Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagaimana cara Anda mengatur porsi makan ideal seharai-hari? Apakah Anda menyendokkan makanan ke piring sesuka hati saja?

Ya, kebanyakan orang memang mengandalkan insting atau kira-kira saja dalam mengatur porsi makan. Mungkin standar yang Anda gunakan adalah apakah Anda sudah cukup kenyang atau tidak dengan porsi makan tersebut. Padahal, menurut anjuran Kementerian Kesehatan, Anda sebaiknya menghitung dan mengendalikan porsi makan agar ideal. Dengan begitu, asupan gizi jadi seimbang dan Anda terhindar dari risiko kelebihan berat badan.  

Namun, sebagian orang merasa kerepotan kalau harus menghitung dan menakar porsi setiap kali mau makan. Nah, sebenarnya ada cara mudah untuk mengendalikan porsi makan ideal. Baca triknya berikut ini.

Bagaimana Menghitung Porsi Makan Ideal?

Porsi makan yang dianjurkan berikut ini berlaku bagi orang dewasa yang membutuhkan 2.000 kilo kalori seharinya. Perlu diingat bahwa setiap orang tentu memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Apalagi jika ada kondisi khusus seperti diabetes atau obesitas. Jadi, sebaiknya konsultasikan langsung dengan dokter atau ahli gizi Anda untuk memastikan berapa banyak porsi makan yang boleh dikonsumsi sehari-hari.

Makanan pokok

Anda bisa memilih sumber karbohidrat seperti nasi atau mi untuk memenuhi kebutuhan kalori sehari-hari. Bila Anda biasa makan nasi, maka Anda dianjurkan untuk mengonsumsi 500 gram nasi dalam sehari. Kalau Anda memilih mi, sehari Anda bisa mengonsumsi hingga 1.000 gram.

Seratus gram nasi sama dengan satu cangkir atau satu kepalan tangan orang dewasa. Maka, Anda butuh lima cangkir atau lima kepal nasi dalam sehari. Anda bisa membaginya secara strategis. Mulailah dengan satu setengah kepal nasi di pagi hari. Diikuti dengan dua kepal nasi di siang hari dan satu setengah kepal nasi di malam hari.

Sayur dan buah

Berdasarkan anjuran dari Kementerian Kesehatan, orang dewasa sebaiknya mengonsumsi 400 hingga 600 gram sayur dan buah dalam sehari. Untuk membaginya, pastikan dua pertiganya adalah sayur dan sepertiga sisanya adalah buah-buahan.

Menurut pedoman gizi yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan, seratus gram sayur matang (tanpa kuah atau saus) sama dengan satu cangkir. Karena Anda butuh minimal 400 ratus gram sehari, maka bagi sayuran dengan porsi satu cangkir waktu sarapan, satu setengah cangkir untuk makan siang, dan satu setengah cangkir untuk makan malam.

Untuk buah-buahan, Anda perlu mengonsumsi satu setengah hingga dua cangkir sehari. Bayangkan besar satu buah jeruk medan atau satu buah apel. Itulah ukuran satu cangkir. Maka, dalam sehari Anda dianjurkan untuk makan buah sebesar apel hingga dua kali. Bagilah jadi satu buah di pagi menjelang siang hari dan satu lagi di sore hari.

Lauk-pauk

Kelompok lauk-pauk dibagi menjadi dua jenis, yaitu lauk-pauk hewani dan nabati. Dalam sehari, Anda bisa memenuhi kebutuhan gizi dengan 100 sampai 400 gram lauk-pauk nabati seperti tahu dan tempe. Untuk lauk-pauk hewani seperti telur, ikan, daging sapi, dan daging ayam, Anda bisa mengonsumsi 70 sampai 160 gram sehari.

Anda bisa mengombinasikan lauk-pauk hewani dan nabati dalam sehari. Misalnya Anda ingin makan daging ayam. Karena kebutuhan lauk-pauk hewani sehari adalah 160 gram, maka sekali makan Anda bisa mengonsumsi satu potongan sedang paha bawah ayam atau satu potong kecil dada ayam (setara dengan 50 gram). Sederhananya, Anda bisa makan ayam dengan berat 50 gram hingga tiga kali sehari. Namun, usahakan untuk memvariasikan menu lauk dalam sehari untuk nutrisi yang lebih kaya.

Trik Membagi Ruang di Piring sesuai Porsi

Supaya mudah menghitung dan mengendalikan porsi makan ideal, bagi piring Anda menjadi empat bagian. Bagian kiri piring, yaitu 50% dari besar piring diisi makanan pokok dan lauk-pauk. Sementara itu bagian kanan piring, yaitu 50% sisanya diisi dengan sayur dan buah. Lebih jelasnya, perhatikan pembagian piring makan berikut ini.

porsi makan ideal
Sumber: Kementerian Kesehatan

Usahakan untuk tidak mengambil nasi sebesar piring dan menumpuknya dengan sayur serta lauk-pauk. Cara tersebut menyulitkan Anda untuk menjaga keseimbangan serta mengendalikan porsi makan ideal. Mulai sekarang, sebaiknya ikuti pembagian piring makan di atas.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Salah satu masalah orang thalasemia adalah masalah gizi. Apa saja pilihan makanan dan nutrisi yang tepat untuk penderita thalasemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati sengatan lebah

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
gejala leptospirosis

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit