Ikan Tuna Atau Ikan Salmon, Mana yang Lebih Sehat?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ikan tuna dan ikan salmon, keduanya merupakan sumber makanan yang mengandung banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Selain mengandung omega-3 yang tinggi, ada banyak nutrisi lain yang tidak kalah penting di dalam tuna dan salmon, salah satunya adalah protein. Kandungan kolesterol di dalam kedua ikan ini pun rendah.

Karen Ansel, R.D., juru bicara untuk Academy of Nutrition and Dietetics, mengatakan bahwa salmon dan tuna merupakan ikan terbaik untuk dimasukkan ke dalam menu makanan Anda Namun, meskipun proteinnya sama-sama tinggi, ada perbedaan kalori dalam kedua ikan tersebut, seperti dikutip dari Muscle and Fitness.

“Salmon bisa memiliki kalori lebih banyak. Tapi untuk Anda yang aktif, ini bukan hal buruk. Untuk ekstra 16 kalori per porsi salmon, Anda juga mendapatkan lemak jantung sehat, kira-kira seperti kalsium dalam segelas susu, dan jumlahnya sama dengan vitamin D yang dibutuhkan setiap hari, yang hampir tidak bisa ditemukan pada makanan lain, termasuk tuna,” jelas Karen.

Bukan itu saja perbedaan antara dua ikan yang juga lezat disantap sebagai sashimi ini. Berikut perbandingan lengkapnya seperti dikutip dari MensHealth:

Mana yang memberi lebih banyak energi?

Ikan salmon: Setiap 200 gram ikan ini akan memberi Anda vitamin B6 dan B12, yang membantu Anda melepaskan energi dari setiap makanan yang Anda makan. Jadi ketika Anda makan salmon sashimi, banyak sekali energi yang akan Anda dapat.

Ikan tuna: Tuna memberikan energi yang berasal dari kalori per gram berat ikan tersebut. Tapi ikan salmon lebih banyak memiliki kalori, yaitu 1.4 kalori.

Mana yang lebih baik untuk otot?

Ikan salmon: Para peneliti yang melakukan studi dari Texas A&M University mengatakan protein bukanlah satu-satunya bahan untuk kesehatan otot. Faktanya, para pria yang mengonsumsi kolesterol dalam jumlah sedang bisa membentuk otot lebih baik dari yang mengonsumi makanan kolesterol rendah. Para peneliti memiliki pandangan bahwa kolesterol bisa memperbaiki otot. Kandungan kolesterol salmon yaitu 55mg, berbeda dengan tuna yang mengandung 44mg.

Ikan tuna: 100 gram tuna akan memberikan Anda protein seberat 23,4 gram, dibandingkan dengan salmon yang hanya 19,8 gram. Itulah mengapa tuna lebih memiliki kualitas dalam memberikan asupan protein bagi otot dibandingkan salmon. Tuna sendiri, sebagai ikan laut, merupakan ikan yang paling banyak memiliki protein.

Mana yang lebih efektif untuk pemulihan tubuh?

Ikan salmon: Setiap 100 gram salmon memiliki kandungan omega-3 sebesar 2,018 mg dibandingkan tuna yang hanya memiliki 243 mg. Studi dari European Journal of Clinical Nutrition menemukan asam lemak ini membantu untuk merendahkan peradangan, yang akan membuat pemulihan Anda lebih efektif.

Ikan tuna: Seperti dilaporkan FDA, ikan tuna memiliki merkuri 27 kali lebih banyak dibandingkan salmon. Jadi, pengolahannya biasanya makan waktu lebih lama untuk menghilangkan merkuri dan mungkin saja banyak nutrisinya yang hilang selama proses tersebut.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

    Apa yang membuat beras merah selalu diyakini lebih baik dari beras putih? Dan apakah benar beras merah dapat membantu menurunkan berat badan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Nutrisi, Hidup Sehat, Fakta Unik 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Jenis Makanan Sehat untuk Membantu Menyembuhkan Kanker Otak

    Ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu menyembuhkan kanker otak, ataupun meringankan gejala yang timbul. Berikut daftar makanan yang disarankan.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Kanker, Kanker Otak 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

    Salah satu diet yang dipercaya mampu menurunkan berat badan dengan aman dan sehat adalah diet tinggi serat. Seperti apa aturannya? Cari tahu di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Nutrisi, Hidup Sehat 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Alergi Makanan

    Alergi makanan adalah reaksi alergi yang muncul setelah mengonsumsi suatu zat makanan tertentu. Makanan apa saya yang menyebabkan reaksi ini?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Alergi, Alergi Makanan 1 September 2020 . Waktu baca 14 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    makanan untuk yang kurang tidur

    Berbagai Makanan yang Perlu Dikonsumsi Jika Anda Kurang Tidur

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    sumber karbohidrat paling sehat

    Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    daftar makanan penambah darah, obat penambah darah

    Daftar Makanan Penambah Darah untuk Orang Anemia (Plus Pantangannya)

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    pengaruh alkohol untuk jantung

    Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit