri diri Anda waktu untuk memproses perasaan tersebut dan melakukan sesuatu atasnya, sebagai bagian dari berdamai dengan diri sendiri.

6. Hadapi rasa takut anda

Jika Anda memiliki rasa takut akan sesuatu, jangan berusaha untuk membenci perasaan itu. Lebih baik akui perasaan itu dan coba untuk menghadapi rasa takut yang Anda miliki.

Dengan menghadapinya, Anda akan menjadi lebih kuat dan terbiasa. Rasa takut itu mungkin tidak akan pernah bisa hilang, tapi setidaknya Anda sudah tahu bagaimana mengatasinya.

7. Jangan menjadi perfeksionis

Melakukan kesalahan adalah hal yang wajar dan pasti dilakukan oleh semua orang. Terlalu larut dalam menyesali kesalahan yang telah Anda buat hanya akan membuat Anda tidak bisa merasa bahagia.

Cobalah untuk menerima kesalahan yang telah Anda perbuat sebagai bagian dari proses belajar. Jangan menghukum diri Anda terlalu keras atas kesalahan-kesalahan yang telah terjadi.

Berdamai dengan diri sendiri sama artinya dengan menerima diri Anda sepenuhnya, termasuk kesalahan-kesalahan yang telah Anda perbuat, khususnya terhadap diri Anda.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca