Panduan Aman Mengobati Luka Bakar Pada Kulit Si Kecil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak seperti orang dewasa, anak-anak sangat mudah sekali cedera. Misalnya, terjatuh sehingga menimbulkan luka terbuka atau pun terkena benda panas sehingga kulitnya terbakar. Supaya luka bakar pada anak tidak menyebabkan rasa perih berkepanjangan, Anda harus sigap memberikan pertolongan pertama. Bagaimana caranya? Simak panduannya berikut ini.

Panduan mengatasi luka bakar pada anak

Luka bakar menyebabkan rasa perih pada kulit. Ini bisa membuat anak jadi rewel atau terbaring lemah karena tidak bisa bergerak dengan bebas. Oleh karena itu, semua luka bakar harus ditangani dengan cepat untuk mengurangi suhu daerah yang terbakar dan mengurangi kerusakan pada kulit dan jaringan di bawahnya (jika luka bakar parah). Saat Anda menghadapi situasi ini, perhatikan langkah-langkah berikut ini.

1. Pahami penyebabnya dan tingkat keparahannya

Luka bakar pada anak bisa terjadi karena berbagai hal. Mulai dari ketumpahan air panas, kontak langsung dengan benda panas atau kabel listrik terkelupas, terbakar sinar matahari (sunburn) atau terkena bahan kimia. Setelah mengetahui penyebabnya, segera jauhkan benda yang menyebabkan luka bakar dari tubuh anak.

Nah, sebelum menentukan langkah selanjutnya, perhatikan seberapa parah luka tersebut pada kulit si kecil. Anda 3 kategori tingkatan yang perlu Anda pahami, yaitu:

Luka bakar tingkat pertama

Luka terjadi pada lapisan kulit paling luar, sehingga menyebabkan kulit kemerahan dan bengkak atau kulit menjadi kering tapi tidak lecet. Keduanya pasti menimbulkan rasa sakit. Luka seperti ini dapat sembuh dalam 3 hingga 6 hari.

Luka bakar tingkat kedua

Luka yang terjadi lebih serius karena sudah mengenai lapisan kulit di bawahnya. Luka bakar pada anak ini menyebabkan kulit melepuh, kemerahan, dan terasa amat sakit. Lepuhan akan pecah dalam beberapa hari menyebabkan luka terbuka. Untuk bisa sembuh total, biasanya luka ini bisa memakan waktu 3 minggu atau lebih.

Luka bakar tingkat ketiga

Luka paling serius ini melibatkan semua lapisan dan jaringan kulit di bawahnya. Luka bakar ini menyebabkan kulit jadi kering, memutih, atau hangus. Area kulit yang terbakar mungkin terasa sakit atau mati rasa pada awalnya karena adanya kerusakan saraf. Waktu penyembuhan memakan waktu sangat lama.

Untuk luka bakar tingkat dua yang areanya cukup kecil, bisa Anda tangani sendiri. Namun, jika luka bakarnya cukup luas, dianjurkan melakukan perawatan tambahan dari dokter. Sementara, untuk luka bakar pada anak tingkat ketiga, Anda harus segera membawa anak ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.

2. Lakukan pertolongan pertama

Setelah menjauhkan anak dari sumber yang menyebabkan kulit terbakar, segera lakukan pertolongan pertama, meliputi:

  • Membasahi kulit anak yang terbakar dengan air mengalir. Ini biasanya dilakukan untuk mendinginkan kulit sekaligus membersihkan zat kimia penyebab luka bakar yang menempel di kulit.
  • Kompres area kulit yang terbakar dengan air biasa (tidak dingin atau pun panas) selama 3 sampai 5 menit.
  • Oleskan obat luka bakar yang bisa Anda beli di apotek.
  • Berikan ibuprofen atau acetaminophen untuk mengurangi rasa sakit jika perlu.
  • Tutupi luka dengan perban atau kain bersih selama 24 jam supaya luka tetap bersih.

3. Lanjutkan dengan perawatan penyembuhan

Proses penyembuhan luka bakar pada anak memakan waktu. Supaya lebih cepat pulih, Anda bisa menerapkan perawatan lanjutan, meliputi:

  • Menyiapkan makanan tinggi protein untuk anak. Protein dapat membangun sel-sel tubuh yang rusak sehingga mempercepat penyembuhan luka bakar. Anda bisa menyisipkan susu, daging, telur, yogurt, keju, dan kacang-kacangan.
  • Selalau oleskan obat luka bakar rutin hingga luka mengering. Kemudian, lanjutkan dengan mengoleskan pelembap setidaknya 4 kali sehari supaya kulit tidak gatal, tetap halus, dan kembali kenyal.
  • Pastikan perban yang menutupi luka tidak basah sehingga tidak perlu sering diganti.
  • Untuk sementara gunakan pakaian yang tidak menimbulkan luka tambahan pada area kulit yang terbakar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Penggunaan Ibuprofen untuk Anak di Masa Pandemi, Apakah Aman?

Penggunaan Ibuprofen untuk anak dalam mengatasi nyeri, misalnya demam telah terbukti aman diminum di tengah pandemi COVID-19. Berikut penjelasan lengkapnya.

Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Tips Parenting 26 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Pengaruh Kesehatan terhadap Kebahagiaan Anak

Hasil penelitian menemukan hubungan antara kesehatan dan kebahagiaan anak. Yuk, simak detail dan cara menjaga kesehatan buah hati sekarang.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
kesehatan dan kebahagiaan anak
Parenting, Nutrisi Anak 10 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Demam Naik Turun Pada Bayi (dan Cara Mengatasinya)

Semua orangtua mungkin panik dan takut menghadapi bayi demam naik turun. Sebenarnya apa yang menyebabkan bayi demam naik turun? Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Anak, Parenting 21 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit

Yang Harus Anda Lakukan Saat Anak Anda Kejang

Saat anak kejang, ini pasti adalah hal yang sangat menakutkan bagi orang tua. Jangan panik, ini yang harus segera Anda lakukan untuk menolongnya.

Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Parenting, Tips Parenting 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

memaksa anak olahraga

Memaksa Anak Jago Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 5 menit
cara menghilangkan dahak pada anak

4 Cara Menghilangkan Dahak pada Anak Secara Alami

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2020 . Waktu baca 3 menit
pneumonia pada anak

11 Gejala Pneumonia Pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
potret anak bahagia bebas dari alergi karena orangtua menjaga keseimbangan mikrobiota usus

Apa Peran Keseimbangan Mikrobiota Usus dalam Cegah Alergi Anak?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit