Memahami Rasa Sakitnya Kegagalan: Yang Terjadi Pada Otak Saat Anda Mengalami Kegagalan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Yang namanya hidup, tak jarang Anda akan dihadapkan oleh kegagalan. Tak hanya satu kali, namun mungkin berulang kali. Contohnya, gagal masuk universitas impian, gagal dalam berbisnis, atau bahkan gagal mendapatkan sang pujaan hati. Gagal memang bikin sakit hati, tapi beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa kegagalan juga dapat menghambat konsentrasi seseorang sampai-sampai memengaruhi keberhasilan Anda di masa depan.

Studi ini juga menjelaskan kalau masih banyak orang yang jadi mager untuk bangkit lagi ketika mereka gagal. Sehingga tidak jarang kegagalan dalam hidup orang tersebut bisa langgeng dan tidak merubah apapun di dalam hidupnya. Kalau dalam hati Anda mungkin merasa stress, sedih, kecewa dan marah, apa yang bakal terjadi sama otak saat mengalami kegagalan dalam hidup?

Memahami reaksi otak saat mengalami Anda kegagalan

1. Bukan cuma pikiran yang stres, otak juga bisa stres

Rasa kesal, sedih, amarah dan bingung harus berbuat apa setelahnya, merupakan reaksi emosi kegagalan yang umum dirasakan. Namun penelitian lain menunjukkan, kalau kekhawatiran dan kecemasan yang terjadi pada saat Anda gagal dapat menjadikan otak untuk berpikir Anda melemah.

Tak jarang, hal ini pun bisa berdampak pada kondisi otak yang tidak bisa memecah masalah kontrol emosional. Hal ini bisa dirasakan ketika Anda menghayati dan menyimak proses usaha Anda saat sedang berusaha mencapai tujuan. Akhirnya, tak jarang dampak kegagalan ini akan ditafsirkan otak sebagai keraguan, dan bahkan hal yang hanya bisa bikin stress.

Lalu, hal apa yang bisa dilakukan?

Sebelum mengetahui hal apa yang bisa dilakukan saat gagal, Anda harus tahu dulu apa efek jangka panjang dari stress berat pada otak saat mengalami kegagalan. Anda bisa membubuh sel otak dan mengikis jaringan otak, lalu hal ini juga bisa menghambat keberhasilan Anda dalam berpikir, lho.

Sebagai gantinya, coba ingat-ingat proses dan apa yang akan diubah dari kegagalan Anda.  Penelitian menunjukkan bahwa Anda dapat “mengedit” kegagalan sebelumnya sambil mengganti kenangan buruk itu dengan hal yang lucu atau konyol.  Dengan mengaitkan kegagalan Anda dengan sesuatu yang lucu atau konyol, Anda bisa mempelajari kegagalan dan memperbaiki usaha Anda selanjutnya.

2. Otak akan langsung menggebu-gebu memikirkan tujuan lain

Reaksi otak saat mengalami kegagalan kadang juga membuat diri Anda membabi buta untuk melakukan usaha lain tanpa mengetahui tujuan yang sebenarnya. Namun nyatanya itu salah, dan Anda tidak dianjurkan melakukan hal tersebut.

Mengapa tidak dianjurkan? Begini, sebenarnya kesuksesan seseorang itu tidak luput dari rencana yang akan mereka lakukan saat nantinya gagal. Tapi, ini bukan berarti mereka berencana gagal, ya.

Artinya mereka hati-hati merencanakan dan memprediksi hasil dari tujuan mereka. Mereka memiliki rencana cadangan jika memang upaya mereka gagal. Tanpa rencana yang matang, otak biasanya memilih jalan yang paling tidak tahan dan hasil yang paling mudah didapat. Jadinya, malah melenceng ke tujuan atau kesuksesan yang Anda dambakan sebetulnya.

Lalu, apa yang bisa saya lakukan?

Sebagai gantinya, kukuhkan dan tetapkan tujuan jangka panjang Anda saat sedang berusaha.  Ada satu studi menemukan, kalau bagi Anda yang suka menentukan goal  di mana dan kapan Anda harus membuat kesuksesan, hal itu bisa meningkatkan keberhasilan Anda dalam berusaha apapun.  

3. Otak Anda akan mencoba untuk menghindar dari kegagalan

Setelah mengalami kegagalan, pastinya Anda tidak ingin gagal lagi di dalam hal yang sama, kan? Ya, akibat tidak inginnya Anda jatuh ke lubang yang sama, akhirnya Anda memaksakan alam bawah dasar Anda untuk selalu melakukan sesuatu dengan benar tanpa kesalahan.

Para psikolog menyebut ini sebagai “menghindar” atau “sebuah pencegahan” yang dilakukan dalam rangka memotivasi diri. Namun penelitian menunjukkan bahwa memotivasi diri sambil menghindar cenderung menimbulkan kecemasan karena takut akan menghasilkan hal negatif. Tak jarang hal ini malah jadi mengganggu proses usaha Anda yang lain ke depannya.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengubah tujuan Anda sambil menyelipkan hal positif di dalamnya. Selain itu, tujuan kesuksesan yang punya manfaat lebih efektif terwujud daripada hanya sekadar keberhasilan untuk diri sendiri. Contoh misalnya, kalau Anda sedang berusaha mewujudkan impian menjadi penulis, Anda bisa mengubah tujuan Anda menjadi penulis. Dari yang tadinya bertujuan untuk sekadar hobi atau mencari penghasilan, Anda bisa menyelipkan tujuan untuk memberi inspirasi bagi orang lain karena tulisan Anda.

Dengan cara tersebut, Anda pun bisa meningkatkan pencapaian dan kenikmatan ketika sedang berusaha. Hal itu pun bisa meningkatkan motivasi diri untuk bekerja lebih baik lagi dalam memperoleh keberhasilan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

    Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

    Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

    Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

    7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

    Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

    9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

    Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara pakai termometer

    Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
    apa itu lucid dream

    Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
    Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

    Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
    berhenti minum pil kb

    7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit