7 Penyebab Cepat Lapar Meski Baru Saja Makan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Berapa banyak asupan makanan yang Anda konsumsi dalam sehari? Sudahkah Anda makan teratur setiap harinya? Untuk memiliki energi dalam melakukan kegiatan sehari-hari, Anda harus memiliki pola makan yang teratur. Makan membantu Anda untuk lebih fokus dan bertenaga dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Ketika Anda merasa lapar, fokus terhadap suatu hal yang akan dikerjakan jadi berkurang, selain itu Anda akan lebih mudah terserang rasa kantuk. Namun, benarkah rasa lapar yang datang menghampiri di sela-sela kesibukan Anda datang karena pola makan yang tidak teratur saja?

Alasan pertama Anda merasa lapar adalah karena otak membaca adanya perubahan hormon dan nutrisi pada darah. Otak membaca tanda-tanda yang ada di tubuh kita. Jika ada yang kurang tepat dengan tubuh, tubuh akan mengirimkan sinyal pada otak, lalu otak akan meresponnya. Rasa lapar merupakan respon yang dihasilkan oleh otak, ketika ada tanda-tanda dalam tubuh bahwa kita kekurangan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.

Ternyata ada beberapa alasan lain di balik rasa cepat lapar yang datang menghampiri, seperti melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik membuat kalori yang ada dalam tubuh Anda terbakar, sehingga tubuh mengirim sinyal memerlukan kalori lebih untuk dibakar. Lalu, apa saja yang dapat menyebabkan cepat lapar meski Anda baru saja makan?

Penyebab Anda cepat lapar

1. Dehidrasi

Kekurangan cairan dalam tubuh, alias dehidrasi, bisa dibaca sebagai rasa lapar menurut Alisa Rumsey, pembicara American Academy of Nutrition and Dietetics. Ternyata ketika kita mengalami kekurangan cairan dalam tubuh, otak mengalami kebingungan dalam membaca sinyal yang dikirimkan oleh tubuh. Otak membacanya sebagai rasa lapar butuh asupan makanan, dan rasa haus butuh cairan. Oleh karena itu, ketika kita kurang minum, sering kali dibarengi dengan rasa lapar. Menurut Rumsey, “Jika Anda merasa lapar, minumlah segelas air, dan tunggu sekitar 15-20 menit, lihat apakah rasa lapar akan berkurang.” Selain membuat kita merasa lapar, dehidrasi juga bisa membuat kita mudah mengantuk.

2. Kurang tidur

Masih menurut Rumsey, pembicara American Academy of Nutrition and Dietetics, rasa lapar bisa disebabkan oleh waktu tidur yang kurang. Menurutnya, kurang tidur akan membuat Anda menaikkan hormon ghrelin, hormon ini menstimulasi rasa ingin memakan sesuatu. Selain itu kurang tidur juga akan menurunkan hormon leptin. Hormon ini merupakan hormon yang menstimulasi rasa kenyang. Otak membaca hormon-hormon ini ketika Anda kurang tidur, jadi tidur yang cukup mampu membuat Anda lebih segar dan mencegah lapar datang lebih awal.

3. Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat

Terdapat jenis tiga makanan karbohidrat, salah satu yang menyebabkan rasa kantuk datang lebih cepat adalah karbohidrat yang mengandung zat tepung, seperti donat, pasta, crackers, dan kue kering. Hati-hati dengan makanan ini karena dapat menaikkan gula darah Anda dan menurunkannya dengan cepat. Akibat dari naik turun yang cepat inilah yang membuat Anda menjadi cepat lapar. Lebih baik memilih karbohidrat yang kaya akan serat, seperti apel.

4. Stres

Ketika stres, Anda akan berpikir dua kali lebih banyak daripada biasanya. Kondisi banyak pikiran ini membuat Anda membutuhkan energi lebih. Ketika membutuhkan energi lebih, tubuh Anda akan mengirimkan sinyal kepada otak. Selain itu, ketika stres, otak akan mengurangi hormon serotin. Berkurangnya hormon serotin ini membuat Anda akan merasa lapar, walaupun sebenarnya Anda tidak dalam keadaan lapar. Ini menjadi salah satu alasan ketika stres ada yang melampiaskan pada makanan dan ingin selalu memakan sesuatu.

5. Kekurangan asupan lemak

Kita sering kali takut jika harus makan makanan yang berlemak. Namun, kurang makan lemak juga bisa membuat Anda menjadi mudah lapar. Konsumsi lemak yang cukup dapat membuat Anda merasa kenyang hingga memang sudah waktunya untuk makan lagi. Pilihlah sumber lemak sehat seperti alpukat. Menurut para ahli, sebaiknya konsumsi lemak sekitar 20-35 persen dari total kalori harian.

6. Mengabaikan waktu untuk ngemil

Ngemil juga baik untuk dilakukan. Di antara jeda jarak antara dua waktu makan, ngemil dapat membuat lambung Anda tetap terisi. Jika perut Anda kosong terlalu lama, ini akan mengakibatkan adanya produksi hormon ghrelin. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, hormon ini merangsang rasa ingin memakan sesuatu.

7. Efek samping pengobatan

Jika Anda meminum antidepressant seperti Zoloft dan Paxil, mungkin Anda akan merasa lapar lebih sering. Jika Anda merasa lapar setelah makan berat dan Anda juga sedang menjalani pengobatan, ada baiknya Anda berkonsultasi pada dokter mengenai hal ini. Bisa jadi obat yang Anda minum benar-benar mempengaruhi rasa lapar Anda, sehingga dokter bisa menganjurkan obat lain sebagai pengobatan Anda.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy

    Yang juga perlu Anda baca

    Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

    Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

    Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

    Ketika Ada mengalami cedera kaki, mungkin Anda akan diminta untuk menggunakan tongkat penyangga (kruk) untuk berjalan. Lalu bagaimana cara menggunakannya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

    Semua bagian tubuh bisa saja terserang psoriasis, termasuk kuku Anda. Simak ulasan lengkap tentang gejala dan perawatan psoriasis kuku dalam artikel ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

    Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
    Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    kepribadian introvert ekstrovert kesehatan

    Apakah Kepribadian Anda Introvert atau Ekstrovert? Ini Pengaruhnya untuk Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    gangguan pencernaan anak

    Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit
    Seks dengan Lampu Menyala

    6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit