Manfaat Minum Kopi dan Teh untuk Kesehatan

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagaimana Anda biasa mengawali hari? Apakah dengan secangkir kopi panas atau segelas teh hangat? Perbandingan kedua jenis minuman ini memang tak pernah basi untuk diperdebatkan. Sebenarnya minuman mana yang lebih sehat, kopi atau teh?

Manfaat teh untuk kesehatan

Analisis yang dilakukan oleh Lenore Arab menemukan bahwa peminum teh berisiko lebih rendah untuk terpapar gangguan jantung dan stroke. Teh juga dikenal dapat meningkatkan kesehatan otak. Hal ini didukung oleh Linus Pauling Institute yang mengungkapkan baik teh hijau maupun teh hitam, keduanya mampu melindungi tubuh dari penyakit jantung, stroke dan osteoporosis.

Suatu penelitian lain kepada 1003 orang dewasa berusia lebih dari 70 tahun mengungkapkan bahwa mereka yang meminum green tea lebih dari 2 gelas dalam sehari berisiko lebih rendah mengalami pikun. University of Maryland menambahkan bahwa green tea membantu tubuh mengendalikan glukosa dalam darah dan melindungi hati dari kerusakan.

Namun penelitian yang dilakukan oleh Hallberg mengungkapkan bahwa mengkombinasikan teh dengan beberapa cemilan seperti burger dan mashed potato mampu menurunkan 62 persen penyerapan zat besi dalam tubuh, dibandingkan kopi yang hanya 35 persen.

Manfaat kopi untuk kesehatan

Suatu penelitian yang menganalisis data kesehatan dikumpulkan dari beberapa penelitian berhasil menghubungkan konsumsi kopi dengan penurunan risiko kematian karena penyakit kardiovaskular, diabetes, dan penyakit Parkinson. Penelitian ini juga turut memasukkan faktor-faktor yang berpotensi mengganggu, seperti merokok, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, konsumsi alkohol, dan faktor diet yang lain.

Penelitian lain yang dilakukan oleh Fernandez-Elias kepada 12 atlet mengungkapkan bahwa meminum kopi sebelum berlatih berpotensi membakar kalori 15 persen lebih banyak dari yang biasanya. Sayangnya, suatu penelitian terdahulu mengungkapkan konsumsi kopi juga berpotensi meningkatkan kandungan kolesterol di dalam tubuh.

Jadi, mana yang lebih sehat, kopi atau teh?

Rob van Dam, asisten profesor Harvard School of Public Health Department of Nutrition mengungkapkan, baik teh maupun kopi, keduanya sama-sama mengandung banyak substansi yang berbeda-beda. Penelitian yang dilakukan oleh K. Tanaka mengungkapkan baik kopi maupun teh hitam, keduanya sama-sama mampu mengurangi risiko penyakit Parkinson.

Namun sebenarnya, masih dibutuhkan lebih banyak lagi penelitian yang mendukung perihal khasiat kedua minuman ini bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan beberapa penelitian yang baru hanya dilakukan kepada binatang maupun referensi yang sudah terlampau lama.

Cara aman minum kopi dan teh

Hal yang sama yang juga perlu diperhatikan dari keduanya adalah hindari penambahan pemanis secara berlebihan. Khasiat bagi kesehatan keduanya tentu akan berkurang dengan adanya pemanis dengan takaran yang tidak sesuai. Meskipun meminum kopi diyakini beberapa orang dapat menurunkan berat badan, kalori yang Anda terima akan sama saja bila Anda menambahkan banyak pemanis, bukan?

Selain itu, baik kopi maupun teh tidak disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil. Hal ini dikarenakan konsumsi kopi maupun teh berpotensi menyebabkan efek pada janin. Baik kopi maupun teh, keduanya pun sama-sama mengandung kafein di mana kopi mengandung kafein lebih banyak (95-200 mg) dibandingkan teh hitam (14-70 mg) maupun teh hijau (24-45 mg) dengan porsi yang sama.

Ada baiknya untuk tidak mengkonsumsi kafein minimal 6 jam sebelum memasuki jam tidur Anda untuk mendapatkan kualitas tidur yang lebih optimal. Perlu diperhatikan juga bahwa konsumsi kafein dengan dosis berlebih berpotensi menyebabkan rasa gelisah, mual dan mudah kelelahan.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

    Gen ternyata berperan penting untuk mencerna kafein dari kopi Anda, lho. Tak percaya? Langsung simak dua alasan sudah minum kopi masih ngantuk berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    6 Manfaat Susu Kefir yang Ternyata Menyehatkan

    Kefir bukan hanya digunakan sebagai masker kecantikan saja. Kefir juga diproduksi sebagai susu yang menyehatkan. Apa saja manfaat susu kefir?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Roh Keluar dari Tubuh Saat Tidur (Astral Projection): Fenomena Klenik Atau Kondisi Medis Nyata?

    Pernah dengar tentang proyeksi astral? Fenomena roh keluar dari tubuh yang katanya mengandung hal-hal mistis ini ternyata ada penjelasan ilmiahnya

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Fakta Unik 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Begini Akibat Jika Anda Terlalu Sering Menahan Kencing

    Kebiasaan seseorang menahan kencing dapat memberikan akibat yang serius yaitu munculnya penyakit dalam sistem urologi. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Urologi 7 September 2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    ciri-ciri dan gejala alergi dingin

    Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit
    mencium spidol

    Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit
    nyetrum ketika disentuh

    Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit