Berapa Asupan Karbohidrat untuk Menambah Berat Badan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda sedang dalam upaya untuk meningkatkan berat badan, bukan hanya lemak atau protein yang asupannya perlu ditingkatkan setiap hari. Zat gizi lain, seperti karbohidrat, turut menyumbang energi untuk tubuh dalam bentuk kalori, sehingga membantu menambah berat badan Anda.

Lantas, agar berat badan ideal segera tercapai, seberapa banyak jumlah karbohidrat yang perlu Anda konsumsi?

Mungkinkah karbohidrat memengaruhi peningkatan berat badan?

diet yang ampuh

Secara garis besarnya, karbohidrat tidak “bekerja” untuk menambah berat badan dalam waktu singkat, seperti yang dapat dilakukan oleh protein maupun lemak. Akan tetapi, sumber karbohidrat dari tepung-tepungan (strachy carbs) cenderung padat kalori.

Asupan kalori yang cukup banyak, termasuk dari karbohidrat, dapat membantu Anda untuk menambah berat badan. Dengan catatan, Anda tidak hanya memperbanyak asupan karbohidrat, bahkan sampai menghilangkan asupan zat gizi yang lain.

Supaya lebih optimal, penambahan berat badan bisa dilakukan dengan meningkatkan asupan karbohidrat, lemak, serta protein dari sumber makanan harian.

Kenali kebutuhan karbohidrat dalam sehari

jenis karbohidrat yang sehat

Kebutuhan karbohidrat tidak bisa dipukul rata sama untuk setiap orang, termasuk batasan pasti untuk menambah berat badan. Pasalnya, kebutuhan karbohidrat bisa dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan Anda.

Namun untuk memudahkan Anda dalam menentukan perkiraan batasan konsumsi harian, Anda bisa mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Berikut rata-rata kebutuhan karbohidrat harian berdasarkan usia dan jenis kelamin:

Laki-laki

  • Anak-anak: 155-254 gr/ hari
  • Usia 10-12 tahun: 289 gr/ hari
  • Usia 13-15 tahun: 340 gr/hari
  • Usia 16-18 tahun: 368 gr/ hari
  • Usia 19-29 tahun: 375 gr/ hari
  • Usia 30-49 tahun: 394 gr/ hari
  • Usia 50-64 tahun: 349 gr/ hari
  • Usia 65-80 tahun: 309 gr/ hari
  • Usia di atas 80 tahun: 248 gr/ hari

Perempuan

  • Anak-anak: 155-254 gram (gr)/ hari
  • Usia 10-12 tahun: 275 gr/ hari
  • Usia 13-18 tahun: 292 gr/ hari
  • Usia 19-29 tahun: 309 gr/ hari
  • Usia 30-49 tahun: 323 gr/ hari
  • Usia 50-64 tahun: 285 gr/ hari
  • Usia 65-80 tahun: 252 gr/ hari
  • Usia di atas 80 tahun: 232 gr/ hari

Berangkat dari kebutuhan karbohidrat per hari ini, akan membantu Anda menentukan berapa total karbohidrat yang perlu dikonsumsi untuk membantu menambah berat badan.

Berapa banyak asupan karbohidrat untuk menambah berat badan?

porsi makan malam

Sebelum beranjak mengetahui kebutuhan karbohidrat untuk menambah berat badan, kenali dulu kalori yang harus Anda konsumsi setiap harinya. Dalam upaya untuk menambah berat badan, Anda perlu meningkatkan asupan kalori harian dari makanan dan minuman.

Dengan kata lain, konsumsi makanan serta minuman Anda haruslah mengandung jumlah kalori yang lebih banyak ketimbang yang dibutuhkan oleh tubuh. Supaya lebih mudah, Anda bisa menggunakan kalkulator kebutuhan kalori Hello Sehat atau melalui link berikut bit.ly/kalkulatorBMR.

Setelah mengetahui berapa kebutuhan kalori Anda, selanjutnya cari berapa asupan karbohidrat yang perlu Anda konsumsi ke dalam porsi makanan untuk menambah berat badan.

Mencari kebutuhan karbohidrat untuk menambah berat badan

Misalnya, kebutuhan kalori Anda dalam sehari yakni 1600 kalori. Mengutip dari laman Healthline, Anda bisa menambahkan sekitar 300-500 kalori untuk penambahan berat badan dalam waktu lambat, dan 700-1000 kalori untuk penambahan berat badan dalam waktu cepat.

Sebagai contoh, pilih 300-500 kalori untuk ditambahkan ke dalam porsi makan harian. Jadi, 1600 kalori harian yang harus Anda penuhi ditambah dengan 300-500 kalori, misalnya menjadi 1900-2100 kalori.

Untuk perkiraan perhitungan, ambil sekitar 1900 kalori yang harus Anda penuhi per hari. Kemudian, ambil 45-65 persennya untuk menghitung karbohidrat.

Ini karena menurut United States Department of Agriculture (USDA), 45-65 persen dari total kalori harian berasal dari karbohidrat. Berikut penjelasan lebih lanjutnya:

  • Hitung 45-65 persen dari 1900 kalori. Hasil yang didapat yakni 855-1235 kalori.
  • Kebutuhan kalori sebanyak 855-1235 ini, masing-masing dibagi 4. Hal ini karena dalam 1 gram karbohidrat, terdapat 4 kalori.
  • Kemudian didapatkan hasil 213,75-308,75 gram.

Nah, 213,75-308,75 gram inilah yang perlu Anda tambahkan ke dalam porsi makan harian dalam sehari. Ambil contoh Anda makan 3 kali dalam sehari, berarti 213,75-308,75 gram ini dibagi rata ke 3 kali porsi makan sehari.

Di awal, coba tingkatkan konsumsi karbohidrat dalam sehari hingga mencapai 213,75 gram terlebih dahulu. Jika dirasa perlu untuk ditambahkan lagi, Anda bisa meningkatkan jumlahnya perlahan-lahan sampai 308,75 gram.

Begitu pula perhitungannya jika Anda ingin menambahkan 700-1000 kalori agar peningkatan berat badan berlangsung lebih cepat.

Namun yang perlu Anda ingat, angka peningkatan asupan karbohidrat untuk menambah berat badan tersebut merupakan perkiraan. Kebutuhan kalori masing-masing orang bisa berbeda-beda, begitu pula kebutuhan karbohidrat hariannya.

Jadi, pastikan Anda mengetahui berapa kebutuhan kalori dan karbohidrat Anda per hari sesuai dengan usia, berat badan, aktivitas, dan lainnya. Kemudian tentukan berapa jumlah karbohidrat yang perlu ditambah setiap kali makan. Setelah itu, pilih beragam jenis sumber karbohidrat yang bisa jadi menu makanan sehari-hari.

Selain nasi, Anda juga bisa makan kentang, ubi, kacang-kacangan, pasta, dan lain sebagainya. Dengan begitu, diharapkan berat badan akan mengalami peningkatan. Jika ingin lebih mudah dan jelas, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan ahli gizi Anda untuk membantu mencapai berat badan ideal yang Anda inginkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berat Badan Naik Jadi Efek Serius Selama Karantina

Bukan hanya kejenuhan yang melanda, ternyata saat-saat karantina di rumah juga bisa berdampak pada berat badan Anda yang naik.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Coronavirus, COVID-19 29 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Selain Menambah Nafsu Makan, 3 Suplemen Ini Bisa Menaikkan Berat Badan

Selain mengatur porsi makanan, ternyata ada beberapa suplemen yang bisa digunakan sebagai penambah berat badan. Ini dia daftarnya!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Berat Badan Ideal, Hidup Sehat 9 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

3 Kunci Mengatur Pola Makan Saat Puasa Supaya Berat Badan Naik

Sering makan salah satu kunci untuk menaikkan berat badan sulit dilakukan saat puasa. Jadi, atur kembali pola makan saat puasa dengan cara berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hari Raya, Ramadan 27 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Seberapa Penting Kebutuhan Karbohidrat untuk Balita Usia 2-5 Tahun?

Menjaga asupan nutrisi dan gizi anak agar tetap seimbang sangat penting demi pertumbuhannya. Berikut kebutuhan karbohidrat balita usia 2-5 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 12 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

porsi makan ideal

Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
oatmeal bikin gemuk

4 Kesalahan Makan Oatmeal yang Bikin Berat Badan Malah Naik

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
makan karbohidrat cepat lapar

Makan Banyak Karbohidrat Malah Bikin Anda Cepat Lapar, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 8 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit