Gigitan Hewan Liar

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/09/2019 . Waktu baca 2 menit
Bagikan sekarang

  • Definisi

Apa itu gigitan hewan liar?

Ada dua tipe gigitan hewan liar: gigitan dari hewan yang rawan rabies dan gigitan dari hewan yang sehat.

Gigitan hewan yang rawan rabies adalah penyakit fatal. Gigitan atau cakaran dari kelelawar, sigung, rakun, rubah, anjing hutan, atau hewan liar yang besar sangat berbahaya. Hewan ini dapat menularkan rabies bahkan jika mereka sendiri tidak mengidap gejala rabies. Tupai jarang membawa rabies.

Hewan pengerat seperti tikus, tikus, lalat, bajing, berang-berang, dan kelinci untungnya sudah dianggap bebas dari rabies.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Gejala yang mungkin terjadi meliputi:

  • Kuka robek atau luka besar di kulit dengan atau tanpa perdarahan
  • Memar
  • Sasa sakit yang menusuk
  • Jenis luka tusukan
  • Cara menanganinya
  • Apa yang harus saya lakukan?

Pertolongan Pertama Jika Diduga Terkontak Rabies:

Segera cuci luka dengan sabun dan air selama 10 sampai 15 menit. Jika memungkinkan, siram luka secara menyeluruh di bawah keran dengan air yang mengalir. Jika binatang buas masih ada di dekat tempat Anda, segera hubungi kantor polisi. Jika hewan tersebut sudah ditangkap atau mati, hindari kontak dengan hewan. Air liur dari hewan yang mengidap rabies dapat menyebabkan rabies dengan cara masuk melalui luka yang terbuka.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter jika:

  • Anak Anda digigit hewan liar yang rawan rabies
  • Gigitan menembus kulit
  • Anda memiliki kekhawatiran lainnya
  • Pencegahan

Ajarkanlah anak Anda untuk menghindari kontak langsung dengan hewan liar, bahkan jika hewan tersebut terlihat sehat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Vitamin Terbaik untuk Sistem Pencernaan Anak

    Vitamin merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk kesehatan sistem pencernaan anak. Lantas, jenis vitamin mana yang paling baik? Lihat di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Parenting, Nutrisi Anak 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

    Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

    Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi tidak hanya tugas orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lalu, seberapa banyak kebutuhan cairan anak balita?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Parenting, Nutrisi Anak 14/04/2020 . Waktu baca 7 menit

    Begini Cara Dekat dengan Anak Pasangan Tanpa Rasa Canggung

    Bila Anda sedang menjalin hubungan dengan seorang single parent, tentu harus mendekatkan diri dengan anaknya. Berikut cara dekat dengan anak pasangan.

    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 18/03/2020 . Waktu baca 3 menit

    Kulit Anak Terinfeksi Setelah Dicakar Kucing; Apakah Akan Menular ke Anak Lain?

    Dicakar kucing tidak hanya menimbulkan lecet, tapi juga bisa berisiko menimbulkan infeksi pada anak. Lantas, bila si kecil terinfeksi, apakah akan menular?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting 22/02/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyebab cantengan; kuku cantengan

    Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
    akibat anak terlalu sering dibentak

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit
    depresi pasca melahirkan ayah

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit