Gigitan Ular (Tidak Diketahui Jenisnya)

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

1. Definisi

Apa itu gigitan ular yang tidak diketahui jenisnya?

Kadang-kadang ular yang menggigit tidak terlihat jelas penampakannya karena langsung kabur. Dalam kasus lain, ularnya masih ada tetapi sulit untuk mengidentifikasi apakah ular itu berbisa atau tidak. Jika Anda perlu diperiksa oleh dokter, Anda bisa membawa serta ular yang menggigit jika ular tersebut sudah mati. Kebanyakan gigitan ular biasanya tidak berbahaya, kecuali jika bekas luka gigitan terasa panas dan membengkak dalam waktu 5 menit.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Tanda dan gejala termasuk:

  • Pusing, kebingungan, pingsan, dan syok
  • Perdarahan dari mulut, hidung, dan area luka
  • Muntah darah atau terdapat darah dalam urin atau tinja
  • Kelumpuhan otot yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas

2.Cara menanganinya

Apa yang harus saya lakukan?

Anda harus pergi ke rumah sakit atau klinik terdekat, jika Anda digigit ular, bahkan jika gejala yang muncul sangat ringan.

Staf rumah sakit akan memeriksa tanda-tanda yang muncul untuk menentukan apakah ular menghantarkan racun saat menggigit Anda.

Kapan saya harus ke dokter?

Hubungi dokter segera jika:

  • Ada satu atau dua tusukan luka dari taring ular
  • Area gigitan terasa panas atau sakit
  • Area gigitan bengkak
  • Muncul bintik darah atau bintik-bintik ungu di daerah gigitan
  • Anda merasa sakit atau ada yang salah dengan tubuh Anda

3. Pencegahan

Untuk menghindari gigitan ular:

  • Hindari daerah tempat ular dapat bersembunyi, seperti di bawah batu dan kayu.
  • Meskipun sebagian besar ular tidak berbisa, hindari bermain dengan ular apapun kecuali Anda telah dilatih dengan baik.
  • Jika Anda sering mendaki, pertimbangkan untuk membeli obat dan peralatan anti gigitan ular. Jangan gunakan peralatan anti gigitan ular jadul yang terdiri dari pisau silet dan alat hisap.
  • Jangan memprovokasi ular. Serangan ular terjadi ketika ular merasa terancam.
  • Ketuk jalan di depan Anda dengan tongkat sebelum memasuki area di mana Anda tidak bisa melihat kaki Anda, supaya Anda tidak menginjak ular secara tidak sengaja. Ular akan mencoba untuk menghindari Anda jika mereka diberikan cukup peringatan.
  • Ketika hiking di area yang dikenal terdapat ular, pakailah celana panjang dan sepatu jika memungkinkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Parafimosis

DefinisiApa itu parafimosis? Parafimosis adalah kondisi saat kulup penis tidak dapat ditarik kembali ke kepala penis. Dapat menyebabkan kulup penis membengkak dan tersangkut, sehingga mencegah peredaran darah terjadi ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Trauma Gigi

Trauma gigi atau cedera pada gigi sering ditandai dengan keluarnya darah dari gusi. Jika kasusnya ringan, cedera bisa Anda tangani sendiri di rumah.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Luka Gores

Biasanya, luka akibat goresan benda tajam hanya menimbulkan bekas sayatan. Namun, mengobati luka gores juga tidak boleh sembarangan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Luka Lecet

Luka lecet tidak hanya terasa perih dan menyakitkan, tapi juga bisa mengganggu penampilan. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
membersihkan luka diabetes dengan sabun

Luka Tertusuk

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit campak pada bayi

Campak

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit