5 Fakta Penting yang Perlu Anda Ketahui Seputar Vagina

Oleh

Apakah yang selama ini Anda anggap vagina adalah benar vagina? Banyak orang mungkin masih salah mengartikan bagian kewanitaan yang mana yang disebut sebagai vagina. Vagina merupakan lubang kecil yang terdiri dari otot yang menghubungkan rahim dengan bagian luar organ seks, seperti vulva. Bisa jadi, yang Anda anggap vagina selama ini ternyata adalah vulva karena vagina masih terletak jauh di dalam vulva.  Mungkin tidak semua orang tahu banyak hal tentang vagina, untuk itu kenalilah lebih dalam seputar vagina.

Fakta penting seputar vagina

1. Vagina bisa membersihkan dirinya sendiri

Kebersihan seputar vagina wanita memang perlu dijaga dengan baik. Salah-salah, vagina bisa terkena penyakit, seperti yang disebabkan oleh bakteri dan jamur. Oleh karena itu, disarankan bagi wanita untuk membersihkan daerah kewanitaannya. Namun, menjaga kebersihan daerah kewanitaan tidak perlu dengan douche atau pembersih khusus vagina.

Ya, ternyata vagina mampu membersihkan dirinya sendiri. Cairan yang keluar dari vagina mampu membersihkan vagina dari sel-sel mati atau benda asing lainnya, dan juga melindungi vagina dari infeksi. Anda hanya perlu membersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan sabun ringan (bila perlu).

2. Keputihan itu normal

Keputihan adalah cairan yang dikeluarkan vagina untuk membantu membersihkan dan melembabkan daerah seputar vagina. Jadi, tidak semua keputihan merupakan tanda penyakit serius. Anda bisa melihat warna dari keputihan tersebut. Keputihan dengan warna jernih dan bersih dengan jumlah tidak terlalu banyak, normal terjadi.

Namun, jika keputihan berwarna kekuningan atau kehijauan, gatal, berbau, dan jumlahnya tidak biasa, bisa jadi ini tanda dari infeksi.

3. Vagina mempunyai pH asam

Wanita memiliki pH asam dan pria memiliki pH basa, begitu perbandingannya yang mengacu pada alat kelamin. Vagina memiliki pH sekitar 4, sedangkan air mani pria memiliki pH sekitar 8. Level pH yang asam dalam vagina ini berfungsi untuk melindungi vagina dari bakteri atau jamur yang menyebabkan infeksi. Pemakaian produk pembersih vagina dapat mengubah pH vagina, sehingga Anda disarankan untuk tidak menggunakannya.

Walaupun mempunyai pH berbeda, sperma pria bisa bertahan hidup di vagina wanita yang mempunyai lingkungan asam. Itulah keajaibannya! Terdapat cairan alami yang dapat menetralkan lingkungan asam dalam vagina, sehingga sperma bisa bertahan hidup dalam tubuh wanita. Di sisi lain, hal ini juga dapat memengaruhi pH vagina jika terlalu banyak berhubungan seks.

4. Bentuk vagina setiap orang berbeda

Seperti apa sih bentuk vagina yang normal? Namun, nyatanya bentuk vagina setiap orang berbeda-beda, sehingga tidak dapat dibandingkan. Bentuk dan ukuran semua hal yang ada dalam vagina bisa berbeda-beda tiap wanita, termasuk juga vulva, labia, klitoris, dan organ kewanitaan lainnya. Beberapa wanita yang memiliki klitoris lebih dekat dengan lubang vagina, dan lainnya memiliki klitoris lebih jauh dari vagina.

5. Bentuk vagina bisa berubah seiring usia

Seiring dengan pertambahan usia, vagina bisa kehilangan elastisitas dan pelumasnya. Hal ini bisa terjadi karena perubahan hormon saat menopause. Vagina bisa menjadi lebih kecil dan sempit pada wanita menopause yang tidak terangsang secara seksual. Namun, jika wanita menopause tetap aktif secara seksual, vagina bisa mempertahankan sifat-sifatnya lebih baik. Oleh karena itu, walaupun Anda sudah tua, ada baiknya Anda tetap menikmati seks secara teratur.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca