Panduan Cara Mencukur Bulu Kemaluan Pria

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mencukur bulu kemaluan termasuk salah satu rutinitas yang baik untuk merawat kebersihan area kelamin. Namun, jangan sampai asal-asalan cara mencukurnya. Bukannya terasa lebih bersih, teknik cukuran yang salah justru membuat kulit kelamin Anda nantinya rentan mengalami iritasi. Nah supaya hasilnya maksimal, pria wajib simak cara mencukur bulu kemaluan yang benar berikut ini.

Persiapan sebelum cukur bulu kemaluan

Sebelum membahas cara mencukur bulu kemaluan pria, sebaiknya Anda mempersiapkan terlebih dulu “amunisi” perangnya. Ingat, area genital sangat sensitif. Jadi, Anda tak boleh asal ketika mencukur bulu-bulu halus yang ada di sana. Anda butuh persiapan khusus sekaligus ketelitian yang tinggi supaya proses cukuran tidak memicu iritasi kulit.

Berikut beberapa hal yang dibutuhkan untuk mencukur bulu kemaluan pria.

  • Gunting kecil yang sudah disterilkan dengan alkohol
  • Alat cukur yang bentuk kepalanya berlekuk (pivoting razor)
  • Krim atau gel cukur
  • Losion pelembap atau baby oil
  • Kaca

Guna mengurangi risiko infeksi bakteri atau jamur, ada baiknya Anda membedakan alat cukur untuk rambut kemaluan dengan rambut tubuh lainnya.

Cara mencukur bulu kemaluan pria

Berikut beberapa cara mencukur bulu kemaluan yang perlu disimak baik-baik oleh para pria.

1. Pangkas rambut dengan gunting kecil

Bila rambut kemaluan Anda cukup panjang, pangkas dulu sedikit-sedikit menggunakan gunting kecil tapi tidak usah sampai habis.

Sisakan panjang rambut sekitar 1-2 sentimeter untuk memudahkan proses bercukur dan mencegah rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair).

2. Kompres air hangat

Setelah rambut dipangkas cukup pendek, perhatikan cara mencukur bulu kemaluan pria selanjutnya.

Anda disarankan untuk mengompres dulu bagian kulit yang baru saja dipangkas dengan waslap lembap yang direndam air hangat. Diamkan kompres di area tersebut selama beberapa menit untuk melemaskan batang rambut dan  meluruhkan segala minyak dan kotoran yang menempel di sana.

Cara ini juga efektif untuk mempermudah proses bercukur dan menghindari luka gores.

3. Oleskan krim atau gel cukur

Selesai mengompres, keringkan area kemaluan dengan handuk bersih lalu oleskan sedikit krim atau gel cukur menggunakan kuas.

Oleskan krim atau gel cukur dengan gerakan melingkar untuk mengangkat rambut-rambut halus. Dengan begitu, pisau cukur dapat meluncur lebih mudah dan tidak akan menyeret kulit Anda.

Anda bisa membeli krim atau gel cukur di swalayan atau apotek. Pilihlah krim atau gel cukur yang tidak mengandung pewangi tambahan (parfum). Produk perawatan diri yang ditambahkan pewangi biasanya dapat memicu iritasi kulit.

4. Mulai cukuran

Sebelum cukuran, pastikan alat cukur yang Anda gunakan baru dan tajam. Hindari menggunakan alat cukur yang tumpul atau bahkan yang sudah berkarat agar tidak mengiritasi kulit.

Proses pencukuran di tahap ini butuh kesabaran dan konsentrasi tingkat tinggi supaya pisau cukur tidak justru melukai kulit. Cara mudahnya: berdiri menghadap kaca dan tarik lembut kulit kelamin di area yang ingin dicukur dengan tangan non-dominan Anda (yang tidak mengoperasikan pisau).

Gerakkan alat cukur searah dengan lajur pertumbuhan rambut, jangan melawan arus. Anda tak perlu menekan alat cukur terlalu keras. Cukup luncurkan alat cukur secara perlahan seperti sedang mengusap.

Selalu bilas bersih alat cukur Anda setiap kali selesai satu “tarikan” dan sebelum memulai kembali.

5. Bilas bersih area kelamin

Jika menurut Anda hasilnya sudah memuaskan, kini waktunya Anda membilas area tersebut dengan air bersih.

Periksa lagi keseluruhan area kelamin Anda untuk memastikan tidak ada sisa-sisa krim cukur atau potongan bulu halus yang tertinggal. Selain menyebabkan gatal, hal tersebut juga dapat memicu iritasi.

Setelah dibilas bersih, lap menggunakan handuk bersih dan lembut sampai kering. Jangan digosok!

6. Oleskan baby oil atau pelembap

Supaya tidak merasa gatal setelah cukuran, Anda bisa mengoleskan baby oil atau pelembap yang mengandung lidah buaya.

Bila memungkinkan, Anda juga bisa menggunakan gel lidah buaya segar. Lidah buaya memberikan sensasi menenangkan di kulit sehingga efektif untuk mengurangi rasa gatal sehabis cukuran. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Terlalu Sering Dicukur, Ini Fungsi Bulu Kemaluan Bagi Kesehatan

Tak ada salahnya mencukur bulu kemaluan, tapi melakukannya terlalu sering dapat menghilangkan fungsi bulu kemaluan itu sendiri. Apa saja fungsinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kewanitaan 28 November 2019 . Waktu baca 3 menit

Mencukur Atau Membiarkan Bulu Kemaluan? Kenali Dulu Manfaat dan Bahayanya

Mencukur bulu kemaluan ataupun membiarkannya tumbuh, keduanya memiliki manfaat dan bahaya masing-masing. Lantas, mana yang harus Anda pilih?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 10 November 2019 . Waktu baca 3 menit

Cara Mencegah Iritasi Kulit Akibat Mencukur Bulu Vagina

Iritasi kulit (razor burn) akibat mencukur muncul karena kurang kehati-hatian. Bagaimana cara mencegah razor burn saat mencukur area sensitif ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 20 Agustus 2019 . Waktu baca 3 menit

Waxing atau Mencukur: Mana yang Paling Ampuh Menghilangkan Bulu di Badan?

Sama-sama dapat menghilangkan bulu di tubuh,  waxing dan mencukur sering jadi pilihan utama. Lantas, mana yang harus dipilih, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Kecantikan 10 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah iritasi mencukur ketiak

5 Tips Mencegah Iritasi Pada Ketiak Setelah Bercukur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
cara bercukur yang benar

Dari Ketiak Hingga Rambut Kemaluan, Ini Cara Bercukur yang Benar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 6 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
cara mencegah ingrown hair

Bagaimana Cara Mencegah Ingrown Hair agar Tidak Semakin Parah?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
tumbuh rambut di payudara

Bolehkah Menghilangkan Rambut yang Tumbuh di Payudara?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit