Berapa Batas Kadar Lemak Tubuh yang Masih Normal, dan Bagaimana Cara Tahunya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Punya tumpukan lemak tubuh yang terlalu banyak, sudah pasti akan bikin badan Anda terlihat besar dan lebar. Tapi tanpa lemak, tubuh Anda tidak akan bisa melakukan berbagai fungsinya. Jadi, lemak tubuh itu sebenarnya penting dan wajib dimiliki oleh setiap orang. Namun tentu saja ada batasnya. Lalu, berapa batas lemak tubuh yang normal? Bagaimana cara mengukurnya?

Berapa batas persen lemak tubuh yang normal?

Tubuh perlu lemak untuk mengatur produksi hormon serta membantu tubuh dalam menyerap beberapa jenis vitamin. Tapi meski penting, bukan berarti Anda harus berlomba-lomba memperbanyak lemak tubuh. Kadar lemak tubuh yang masih bisa dibilang normal dah sehat ada batasnya. Anda harus mempertahankan kadar lemak tetap normal agar tidak mengalami gangguan fungsi tubuh. Berikut adalah rentang lemak tubuh yang normal yang umum menurut American College Sports Medicine:

  • Wanita: 20-32%
  • Laki-laki: 10-22%

Tetapi hal tersebut sebenarnya tergantung dengan jenis kelamin, usia, serta aktivitas fisik yang dilakukannya sehari-hari.  Semakin sering ia melakukan aktivitas fisik, maka semakin sedikit kadar lemak di dalam tubuhnya. Maka dari itu, para atlet sudah pasti punya lemak yang lebih sedikit dibandingkan dengan Anda yang hanya melakukan olahraga rutin seminggu sekali. Berikut adalah kadar lemak normal tergantung aktivitas fisik yang dilakukan:

  • Atlet, mempunyai total lemak sekitar 14-20% pada atlet wanita dan 6-13% pada atlet laki-laki
  • Orang yang sering berolahraga, namun bukan atlet biasanya memiliki kadar lemak sebesar 21-24% pada wanita dan 14-17% pada laki-laki
  • Orang yang jarang olahraga tetapi lemak totalnya masih dianggap normal dan sehat jika memiliki lemak berkisar 25-31% pada wanita dan 18-25% pada laki-laki

Kadar lemak dalam tubuh sangat erat dengan status gizi. Kalau kadarnya berlebihan – wanita lebih dari 32% dan laki-laki lebih dari 25% –  maka menandakan kalau ia memiliki berat badan berlebihan (obesitas) dan berisiko untuk mengalami berbagai penyakit kronis.

kadar lemak

Bagaimana cara mengetahui persen lemak tubuh saya?

Jika Anda ingin tahu berapa tepatnya persen lemak tubuh, maka memang sebaiknya Anda melakukan beberapa tes khusus. Biasanya, lemak tubuh akan diukur dengan alat penjepit khusus yang disebut dengan kaliper. Atau juga bisa juga menggunakan alat timbangan khusus yang dapat mendeteksi kadar lemak dalam tubuh. Pemeriksaan semacam ini dapat Anda lakukan ketika melakukan pemeriksaan lengkap di rumah sakit.

Tapi, jika Anda tidak memiliki alat tersebut, maka untuk memudahkan, Anda dapat menghitungnya dengan rumus khusus. Namun, sebelumnya Anda harus tahu dulu berapa indeks massa tubuh (IMT) Anda saat ini. Bila sudah, Anda dapat menggunakan rumus seperti berikut:

  • Laki-laki: (1,20 x IMT) + (0,23 x Usia) – 10,8 – 5,4
  • Wanita: (1,20 x IMT) + (0,23 x Usia) – 5,4

Misalnya, jika Anda seorang wanita yang berusia 20 tahun dan memiliki tinggi badan sekitar 160 cm serta berat badan mencapai 55 Kg, maka IMT Anda adalah 21,4 m/kg2. Sehingga jika dimasukan ke dalam rumus, didapatkan kadar lemak tubuh Anda yaitu 24,88%.

Memang ini hanyalah rumus prediksi, jadi tentu bisa akurat 100 persen. Namun dengan begini, Anda dapat mengetahui kisaran kadar lemak yang menyebabkan semua lipatan di tubuh Anda. Jika Anda ingin tahu kadar lemak tubuh dengan akurat, maka sebaiknya konsultasikan hal ini pada dokter yang menangani Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit