Apa Artinya Kalau Jumlah Sel Darah Putih Naik Waktu Tes Darah?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Setelah periksa ke dokter, Anda mungkin diminta untuk melakukan tes darah. Waktu hasilnya keluar, mungkin saja sel darah putih atau leukosit Anda dinyatakan tinggi. Ketika hasil tes sel darah putih Anda tinggi, Anda berarti mengalami kondisi yang disebut leukositosis. Lantas, apa artinya kalau sel darah putih naik? Apakah kondisi tersebut bahaya? Begini penjelasan lengkapnya.

Apa itu leukositosis?

Leukositosis merupakan peningkatan sel darah putih di atas kadar normal. Leukosit dinyatakan tinggi jika berada pada kisaran 50.000 hingga 100.000/mm3. Biasanya sel darah putih naik diketahui lewat tes darah merah. Peningkatan ini bisa menunjukkan adanya reaksi tubuh terhadap infeksi dan peradangan.

Sel darah putih berperan penting pada proses kekebalan tubuh (imun). Peningkatan sel darah putih harus dibedakan apakah mengarah ke ganas atau tidak, seperti pada infeksi atau penyakit radang lainnya.

Berikut adalah kadar normal sel darah putih berdasarkan rentang usianya, menurut American Associaton of Family Physician (AAFP):

  • Bayi baru lahir: 13.000 – 38.000/mm3
  • Bayi dan anak: 5.000 – 20.000/mm3
  • Dewasa: 4.500 – 11.000/mm3
  • Wanita hamil (trimester tiga): 5.800 – 13.200/mm3

Penyakit kanker seperti leukemia (kanker darah), melanoma (kanker kulit), dan limfoma bisa ditandai dengan sel darah naik. Namun, kasus seperti ini secara umum lebih jarang ditemukan. Umumnya, leukositosis yang serius dan perlu dikhawatirkan adalah bila jumlah sel darah putih naik sampai di atas 100.000/mm3.

Jenis leukositosis yang paling umum adalah neutrofilia, yaitu peningkatan sel darah putih jenis neutrofil hingga lebih dari 7.000/mm3. Kondisi ini dapat timbul akibat infeksi, stres, peradangan kronis, hingga penggunaan obat. 

Jenis lain yang juga umum adalah limfositosis, yaitu ketika sel darah putih jenis limfosit membentuk lebih dari 40% jumlah sel darah putih absolut. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan pertusis, sifilis, infeksi virus, reaksi hipersensitivitas, dan berbagai jenis leukemia atau limfoma tertentu. 

Apa penyebab leukosit tinggi?

Leukosit tinggi paling sering disebabkan oleh infeksi atau peradangan pada sumsum tulang. Dalam beberapa kasus, leukosit tinggi adalah tanda penyakit sumsum tulang yang lebih serius, seperti leukemia. 

Selain infeksi atau peradangan, stres fisik, seperti kejang dan kelelahan, serta stres emosional juga dapat menyebabkan leukosit tinggi. Berikut penjelasannya:

1. Peradangan atau infeksi

Umumnya, leukosit yang  tinggi adalah hasil dari sumsum tulang normal yang bereaksi terhadap peradangan atau infeksi. Leukositosis yang berhubungan dengan peradangan terjadi salah satunya pada luka bakar. 

2. Stres emosional

stres memicu kelelahan

Leukosit tinggi juga dapat terjadi karena stres fisik dan emosional. Penyebab stres yang mengakibatkan leukositosis termasuk:

  • Aktivitas berlebihan
  • Kejang
  • Kecemasan
  • Anestesi
  • Pemberian epinefrin

Leukosit yang tinggi akan kembali ke kadar normal, beberapa jam setelah stres mereda. 

3. Penyebab lainnya

Obat batuk rejan antibiotik

Leukosit tinggi juga dapat disebabkan oleh beberapa hal lain, seperti obat-obatan, splenektomi, anemia hemolitik, dan kanker. Obat-obatan yang umumnya berkaitan dengan peningkatan leukosit adalah:

  • Kortikosteroid
  • Litium
  • Agonis beta

Splenektomi atau operasi pengangkatan limpa dapat menyebabkan leukositosis sementara selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Sementara itu, anemia hemolitik menyebabkan peningkatan produksi sel darah merah yang berhubungan dengan peningkatan produksi leukosit. 

4. Penyebab leukosit tinggi pada bayi

gejala bayi sakit yang harus diwaspadai

Peningkatan leukosit pada bayi yang baru lahir dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti penjepitan tali pusat yang terlambat dan penyakit yang diwariskan dari orangtua. Selain itu, risiko leukositosis pada bayi dapat meningkat karena hal-hal di bawah ini: 

  • Ibu yang mengidap diabetes gestasional
  • Sepsis neonatal
  • Bayi down syndrome
  • Kurangnya oksigen yang dikirimkan ke jaringan di dalam tubuh janin

Leukomoid

Sel darah putih yang naik sampai pada kisaran 50.000 – 100.000/mm3 disebut dengan reaksi leukemoid. Keganasan (misalnya kanker) memang bisa menjadi salah satu pertimbangan penyebab reaksi leukemoid. Namun, umumnya reaksi ini disebabkan oleh kelainan seperti infeksi berat, keracunan, perdarahan berat, pemecahan darah, atau hemolisis akut.

Infeksi yang dapat menyebabkan reaksi leukemoid adalah infeksi tuberkulosis, disentri, dan berbagai infeksi bakteri lain yang menyebabkan gejala diare. Radang paru akibat bakteri, cacingan, dan malaria juga dapat menyebabkan terjadinya reaksi ini.

Selain itu, reaksi sel darah putih naik juga dapat disebabkan oleh keracunan. Penyebabnya antara lain penggunaan obat seperti golongan sulfanilamide dan kortikosteroid, atau keracunan akibat tingginya kadar urea dalam darah. Pengobatan dengan radioterapi (misalnya untuk menangani kanker) juga diketahui bisa menyebabkan sel darah putih naik. 

Apa bahaya leukosit tinggi?

membicarakan kematian

Leukosit tinggi disebut sebagai tanda darurat kematian pada pasien yang dirawat di rumah sakit. Hal tersebut dibuktikan oleh beberapa penelitian, termasuk studi yang dipublikasikan oleh Iranian Journal of Medical Sciences

Penelitian itu menyebutkan bahwa leukositosis adalah tanda awal kematian pada pasien di rumah sakit, terlepas dari penyebab utama pasien dirawat.

Bagaimana mengatasi leukositosis?

Leukositosis biasanya dideteksi ketika dokter meminta Anda melakukan tes darah. Jumlah sel darah putih yang tinggi mungkin menunjukkan penyebab penyakit Anda. 

Pengobatan leukositosis tergantung penyebab yang mendasarinya. Dokter mungkin akan merekomendasikan pilihan pengobatan di bawah ini untuk mengatasi leukositosis:

  • Antibiotik untuk mengatasi infeksi
  • Perawatan untuk mengatasi peradangan
  • Kemoterapi, terapi radiasi, atau transplantasi sumsum tulang untuk leukemia
  • Perawatan untuk mengatasi stres dan gangguan kecemasan

Pada pasien leukemia myeloid kronis, obat hydroxyurea diberikan untuk menurunkan jumlah leukosit dalam darah. Obat ini dikonsumsi melalui mulut dan mampu membantu mengurangi ukuran limpa. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit