Mengapa Infeksi Vagina Lebih Sering Terjadi Saat Menstruasi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18/03/2019 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Tidak hanya emosi Anda yang jadi sensitif ketika sedang menstruasi. Vagina Anda pun juga mengalami hal yang sama. Ya. Anda akan lebih rentan mengalami infeksi vagina saat menstruasi. Hal inilah yang membuat Anda harus ekstra hati-hati untuk menjaga dan merawat kebersihan daerah kewanitaan selama menstruasi. 

Kenapa vagina lebih mudah mengalami infeksi saat menstruasi?

Infeksi vagina sangat umum. 3 dari empat wanita pernah mengalami kondisi ini selama hidupnya. Menurut Margie Profet dari University of California, Berkeley, vagina Anda sangat rentan mengalami infeksi karena bakteri saat sedang menstruasi. Mengapa bisa begitu?

Pada saat menstruasi terjadi aliran balik dua arah. Hal ini terjadi ketika sel darah dan jaringan yang harusnya terbuang ke vagina justru mengalir ke leher rahim dan tuba falopi. Akibatnya, kontaminasi bakteri semakin mudah, karena ada aliran dari atas ke bawah maupun sebaliknya saat menstruasi. Infeksi bakteri tidak hanya bisa terjadi pada area luar vagina, tetapi juga bisa masuk ke dalam, seperti leher rahim, hingga panggul.

Selain itu, infeksi vagina saat menstruasi juga bisa disebabkan karena area kewanitaan lebih lembap dari biasanya. Normalnya, tingkat keasaman pH vagina berkisar dari 3,8-4,5. Namun, kadar pH akan cenderung meningkat ketika wanita sedang dalam masa menstruasi. Nah, perubahan kadar pH inilah yang menyebabkan pertumbuhan jamur vagina meningkat selama masa menstruasi.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan vagina saat menstruasi agar terhindar dari infeksi bakteri dan jamur di organ kewanitaan Anda.

Lantas, bagaimana mencegah infeksi vagina saat menstruasi?

Pada dasarnya, risiko infeksi vagina saat menstruasi dapat dikurangi dengan berbagai cara sederhana, seperti mengganti pembalut secara teratur setiap maksimal 4 jam sekali, membersihkan vagina dengan cara yang tepat, serta menjaga kelembapan vagina. Selain itu, berikan waktu ekstra ketika mandi untuk membersihkan daerah kewanitaan dari tumpukan darah dan cairan.

Lalu, bagaimana dengan pembersih vagina? Apakah Anda boleh menggunakan pembersih vagina saat menstruasi? Pembersih vagina mungkin sering dikaitkan dengan efek negatif, seperti bacterial vaginosis, penyakit radang panggul, ketidaksuburan, bahkan kanker serviks.

Sebenarnya berbagai kondisi tersebut disebabkan karena cairan pembersih yang digunakan justru menghilangkan flora normal yang ada di dalam vagina. Akibatnya, hal tersebut justru memicu pertumbuhan bakteri patogen. Nah, bakteri patogenik inilah yang kemudian dapat menyebabkan peradangan. 

Jika diperlukan, Anda bisa menggunakan pembersih vagina. Namun, pastikan Anda memilih pembersih vagina yang mengandung  povidone-iodine untuk mencegah infeksi vagina terutama saat sedang “red day”“. Pembersih kewanitaan yang mengandung povidone-iodine dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri jahat di dalam vagina karena fungsinya yang menyerupai antiseptik.

Selalu baca aturan pakai yang tertera pada kemasan produk sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan pembersih vagina dengan povidone-iodine. Jangan lupa, konsultasikan lebih dulu ke dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, sedang menyusui, memiliki alergi, atau sedang mengonsumsi obat tertentu sebelum menggunakan produk tersebut. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Waktu yang Tepat untuk Membersihkan Vagina, Selain Setelah Buang Air

Psttt.. Tidak cukup membersihkan vagina setelah kencing dan BAB saja. Ini dia tiga waktu yang tepat untuk kapan saja harus membersihkan vagina.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 14/09/2019 . 3 menit baca

Kapan Bisa Mulai Haid Lagi Setelah Aborsi?

Setelah aborsi, Anda tentu saja akan bisa haid lagi karena Anda sudah tidak lagi hamil. Namun, waktu kedatangannya bisa berbeda untuk tiap wanita.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 07/09/2019 . 4 menit baca

Manfaat Olahraga Saat Haid Sekaligus Tips Menjalaninya dengan Nyaman

Haid kadang membuat beberapa wanita jadi malas sehingga melewatkan olahraga yang biasanya dilakukan. Padahal olahraga saat haid justru banyak manfaatnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 21/07/2019 . 6 menit baca

5 Cara Mudah dan Efektif untuk Mengusir Bau Vagina yang Mengganggu

Bau vagina alami yang normal mirip cuka tapi tidak terlalu asam. Lantas, bagaimana cara menghilangkan bau vagina yang amis atau malah tengik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 19/07/2019 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

masker vagina

Apakah Masker Vagina Aman untuk Digunakan? Ini Jawabannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . 4 menit baca
menggunakan menstrual cup

Berapa Lama Masa Pakai Menstrual Cup?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 25/04/2020 . 4 menit baca
perawatan vagina

7 Perawatan Vagina Agar Tidak Mudah Lembap dan Berkeringat

Ditinjau oleh: Fajarina Nurin
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 17/12/2019 . 4 menit baca
Bagian vagina yang tidak dan boleh dibersihkan

Bagian Vagina yang Boleh dan Tidak Boleh Dibersihkan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 16/12/2019 . 4 menit baca